Suamiku Bossku

Suamiku Bossku
Suamiku Bosku two, part 57


__ADS_3

Di kantor, beberapa berkas berserakan dilantai karena ulah Calvin yang marah besar kepada Sherly. Karena ulah Sherly, dia kehilangan beberapa kontrak kerja dengan perusahaan lain. Tersebarnya video mesum Sherly dengan seorang karyawan diruangannya telah membuat nama perusahaannya tercoreng.


"Rey kamu sudah mendapatkan mereka?" Ucap Calvin, wajahnya memerah menahan emosi.


"Mereka kabur tuan muda, mereka juga membawa uang perusahaan sebesar 500 juta."


"Apa..? Mengapa bisa terjadi.?" Tanya Calvin semakin marah.


"Sherly mengatakan pada bagian keuangan untuk mencairkan uang sebesar 500 juta. katanya anda yang menyuruhnya."


"Kurang ajar! Seharusnya aku memecatnya dari awal." Ucap Calvin sambil memukul meja.


"Aku sudah lapor pada polisi untuk mencari mereka berdua, tuan muda."


"Kalau sampai papi tahu aku bisa saja dirumahkan, karena aku tidak mampu menjalankan perusahaan ini. Papi sangat disiplin dan belum pernah ada kejadian seperti ini di perusahaan."


"Tuan Cakra sedang dalam perjalanan kesini tuan muda." Jawab Rey.


"Apa..? Ohh.. aku bisa gila Rey." Calvin meremas rambutnya dan menjatuhkan badannya disofa.


"Rey, aku tahu sifat papi. Dia paling tidak suka ada masalah yang sangat besar sampai nama baiknya tercoreng. Aku akan kehilangan pekerjaan, Rey. Tania sedang hamil, aku tidak tahu apakah dia akan menerima kenyataan ini."


"Tuan Cakra akan berbaik hati, pasti


dia akan mengerti tuan."


"Kamu belum mengenal sifat asli papiku Rey." Jawab Calvin frustasi.

__ADS_1


Krekkk pintu terbuka.


"Papi..?" Calvin begitu terkejut melihat papi Cakra didepan matanya.


"Ini apa..?" Papi Cakra melemparkan handphone kepada Calvin.


"Papi.. maaf, Calvin tidak tahu kalau mereka melakukan hal sehina itu didalam kantor kita."


"Keluar...! Kepercayaan papi kepadamu telah hilang Calvin. Kamu itu pewaris tunggal dalam keluarga kita. Apa masalah sebesar ini kamu tidak mengetahuinya! Mengurus satu perusahaan saja kamu tidak becus. Bagaimana jika papi meninggal.? Apa yang akan terjadi dengan perusahaan kakek ini yang penuh lika liku dalam membangunnya? Mulai besok kamu dirumahkan. Papi akan ambil alih perusahaan ini."


"Papi, Calvin minta maaf."


"Dan satu lagi semua fasilitas keuangan yang ada padamu papi cabut." Papi Cakra terlihat sangat emosi.


"Papi, Tania lagi hamil."


"Pakai otakmu untuk berpikir, kamu itu kepala keluarga jangan hanya bergantung kepada papi dan mami saja."


"Halo mi.." Ucap Calvin.


"Iya nak..,


"Papi mencabut semua fasilitas yang ada pada Calvin."


"Nanti mami akan berikan kepadamu lagi, sebentar malam mami akan membujuk papi sayang. Pokoknya kamu tenang aja."


"Benarkah? Calvin sayang sama mami muachh." Calvin langsung tersenyum mendengar ucapan maminya dan menutup telponnya.

__ADS_1


"Calvin..!" Teriak papi Cakra.


"Iya pi.., mami bilang sebentar malam mami tunggu dikamar."


"Besok kamu berhenti bekerja."


"Iya pi lagian Calvin lagi cape, terima kasih mau membantu Calvin mengambil alih perusahaan ini." Jawab Calvin santai dan mencium tangan papinya.


"Oke pi, Calvin pulang dulu yah." Calvin langsung memgambil tasnya dan keluar ruangan dengan santai.


"Rey, tendang dia." Teriak papi Cakra.


Benar saja, Rey langsung menendang Calvin di bokong sedikit keras hingga tubuh Calvin terdorong jauh.


"Selamat tinggal papi sayang." Calvin cuek dan melambaikan tangannya.


"Rey, andai dia bukan anak tunggalku, pasti aku sudah mengusir dia dari sini."


"Jadi tuan tidak memecat tuan Calvin?"


"Kamu tahu aku Rey, aku sangat menyayanginya walaupun tiap hari dia berulah dan membuat jantungku hampir copot."


"Oh syukurlah, aku sempat takut jika tuan muda harus kehilangan pekerjaan. Aku sudah menganggap dia sebagai adik kandungku tuan Cakra."


"Terima kasih Rey, jangan bosan menjaganya ya." Jawab papi Cakra.


Mereka berdua akhirnya duduk disofa dan membicarakan solusi untuk masalah video mesum yang sudah terlanjur tersebar luas kemana-mana.

__ADS_1


"Aku putuskan untuk mengambil alih perusahan ini untuk sementara waktu sampai keadaan tenang. Setelah itu barulah Calvin dapat bekerja kembali."


"Keputusan yang tepat tuan Cakra."


__ADS_2