Suamiku Bossku

Suamiku Bossku
Suamiku Bosku two, part ,64


__ADS_3

Raka dan Julie terlihat sangat serasi bersanding diatas pelaminan. Semua orang bisa merasakan kebahagiaan mereka yang terpancar dari raut wajah mereka malam ini. Tapi ada satu wanita yang tidak suka melihat kebahagiaan mereka diatas pelaminan. Wanita itu adalah Erika, kalau bukan dia siapa lagi. Wanita itu masih berusaha tegar sampai saat ini melihat mantan kekasihnya sedang tersenyum bahagia kepada semua tamu undangan sambil menggenggam erat tangan Julie.


"Sial aku kira Tania yng akan menikah dengan Raka, ternyata Julie. Aku salah mengejar target selama ini." Gumam Erika dalam hati.


Tak lama kemudian seorang MC berbicara.


"Kepada semua tamu undangan diharapkan berdiri untuk berjabat tangan dengan kedua mempelai."


Terlihat Erika langsung berdiri dan naik di atas pelaminan dengan memasang senyuman terindahnya kepada Raka. Saat tiba dipelaminan Erika langsung menjabat tangan Raka dan hendak mencium Raka tetapi dengan cepat Raka memalingkan wajahnya menghadap kepada Julie. Raka langsung ******* dengan lembut bibir Julie di atas pelaminan tepat didepan mata Erika.


Semua orang berteriak melihat Raka mencium Julie dengan mesrahnya sedangkan Erika hanya bisa menahan tangis dan rasa malunya kepada semua tamu undangan dan dirinya menjadi bahan tertawaan pada malam itu. Calvin salah satu orang yang paling berbahagia melihat kejadian itu, dia sampai terpingkal-pingkal tertawa dengan suara keras. Dia tidak menyadari jika dirinya juga menjadi pusat perhatian orang karena tertawa begitu keras melihat ekspresi Erika yang kesal.

__ADS_1


"Sayang, kecilkan suaramu..!" Ucap Tania sambil mencubit perut Calvin.


"Aww, sumpah mengapa ada wanita sebodoh dia di dunia ini. Bisa-bisanya dia ingin mencium suami orang didepan umum. untung saja dia bukan yang bersanding diatas pelaminan dengan Raka, jika itu terjadi mungkin aku yang paling menentang hubungan cinta mereka. God job Raka, aku suka gayamu mempermalukan orang seperti dia." Ucap Calvin masih tertawa kecil.


"Sudah, kasian Erika. Mungkin dia sedang menagis sekarang."


"Sayang, dia sendiri yang membuat dirinya terluka. wanita macam dia pantas untuk medapatkan ini."


"Mengapa kamu terlihat kesal sekali kepada Erika, apa salahnya denganmu." Tanya Tania.


///////

__ADS_1


Malam pertama, Julie dan Raka menginap dihotel milik orang tuanya untuk 1 minggu kedepan. Raka dan Julie sudah hampir 30 menit saling memandang terlihat keduanya sangat gugup. Raka mulai mendekati Julie diatas tempat tidur.


"Kamu mau aku memulainya dari mana Jul.?" Ucap Raka mendekap Tubuh Julie dalam pelukannya.


"Terserah, aku baru pertama kali melakukan ini." Jawab Julie malu sambil menundukkan kepalanya.


"Disini boleh.?" Raka menunjuk dua bukit kembarnya.


Julie masih menunduk tapi dia tidak menolak atau mengiyakan Raka. Raka mulai membuka kancing bajunya satu persatu dan dan mempermainakan bagian favoritnya itu dengan lembut. Julie hanya bisa menggigit bibir bawahnya menahan kenikmatan yang sunguh luar biasa baginya karena ini pertama kalinya dia merasakannya.


"Kamu suka ucap Raka."

__ADS_1


"Su..ka-" Julie seakan tidak mampu berbicara lagi.


Kemudian mereka melakukannya untuk pertama kalinya didalam hotel tersebut. Julie terlihat menahan sakit saat Raka pertama kali memulai permainannya. Setelah mereka sama-sama melepaskan akhirnya mereka menjatuhkan tubuh mereka dan saling berpelukan lalu tersenyum bersama karena akhirnya cinta mereka telah dipersatuhkan dalam ikatan yang suci.


__ADS_2