Tales Of Schaduw : The Half-Elf

Tales Of Schaduw : The Half-Elf
Ch. 60 – Latih Tanding


__ADS_3

Rasanya sudah cukup beres-beresnya, kami pun bersiap untuk pergi ke hutan. Saigiri juga menyiapkan bekal dan minuman agar ketika kecapekan tidak mencari-cari minum atau makanan.


“Kak, sudah siap semua.” Ucap Saigiri.


“Kenapa kau sampai menyiapkan makanan dan minuman sebanyak itu, kau niatnya mau latihan atau berpiknik.” Kataku terkejut ketika melihatnya membawa keranjang piknik yang penuh buah dan bahkan ada beberapa helai sandwich.


“Sehabis latihankan pasti kita capek, apa salahnya membawa ini semua.” Balasnya seraya memamerkan keranjang piknik yang tersunsun rapi dengan berbagai makanan dan minuman.


“Baiklah-baiklah, ayo berangkat. Mumpung masih belum larut dan cahaya bulan lagi bagus-bagusnya.” Ajakku.


Tanpa berpikir panjang akhirnya kami memutuskan untuk berangkat, menyelurusi tiap pelosok perumahan sebab untuk mencapai hutan kami harus melewati desa terlebih dahulu. Tampak sunyi dan remang-remang, sekiranya warga juga ikut kelelahan habis menyaksikan upacara akademi. Para warga terlalu bersemangat ketika acara itu, bahkan keramaiannya jauh mengalahkan acara tahunan akademi seperti acara penentuan peringkat murid akademi.


Butuh waktu sekitar dua puluh menit untuk sampai ke pintu masuk hutan. Di sini adalah perbatasan antara elf dengan Hutan Laiquendi, sebab di dalam hutan banyak sekali monster dan majuu, yakni monster dengan kemampuan sihir. Pada perbatasan hutan terpasang semacam kristal penangkal, agar majuu ataupun monster yang ada di dalam hutan tidak masuk ke pemukiman warga.


Walaupun begitu situasi dan kondisi di dalam hutan maupun di pemukiman tidak jauh berbeda, sebab kami kaum elf beberapa memilih tempat tinggal di atas sebuah pohon atau bahkan di dalam pohon, jika pohon itu memiliki diameter yang luas.


Namun kami hanya memakai daerah sekitar pintu masuk saja, tidak sampai ke bagian dalam hutan. Semakin dalam bagian hutan, monster yang meninggalinya akan semakin banyak dan kuat-kuat. Banyak kabar yang menyebutkan bahwa ada beberapa majuu berperingkat ungu, orenye, bahkan ada beberapa prajurit ketika berjaga di kedalaman Hutan Laiquendi melihat majuu dengan aura orenye kemerahan. Setidaknya butuh ribuan prajurit terhebat untuk mengalahkannya.


“Bagaimana kalau kita langsung mulai saja? Agar kita tidak terlalu lama di sini dan secepatnya beristirahat.” Ujarku mulai menjaga jarak dengan Saigiri. Sekiranya sudah cukup jarak kita dengan pintu masuk, agar tidak terlalu terdengar kegaduhan kita.


“Okelah kalau Kakak sudah siap, kali ini aku tidak akan sungkan untuk mengerahkan kekuatan penuh.” Balas Saigiri sambil meletakkan keranjang piknik yang sedari tadi dia bawa. Dia meletakkannya agak jauh dari posisi kami.

__ADS_1


Aku pun mengatur posisi dan memasang kuda-kuda bertarung tangan kosong, kedua tangan dengan jari jemari yang membuka lebar dan letak tangan tangan di depan tangan kiri seakan membentuk pola hurus Z. Kuda-kuda kaki yang gunakan juga agak berbeda dengan biasanya, jarak antar kedua kaki lebih dekat dan membentuk garis lurus.


