Suamiku Bossku

Suamiku Bossku
BAB 64 Suamiku Bossku


__ADS_3

Clara awalnya agak deg degan karena ini pertama kalinya dirinya naik pesawat sekaligus melakukan perjalanan keluar negeri. Namun setelah Cakra meyakinkan dirinya bahwa ini akan menjadi perjalanan terindah dalam hidupnya, akhirnya Clarapun menjadi tenang.


Sekitar 2 jam setelah terbang Cakra dan Clara sedang menikmati makanan yang baru saja diberikan oleh pramugari pesawat bussiness class ditengah perjalanan menuju negara eropa pertama yang akan mereka kunjungi, Swiss. Rencananya, mereka akan mendarat di bandara internasional Zurich, kota terbesar di Swiss.


"Saya sedari kecil dulu suka berpikir out of the box...bayangkan saja, sewaktu pelajaran matematika di kelas SD, saya sering mengerjakan soal dengan rumus berbeda dengan teman-temanku..dan anehnya, jawaban akhirnya selalu sama dan benar begitu dinilai oleh guru..sampai sampai guru matematikaku itu heran denganku hehehe..lalu saya ingat sekali kata-kata guru SMPku kalau saya cocok jadi pengusaha." kata Cakra sambil menyeruput jeruk hangat.


"Hmmm..atau karena garis tanganmu yah sayang..tidak semua orang yang beruntung menjadi pengusaha sukses lho sayang.. saya mungkin salah satu wanita yang beruntung di dunia ini bisa memiliki suami tampan dan pengusaha." kata Clara.

__ADS_1


"Hehehe.. tidak semudah itu menjadi pengusaha sukses sayang." ucap Cakra sambil mengelap pinggir mulut kiri Clara yang terlihat ada remahan roti. "Ini adalah kombinasi dari banyak hal bukan hanya cara berpikir dan garis tangan sayang dan tentu saja bukan hanya karena bisnis orang tua."


Pesawat yang membawa merekapun akhirnya mendarat di bandara Zurich pukul 5 pagi. Mereka rencananya akan berada di kota ini selama dua hari sebelum melanjutkan perjalanan ke kota Basel. Cakra memilih Swiss sebagai destinasi liburan pertama dengan alasan negara ini dipenuhi keindahan alam, arsitektur dan peninggalan budaya.


Setelah selesai check-in di sebuah hotel di pusat kota, mereka lalu menyusuri indahnya kota pusat bisnis Swiss yang memiliki banyak bus, trem dan kereta api ini.


Cakra melingkarkan tangannya kepinggang istrinya dan dan mencium bibir Clara ditengah kerumunan orang yang terhanyut dalam suasana yang romantis.

__ADS_1


"Apa kamu menyukainya sayang?" Kata Cakra sambil memeluk tubuh Clara dari belakang sambil mencium kepala dan pipi istrinya berulang kali.


"Sangat suka mas, aku seperti sedang bermimpi berada disini, terimakasih atas rasa cinta dan sayangmu kepadaku. Aku benar-benar menjadi wanita yang paling beruntung dimuka bumi ini. Aku sangat mencintaimu dan sampai kapanpun rasa ini tidak akan pernah berubah walaupun ajal memisahkan kita suatu saat nanti." Clara membalikkan tubuhnya dan kembali membungkam mulut Cakra dengan lembut dengan begitu lama.


"Aku sangat takut bila waktu itu tiba sayang. mungkin aku laki-laki yang paling egois dimuka bumi ini karena ingin memilikimu selamanya. Aku juga mencintaimu Clara sayang.."


Sungguh tempat yang romantis untuk pasangan yang sedang dimabuk cinta.

__ADS_1


__ADS_2