Tak Cinta Bukan Berarti Lampu Merah

Tak Cinta Bukan Berarti Lampu Merah
CH 45


__ADS_3

Madinah


Teman-teman Ilham merasa kasian melihat keadaan Ilham yang tampak kacau, sudah satu minggu semenjak Ilham melihat berita pernikahan pengusaha muda asal Indonesia yang menikahi seorang gadis yang masih berstatus mahasiswa itu membuat Ilham tidak memiliki semangat hidup, ya gadis itu adalah Aisyah wanita yang selama bertahun-tahun ini ada didalam setiap do'anya.


Dan semenjak berita itu muncul, diseluruh pemberitaan Media televisi ataupun Media online, Semenjak itu juga Ilham tidak meninggalkan kamarnya. pandangan matanya kosong, entah apa yang ada didalam pikirannya saat ini hanya Ilham lah yang tau.


"Kasian Ilham, seandainya ada yang bisa kita lakukan" ucap Fuad


"Bagaimana kita bisa membantu orang yang sedang patah hati?"sahut Asep


"Mungkin saat ini hanya Aisyah lah yang bisa membantunya" Dahlan menambahi


"Benar, hanya Aisyah yang dibutuhkan Ilham saat ini. tapi bagaimana mungkin? justru dia seperti ini karena Aisyah, Aisyah yang sudah menghianati Ilham. jika saja Aisyah tidak menghianati Ilham, tidak mungkin keadaan Ilham seperti ini" jawab Fuad


"Jika seperti ini terus bagaimana dengan kuliahnya. kita kan disini karena beasiswa, Nilai setiap semester selalu dievaluasi, beasiswanya bisa dicabut jika Ilham seperti ini terus" ucap Asep


"Kita do'akan saja, semoga Itu tidak terjadi. semoga Ilham bisa segera pulih seperti sedia kala" sahut Dahlan dan semua mengaminkan


Dahlan berpikir mungkinkah jika Khadijah bisa menjadi obat untuk Ilham, tapi pikiran itu segera ditepis kembali oleh Dahlan, lantaran Dahlan tau bagaimana perasaannya Ilham yang begitu dalam untuk Aisyah.


Beberapa hari kampus tampak tidak seperti biasanya, kalau biasanya ada mahasiswa yang sangat aktif dalam perkuliahan, kini pemandangan itu tidak ada lagi. Khadijah yang beberapa kali melintasi segerombolan mahasiswa asal Indonesia menyadari bahwa ada yang kurang, iya Ilham sudah beberapa hari tidak menampakkan batang hidungnya dikampus.


"Assalamu'alaikum, apakah kalian melihat Ilham?" (bahasa Arab) Khadijah memberanikan diri bertanya


"Ilham saat ini ada diasrama" jawab Dahlan


"Kenapa sepertinya beberapa hari saya tidak melihat Ilham ada dikampus?" tanya Khadijah

__ADS_1


"Em.. itu, itu.. " Asep menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Itu kenapa?" Khadijah bertanya kembali


"Sebenarnya saat ini Ilham sedang tidak dalam keadaan baik" jawab Dahlan


"Maksudnya Ilham sakit?" tanya Khadijah


"Dibilang sakit, mungkin iya Ilham sakit tapi bukan raganya yang sakit melainkan hatinya yang sakit" terang Dahlan


"Ma-maksud kalian apa?" Khadijah semakin tidak mengerti


"Maksud kami, saat ini jiwa Ilham sedang tidak baik karena, karena_" Dahlan tidak melanjutkan Kata-katanya karena ragu


"Karena apa Lan, sebenarnya ada apa dengan Ilham? kalian membuat aku bingung" ucap Khadijah


"Katakan saja sebenarnya ada apa?"


"Okay aku katakan yang sebenarnya, Ilham bisa dikatakan hampir depresi. karena wanita yang selama ini dikagumi menikah dengan laki-laki lain, padahal mereka sudah berjanji akan saling menunggu dan memantaskan diri. tapi malah di Indonesia Aisyah menikah dengan laki-laki lain tanpa penjelasan apa-apa" terang Fuad


"Astaghfirullah" Gumam Khadijah lirih


Khadijah sangat cemas memikirkan keadaan Ilham, namun dirinya tidak bisa mengunjungi Ilham lantaran ada aturan yang melarang wanita masuk kedalam asrama laki-laki.


Kini didalam setiap sujud, Khadijah selalu menyisipkan nama Ilham disetiap do'anya. berharap Ilham mampu melewati ujian kesabaran yang saat ini sedang dilaluinya.


Karena sesungguhnya ketika seseorang mendapatkan musibah dan dapat menghadapinya dengan iklas serta penuh kesabaran, maka Alloh akan meningkatkan keimanannya dan menyediakan pahala baginya menjadi salah satu keutamaan sabar. Alloh SWT tidak akan memberikan cobaan atau ujian yang berat diluar batas kemampuan umatNya.

__ADS_1


***


Dikampus


"Aisyah apa kamu sudah memberitahu Ilham tentang pernikahan kamu dan Mas Danu? tanya Fitri


"Sehari sebelum Mas Danu mengadakan Konferensi pers tentang pernikahan kami, aku sudah menghubungi Ilham dan menceritakan tentang pernikahanku dan Mas Danu, tapi sepertinya Ilham lebih memilih untuk tidak mempercayai perkataanku saat itu. tapi setelah acara konferensi pers itu, aku yakin sekarang Ilham sudah percaya dengan apa yang aku katakan" jawab Aisyah


"Apa setelah berita pernikahan kamu dan Mas Danu diumumkan, Ilham menghubungi kamu lagi?" tanya Fitri dan Aisyah menggelengkan kepalanya sebagai jawaban bahwa Ilham tidak menghubunginya lagi


"Jadi Ilham tidak menghubungi kamu lagi? kenapa aku merasa aneh ya?"


"Aneh bagaimana maksud kamu Fit?" Aisyah menatap Fitri


"Ya aneh Syah, coba saja kamu bayangkan, Ilham yang begitu mencintai kamu bisa tenang saat mengetahui berita tentang pernikahan kamu dan Mas Danu, apa kamu tidak merasa aneh?" Fitri menatap Aisyah


"Tapi aku berharap semoga Ilham bisa iklas dan menerima berita pernikahanku dengan mas Danu. aku tau ini akan sangat menyakitkan tapi semakin cepat Ilham tau akan semakin baik, agar Ilham bisa kembali membuka hatinya untuk wanita lain. wanita yang sholihah dan jauh lebih baik dari pada aku Fit."


"Amin. tapi sepertinya tidak akan semudah itu Aisyah. kita tau Ilham itu seperti apa, dia laki-laki yang tidak gampang untuk berpaling hati."


"Tapi Ilham harus bisa menerima takdir kami, karena ternyata kami tidak ditakdirkan untuk berjodoh" ucap Aisyah dengan mata berkaca-kaca


Aisyah yang saat ini sudah mulai membuka hatinya untuk Danu suaminya, namun Aisyah juga tidak bisa memungkiri kalau masih ada ruang dihatinya untuk Ilham, laki-laki yang selama bertahun-tahun ada didalam setiap doa dan sujudnya.


^ Happy Reading ^


Terimakasih untuk dukungannya sayangku 🙏🥰😘 InsyaAlloh kedepan akan lebih sering update

__ADS_1


jangan lupa Like, coment dan Vote ya. karena dukungan kalian sangat berarti bagi Author 🥰😘


__ADS_2