
"Tania sejak kapan kamu mencintaiku?" Tanya Calvin sambil menciumi Tania dibibir dan lehernya.
"Aku tidak tahu sejak kapan rasa ini tumbuh didalam hatiku. Yang aku tahu ketika jantungku mulai berdetak dengan cepat saat berada disampingmu dan saat itu juga aku merasa nyaman ada didekatmu."
"Papa, aku juga mau dicium seperti mama, masa hanya mama yang disayang. Laura benci sama papa...!"
"Laura? Sejak kapan kamu bangun nak?" Ucap Calvin dan Tania terkejut karena kedapatan bermesraan didepannya.
"Papa genit sama mama, nanti Laura akan ceritakan dengan teman Laura disekolah bahwa papa mencium mama dileher. Kemarin teman Laura, Keysha juga cerita kalau papanya suka mencium mamanya dileher. Tapi kenapa papa nggak pernah cium Laura dileher? Apa orang besar kalau ungkapkan sayang suka cium dileher yah pa?"
Calvin melotot dengan pertanyaan Laura, sedangkan Tania hanya bisa menahan malu dan tidak mampu berkata kata lagi kepada anaknya yang polos itu.
"Laura nggak boleh cerita sama orang yah, ini rahasia kita bertiga." Ucap Calvin sambil mengelus kepala Laura.
"Ayo nak kita tidur lagi, mama antar kamu tidur dikamarmu." Ucap Tania masih merasa malu kepada Luara.
"Laura nggak mau tidur dikamar Laura, aku pengennya tidur dikamar mama dan papa."
"Laura kamu udah besar nggak boleh tidur bareng mama dan papa." Ucap Tania.
"Kenapa nggak boleh ma? apa papa dan mama nggak suka Laura ada disini?"
"Bukannya nggak suka sayang, tapi." Tania seperti kehabisan kata-kata dengan pertanyaan anak semata wayangnya itu.
__ADS_1
"Malam ini Laura boleh tidur disini tapi mulai besok malam Laura nggak boleh lagi tidur bersama mama dan papa oke. Sekarang kita tidur karena besok Laura harus cepat bangun karena mau sekolah." Calvin bangun dan mematikan lampu dan kamar mereka menjadi gelap.
"Kalau Laura sudah tidur mama dan papa mau ngapain?" Laura masih memberikan pertanyaan dalam keadaan gelap.
"Mama dan papa juga mau tidur." Ucap Calvin.
"Tapi papa nggak boleh cium mama lagi dileher agar mama bisa tidur, iya kan ma.?"
"Laura jangan bilang sama orang yah, ingat ini rahasia kita bertiga."
"Oke mama." Laura tidur diantara Calvin dan Tania.
Tania menepuk-nepuk bokong Laura dengan lembut hingga akhirnya Laura kembali menutup matanya.
"Sayang, lanjutin donk." Calvin kembali mengubah posisinya dan berbaring dibelakang Tania.
"Aku nggak tahan Tania, kepalaku sakit sejak kemarin menahannya."
"Papa, jangan berisik. Laura jadi nggak bisa tidur."
"Laura, kamu belum tidur?" Ucap Calvin dan Tania terkejut sampai-sampai Calvin terjatuh dari tempat tidur karena terkejut mendengar suara anaknya.
"Hehehe Laura tidak bisa tidur." Laura tertawa dan membuka matanya kembali.
__ADS_1
"Nyalakan lampu kembali papa, Laura mau dengar cerita dongeng."
"Laura ini sudah jam 2 pagi nak."
"Pokoknya Laura mau didongengin sama papa, kalau papa nggak mau dongengin Laura malam ini Laura bakalan tidur dikamar mama dan papa setiap malam...!"
"Oke, oke, papa akan bacakan dongeng untukmu."
Dengan berat hati calvin berusaha semangat membacakan dongeng untuk Laura, bahkan beberapa kali Laura meminta Calvin mengulang kembali cerita dongeng tersebut. Setelah satu jam Calvin berusaha menidurkan Laura akhirnya Laura tertidur juga. Calvin kembali bersemangat karena melihat Laura sudah tertidur tapi dia kembali lesu saat melihat Tania juga sudah terlelap disamping. Dengan hati kecewa Calvin mematikan lampu kembali berusaha menutup matanya dan memeluk Tania yang sedang tertidur.
"Aku mencintaimu Tania, sangat mencintamui melebihi apapun didunia ini." Calvin Mengecup kening Tania dengan lembut.
"Papa juga mencintaimu nak, terima kasih telah hadir dalan hidup kami. Papa sayang Laura." Calvin juga mengecup kening Laura dengan lembut.
"Ya Tuhan... aku ingin mereka tetap ada disampingku dan jangan biarkan kebahagiaan ini hanya sementara dalam hidupku. Andai kau bisa menukar semua kekayaanku dengan nyawa kalian pasti sudah aku lakukan agar kita bisa hidup abadi.
Terima Kasih. Ini hanya bonus tidak ada sambunganyna yah gaeees.
Yuk mampir ke ceritaku yang lain
"PERJODOHAN BUMI DAN BULAN'.
" CINTA PENGGANTI"
__ADS_1
"LOVE MY ENEMY"
"PERNIKAHAN BISNIS"