Tujuanku adalah meningkatkan kewaspadaan dan kelincahan ketika melakukan hindaran, walaupun memperpendek jarak serangan. Kombinasinya juga tidak terlalu banyak ketika menggunakan kuda-kuda ini. Tubuh sedikit miring dan sesekali memutar tubuh, mengganti arah posisi kuda-kuda agar skala atau jarak pandang kita lebih terbuka 360 derajat dan semua serangan dapat terlihat.


“Jadi kau menggunakan kuda-kuda itu ya, Kak.” Ucap Saigiri memandangiku dan sedang mencar celah dari posisiku. Tapi tidak akan semudah itu, tergantung pula dengan tipe serangan yang akan dia lancarkan.


“Hahaha... entah aku pakai kuda-kuda apapun kau pasti dapat membaca semua gerakanku. Begitu pula denganku, tak masalah bagiku jika kau menggunakan banyak pola serangan. Sebab semua pola seranganmu pasti sudah dapat aku baca.” Balasku menantangnya.


“Ini hanya tergantung pemanfaatan dan pengendalian energi roh yang ada di dalam tubuh kita, dari peringkat yang aku punya, aku jadi sangat yakin kalau kali ini yang akan menang adalah aku, Kak.” Ejeknya.


“Sudahlah, jangan banyak bicara lagi. Serang saja aku dengan seluruh kemampuan dan kekuatanmu, Saigiri.” Tandasku seru.


Ini ada waktu yang pas untuk mengecek seberapa cocoknya panda kecil sebagai energi roh pertamaku. Walaupun termasuk peringkat yang lemah, tapi ketika lebih mudah untuk kendalikan, akan sangat menguntungkan kolaborasi dengan kemampuanku. Dari sudut pandangku, kecocokanku ranah rohku dengan inti roh panda kecil adalah tinggi.


Ketika energi roh mengalir pun terasa sangat nikmat dan mengalir sesuai keinginanku, tanpa terkendala sedikitpun. Entah inti roh panda kecil sangat cocok denganku ataupun beginikah rasanya ketika mengendalikan energi roh yang berperingkat hijau bintang satu. Aku sendiri masih belum yakin.


“Apa masih lama, Kak? Boleh aku memulai duluan.” Tanya Saigiri, tampak aura yang dipancarkan olehnya jauh lebih kuat dibanding sebelumnya. Entah hewan berperingkat apa yang berhasil dia dapatkan hingga peningkatan kekuatannya sedratis ini, percuma saja kalau aku memikirkannya.


“Silahkan, jangan sungkan-sungkan untuk menyerangku, Saigiri.” Balasku penuh semangat. Tidak pernah sekalipun aku berpikir untuk mengalah ketika dia menantangku bertarung. Semoga aku masih bisa menandingi kekuatannya dengan kemampuan yang aku punya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Hallo sobatt pembaca sekalian!! yang sudah membaca novel ini maupun sekadar mampir, saya sebagai author mengucapkan banyak terimakasih jika kalian memberikan dukungan dengan cara di bawah ini:


* Dukung penulis dengan memberikan tips / vote seadanya hehehe


* Follow akun penulis, penulis tampan dan pemberani lho


* Berkomentar yang baik dan bijak, ingat jarimu belatimu


* Always like and share in your social media


* Bintang limanya ya gaes, biar dapat reward dari emak


* Favorit atau tanda lovenya (Ini yang paling penting wkwkwkwk)


Bantuan kalian sangatlah berarti untuk Author, karena setiap support yang kalian berikan dapat menambah semangat author dalam melanjutkan cerita ini!! Dukung terus ya gaesss.... :D


Terimakasih sebanyak-banyak author ucapkan gaes, semoga kalian senang dengan apa yang author tulis. Oh ya tetap jaga kesehatan ya teman-teman, stay safe dan di rumah saja


see you on the next chapter.... ^_^


WA : 08973952193

__ADS_1


IG : bayusastra20


email : bayu_sastra20@yahoo.co.id


__ADS_2