
Bella Masuk ke dalam kamar, kemudian wanita itu mendudukkan diri di lantai dan tak lama ponselnya berdering satu panggilan masuk dari Tristan hingga Bella pun langsung mengangkatnya.
“Tristan Aku harus bagaimana, ternyata mereka memberikan obat pada ayahku." Bella langsung mengatakan semuanya pada Tristan.
“ Oke sayang, besok aku akan bertemu dengan Molly dan memulai semuanya," jawab Tristan. Ya, pada akhirnya tadi sebelum pulang Trsitan yang masih emosi kembali menghampiri Bella dia memaksa Bella untuk bercerita tentang apa yang terjadi pada hidup wanita itu.
Dan pada akhirnya setelah di yakinkan oleh Tristan Bella menceritakan semuanya tentang apa yang terjadi, dan ketika tahu apa yang terjadi pada kekasihnya, amarah yang tadi dirasakan oleh Tristan hilang berganti dengan rasa sedih yang luar biasa, dan setelah menceritakan itu, Tristan tidak henti-hentinya memeluk bela menguatkan kekasihnya hingga pada akhirnya Tristan mempunyai ide, dia akan mendekati Molly dan setelah dan Molly terperangkap mereka otomatis Molly dan ibunya akan mengembalikan Ayah Bella pada Bella dan ketika semua sudah selesai, maka semuanya berakhir, Tristan akan memproses hukum keduanya dan Bella bisa hidup dengan tenang
Memang jika dipikir tidak masuk akal, kenapa Bella begitu bodoh. Tapi percayalah. Dia sudah mendapatkan tekanan dari saat remaja, dan itu yang membuat Bella ketakutan dia takut untuk melangkah, dia takut untuk mengambil keputusan dan beruntung Tristan tadi kembali lagi menemui Bella di cafe, dan beruntung juga Bella belum pulang hingga Tristan bisa mendesak Bella dan meminta Bella mengatakan semuanya.
“Sayang, kau masih mendengarku?" tanya Tristan.
“Hmm, Tristan aku masih di sini.”
__ADS_1
“Sayang mulai saat ini, kau harus berusaha untuk tenang, berusaha untuk berani menghadapi apapun karena aku tidak di sisimu dan mari kita mulai semuanya besok. Sekarang istirahat dan tertidur, besok tidak usah pergi ke kafe, kau pergi saja istirahat di apartemenku," ucap Tristan, hingga Bella menggangguk. Setelah itu, Bella pun langsung bangkit dari lantai kemudian wanita itu memutuskan untuk membersihkan dirinya.
keesokan harinya
Molly menatap tidak percaya pada ponsel yang dia pegang, di mana terpampang nama Tristan di sana. “Kenapa?” tanya Feni yang menatap putrinya dengan bingung.
“T-tristanmenelponku," ucap Molly.
“Ya sudah angkat saja," jawabnya Feni.
“Bisa kita bicara?” tanya Tristan di sebrang sana.
“Hmm, baiklah. Sampai jumpa." Setelah itu, Molly langsung berteriak senang, hingga Penny menggeleng.
__ADS_1
“ Ya sudah selesaikan sarapanmu dan bersiap-siap," ucapan Penni.
Dan sekarang, di sinilah Tristan berada di cafe, miliknya, dia terus melihat ke arah luar berharap Molly segera sampai. Rasanya dia ingin segera menyusul Bella ke apartemen. Dan lama, terlihat mobil berhenti kemudian Molly keluar dari mobil.
Tristan bisa melihat tingkah Molly yang begitu menjijikan, seandainya tidak akan menyelamatkan Ayah Bella dia tidak Sudi bertemu dengan wanita ular itu.
“Maaf Tristan membuatmu menunggu lama," ucap Molly ketika dia menghampiri meja yang di tempati oleh Tristan. Hingga Tristan tersenyum. Jantung Molly berdetak dua kali lebih cepat ketika melihat senyuman Tristan, jika dipikir untuk pertama kalinya Tristan tersenyum padanya.
“Aku ingin Mengkonfirmasi, kenapa Bella sampai memintaku untuk aku menikah denganmu?” tanya Tristan yang langsung pada intinya
“Maaf Tristan ...”
”Ceritakan saja padaku, aku tidak apa-apa.”
__ADS_1
“Sebernya, aku sudah menyukaimu sejak lama dan juga ....” pada akhirnya Molly pun jujur tentang apa yang dia rasakan dan Tristan benar-benar harus berakting, dia ingin secepatnya semua selesai.