
Nafas Bella dan Tristan masih terengah-engah, tentu saja mereka baru saja menyelesaikan apa yang mereka selesaikan. Tristan yang berada di atas tubuh Bella langsung menggulingkan tubuhnya ke samping, kemudian dia mencoba mengatur nafasnya begitupun dengan Bella. Lalu setelah bisa sudah bisa mengatur nafas, Bella merubah posisinya hingga menyamping, begitupun Tristan hingga kini mereka berbaring saling berhadap-hadapan.
“Dad, kapan kau menyiapkan pesta Fashion show itu? selama seminggu ini kau bersamaku di rumah?” tanya Bella dia masih speechless karena Tristan benar-benar mewujudkan mimpinya.
Tristan terkekeh, kemudian dia mengelus rambut istrinya. “Sudah banyak sekali hal yang kau korbankan untuk kami, selama ini kau menjadi istri dari ibu yang baik untukku dan untuk Megumi jadi kejutan itu hanya sedikit, seharusnya Aku memberikanmu hal yang lebih,” jawab Tristan. "Aku mengandalkan semua koneksiku. untuk menyukses secara itu. Apa kau senang, apa masih ada yang kurang dari apa yang aku siapkan?” tanya Tristan lagi, seketika Bella menggeleng.
“Tidak, itu sudah cukup. Bahkan lebih dari cukup,”! kata Bella. “Aku pikir aku tidak akan bisa meraih mimpiku, tapi ternyata kau wujudkannya. Terima kasih,” kata Bella dengan penuh ketulusan, wanita itu langsung maju kemudian berhambur memeluk Tristan..
Saat mereka akan terlelap, tiba-tiba ponsel Tristan berdering hingga tak lama Tristan langsung berbalik kemudian mengambil ponsel. Lalu setelah itu, dia melihat Siapa yang menelpon dan ternyata yang menelepon adalah Megumi, beruntung aktivitasnya dan Bella sudah selesai hingga dia tidak mengkhawatirkan apapun lagi.
”Hallo, Daddy ... Daddy dan Mommy di mana, Kenapa kalian belum pulang?" tanya Megumi ketika Tristan mengangkat panggilannya.
“Kan, sudah Daddy bilang, bahwa Daddy tidak pulang, kenapa kau bertanya lagi?" Tanya Tristan.
“Tidak ada, Daddy tidak bilang seperti itu Daddy hanya bilang Daddy akan segera kembali dengan mommy. Lalu kenapa sekarang kalian tidak kembali!" Tristan memejamkan matanya, dia lupa bahwa Megumi adalah anak yang cukup kritis tentang apa pun.
“Daddy akan pulang besok, dan juga ...."
“Daddy itu tidak jelas sekali." Sepertinya Megumi di Landa kekesalan yang luar biasa, hingga setelah mengatakan itu, Megumi pun langsung menutup panggilannya membuat Tristan menggeleng.
“Kenapa Dad?” tanya Bella dengan mata yang setengah terpejam, dia yang sudah terlelap kembali terbangun ketika mendengar suara pembicaraan antara Tristan dan juga Putri mereka.
“Dia bertanya kapan kita pulang," jawab Tristan yang kembali merebahkan kepalanya. Lalu setelah itu dia memeluk Bella dan Bella tidak bertanya lagi, ternyata dia sudah terbang ke alam mimpi.
malam berganti pagi Bella terbangun dari tidurnya, dia melihat ke sekelilingnya ternyata Tristan tidak ada, lalu wanita cantik itu melihat ke arah jam ternyata waktu menunjukkan pukul 08.00 pagi. Bella menyingkap selimutnya kemudian wanita cantik itu langsung berjalan ke arah kamar mandi untuk menyegarkan diri, hingga beberapa saat berlalu akhirnya Bella selesai dengan acara mandinya, dan dia pun langsung keluar dari kamar.
Dan ternyata ketika keluar dari kamar, Tristan sedang berada di dapur Lelaki tampan itu sedang memasak menu untuk sarapan, karena memang di villa itu tidak ada siapapun.
“Kau memasak apa, Dad?” tanya Bella yang langsung berjalan ke arah dapur kemudian berdiri di belakang Tristan. Lalu setelah itu memeluk Tristan dari belakang.
Tristan mengelus punggung tangan istrinya, kemudian dia menoleh lalu setelah itu Bella berjinjit untuk mencium bibir Tristan.
“Kenapa kau tidak membangunkanku?" Ketika dia sudah melepaskan pelukannya dari Tristan kemudian wanita cantik itu berdiri di sebelah suaminya. Aroma masakan yang dimasak oleh Tristan begitu menguar di hidung Bella hingga rasanya perutnya semakin lapar.
”Aku tau kau kelelahan karena semalam, jadi aku pikir kau tidak akan ada tenaga untuk memasak," balas Tristan. Tak lama dia terpekik ketika Bella mencubit pinggangnya, hingga lelaki itu pun tertawa.
“Sudah tunggu di sana. Sebentar lagi makanan ini akan matang," jawab Tristan hingga Bella pun menggangguk. Bella langsung keluar dari area dapur, kemudian dia menunggu di meja makan Lalu setelah itu dia mengutak-atik ponselnya.
Saat membuka Instagram, Bella menutup mata karena dia takut respon yang dia dapat atas Fashion show kemarin mengecewakan di mata publik. Namun tak lama Bella memberanikan diri untuk membuka matanya.
