
Matahari pagi yang begitu cerah membuat Clara bersemangat untuk berkemas dan akan pulang ke apartemen. Clara mendapatkan pesan WA, ternyata fotografer mengirimkan beberapa file foto pernikahannya dan akan dicetak di album foto.
Cakra sudah merasa segar akhirnya bangun dan mendekati Clara yang berada di sofa. "Apa yang kamu perhatikan sejak tadi...?" Cakra membuatnya terkejut dan hampir saja hpnya terlepas dari tangannya.
"Mas kamu sudah baikan...?" Clara memegang jidat Cakra.
"Seperti yang kamu lihat. Siapa yang mengirimkanmu pesan?" Cakra terlihat penasaran dengan hp milik Clara.
"Bukan apa-apa..!" Clara yang melihat ekspresi Cakra sangat penasaran dengan hp miliknya.
"Berikan hpmu...! Clara, jika kamu tidak memberikan hpmu jangan harap kamu bisa pulang ke apartemen bersamaku." Cakra berusaha mengancam Clara yang menyembunyikan hpnya didalam saku celananya.
"Oke jika itu maunya mas, Clara akan pergi sekarang." Clara beranjak dari tempat duduknya.
"Tunggu.. bukan itu maksudku. Clara, mas minta maaf." Cakra bangkit dari tempat duduknya dan memeluk Clara dari belakang.
__ADS_1
"Ini, lihatlah." Clara mengambil hpnya lalu memberikannya kepada Cakra. Sebenarnya Clara masih ingin membuat Cakra penasaran tetapi karena Cakra sudah mendekapnya akhirnya dia menyerah juga.
"Ternyata kita begitu serasi, lihat senyuman itu. Aku tidak pernah menyangka akan menikahimu." Cakra tersenyum-senyum melihat foto pernikahan mereka seperti orang yang sedang kasmaran.
"Ih, ada apa dengannya? mengapa dia tiba-tiba berubah menjadi baik lagi. Apa dia itu jelmaan siluman bunglon..? Sifatnya setiap saat selalu berubah." Clara duduk di ujung tempat tidur sambil memandang geli melihat Cakra.
Cakra dan Clara telah bersiap untuk pulang ke apartemen. Diluar kamar, pelayan hotel sudah menunggu mereka. Saat Cakra keluar dari kamar, karyawan hotel sudah bersiap untuk membawakan semua barang milik mereka. Cakra berjalan keluar hotel, terlihat semua karyawan menundukan kepala menunjukkan rasa hormat padanya.
Cakra adalah anak dari seorang pengusaha kaya raya. Papinya terkenal dengan gayanya yang sangat tegas dan disiplin dalam hal pekerjaan. Kekayaan orang tuanya tidak akan habis walaupun 7 turunan. Walaupun Cakra adalah seorang anak pengusaha yang sukses tetapi dia tidak suka hidupnya terlalu terkekang sehingga dia tidak pernah memakai jasa bodyguard. Cakra juga tidak mempunyai sopir pribadi ataupun asisten rumah tangga di apartemennya.
"Siapa yang menghubungi..?" Cakra melihat hp milik Clara.
"Adikmu, Hana.." Clara kembali sibuk membalas pesan dan sesekali tersenyum.
"Clara, kamu tidak selingkuh kan..? Clara langsung berhenti tersenyum dan hanya melihat datar kepada Cakra.
__ADS_1
"Clara, aku bertanya...! Jangan-jangan kamu benar-benar selingkuh." Cakra meninggikan suaranya karena melihat Clara yang tidak terlalu memperdulikannya.
"Mas, seharusnya pertanyaan itu untukmu, bukan untukku." Jawab Clara dengan tegas.
"Aku..? Mengapa aku..?" Cakra seperti orang yang tidak mempunyai salah.
"Iya kamu, kamu pulang sudah pagi dengan pakaian yang acak-acakan dan aku tidak tahu kamu dari mana. Apa itu bukan selingkuh namanya..? Seharusnya aku yang bertanya mas, bukan kamu....!" Clara juga sudah terlihat emosi dengan mengepal erat kedua tangannya.
"Oke-oke.. aku akan jelaskan semuanya." Cakra menghentikan mobilnya dipinggir jalan.
"Clara, mas benar-benar minta maaf padamu. Sebenarnya aku sedang menyelesaikan hubunganku dengan Fely, tapi malam itu dia mengancamku untuk bunuh diri, makanya aku langsung pergi dan menemaninya untuk minum. Kalau kamu tidak percaya kamu bisa menghubungi Riyan, sekarang dia mengetahui segalanya. Clara, aku tahu kamu masih mencintai William begitu juga denganku, aku masih mencintai Fely. Kamu tahukan, tidak mudah untuk melepaskan orang yang telah bersamamu bertahun-tahun walaupun mereka telah mengkhianatimu."
"Tapi mengapa mas tidak pernah menemuiku hingga hampir sebulan menjelang pernikahan kita?" Clara tidak menatap Cakra.
"Aku pergi ke Paris untuk menemuinya selama seminggu dan saat itu juga kebetulan aku sedang ada urusan pekerjaan. Saat aku akan menemuimu ternyata Fely sudah balik ke dalam negeri lebih awal setelah mendengar kabar pernikahanku. Selama itu aku menemaninya untuk memberi penjelasan padanya agar dia tidak mengacaukan pernikahan kita. Sungguh, hubungan ini sangat rumit Clara." Cakra menyandarkan badannya.
__ADS_1