__ADS_1
Mata Bella membulat saat melihat banyak sekali respon yang bagus di media sosial miliknya, wanita itu tidak menyangka banyak sekali komentar positif yang mengomentari bahwa pakaian yang dia rancang sangat indah
“Kenapa hmm?" Tanya Tristan ketika dia mendatangi Bella di meja makan, lelaki itu sudah menyelesaikan acara masaknya, hingga dia membawa dua piring sarapan untuknya dan juga untuk Bella.
Bella menoleh. “Banyak sekali respon positif yang aku dapat, ternyata mereka menyukai rancanganku,” jawab Bella dengan antusias membuat Tristan terkekeh.
”Hmm, kau baju rancanganmu begitu indah," balas Tristan. Tiba-tiba Bella terpikirkan sesuatu.
“Apa aku juga harus merancang pakaian untuk lelaki?" Tanya Bella, membuta Tristan berdecak.
“Matamu!" Balas Tristan yang langsung sewot mendengar jawaban Bella.
“Kenapa? dunia fashion kan bukan hanya milik wanita?" Tanya Bella lagi.
“Akan ku obrak-abrik fashion showmu jika kau mengundang model lelaki," jawab Tristan membuat Bella tertawa, karena wajah suaminya begitu lucu. Setelah itu mereka pun sarapan bersama diselingi dengan canda dan tawa hingga pada akhirnya liburan pun berakhir, mereka harus kembali lagi ke rumah dan kembali lagi dengan aktivitas masing-masing.
“Daddy ....” Megumi berteriak ketika melihat sang ayah masuk ke dalam rumah membuat Bella menggeleng.
Saat mendengar Suara putrinya, Tristan menekuk kaki menyetarakan diri dengan Megumi. Lalu setelah itu Megumi langsung menubruk tubuh ayahnya.
“Kalian lama sekali. apa kalian tidak tahu bahwa aku kesepian di sini?" tanya Gumi ketika dia melepaskan pelukannya dari Tristan, dia menatap ayah ibunya secara bergantian membuat Bella mengangkat bahunya acuh.
Tristan langsung menggendong tubuh putrinya kemudian membawanya masuk ke dalam. “Daddy, Kenapa kalianm menghilang, kenapa kalian pergi tidak mengajakku. Apa kalian tidak sayang padaku?” tanya Megumi bertubi-tubi
“Mommy dan Daddy sayang padamu, tapi Daddy ada urusan," jawab Tristan berharap putrinya tidak bertanya lagi.
“Urusan, urusan apa? kemarin kan hari Minggu kantor Daddy libur, kantor Mommy juga libur,.lalu Kalian ada urusan apa?"
“Membuat adikmu?” jawab Tristan tanpa sadar.
“Apa!” mata Tristan membulat saat mengatakan itu, dia juga tidak sadar bahwa telah mengatakan hal seperti itu pada Megumi.
“Adikku, apa aku akan punyai adik. jangan aku tidak mempunyai adik. Jika aku mempunyai adik aku benar-benar akan membencinya,” kata Megumi lagi membuat Tristan dengan cepat menggeleng
“Tidak, tidak, bukan begitu maksud Daddy.”
Dengan cepat Tristan meralat ucapannya, karena dia tahu Megumi paling tidak mau membahas adik.
1 bulan kemudian
__ADS_1
Bella merasakan kepalanya berputar-putar, wanita cantik itu merasa dia tidak bertenaga. Seluruh tubuhnya terasa lemas, padahal ini baru pukul 06.00 pagi di mana dia baru membuka matanyam
Tak lama Bella Turun dari ranjang kemudian berjalan dengan sangat pelan ke arah toilet,.dan tak lama Tristan terbangun ketika mendengar suara istrinya yang sepertinya sedang muntah. hingga lelaki itu pun juga ikut bangkit, lalu berjalan ke arah kamar mandi.
“Sayang kau tidak apa-apa?" tanya Tristan ketika Bella sedang berusaha memuntahkan isi perutnya.
Tristan maju kemudian memijat tengkuk Bella karena lelaki itu tahu Bella kesulitan, hingga beberapa saat berlalu Bella berbalik kemudian mencuci mulutnya. Lalu setelah itu, dia mendudukan diri di toilet.
”Sayang kenapa, Apa ada yang terasa dalam perutmu. Apa kau tidak enak badan?" tanya Tristan.
Bukannya menjawab, Bella malah merentangkan tangannya hingga Tristan pun langsung menggendong istrinya dan membawa keluar. Lalu setelah itu dia berjalan ke arah ranjang kemudian membaringkan Bella di sana.
“Aku merasa tubuhku lemas sekali, dan aku juga mual," jawab Bella, Tristan tampak berpikir perasaan semalam istrinya tidak memakan makanan yang aneh, hingga tanpa sadar dia terpikirkan sesuatu.
“Aayang Apa kau hamil?” tanya Tristan.
Mata Bella membulat saat mendengar ucapan Tristan, dia langsung mengambil kalender yang ada di sebelahnya, dan lagi-lagi Bella membulatkan matanya karena mengingat bahwa dia sudah telat selama 5 hari.
“Sepertinya begitu," jawab Bella, seketika Tristan bersorak ketika mendengar Bella kembali hamil. Akhirnya dia mempunyai anak kedua, dia berharap anaknya kali ini laki-laki tapi jika perempuan pun Tristan sama sekali tidak masalah.
Jika Tristan sangat bersemanga, berbeda dengan Bella yang tampak tidak senang.
“Sayang, kenapa Kau tampak tidak senang?” tanya Tristan. Bella tersadar kemudian menoleh.
“Bagaimana kita mengatakannya pada Megu jika aku benar-benar hamil."
Kali ini Tristan pun ikut terdiam, dia juga bingung seketika rasa senang yang barusan dia rasakan berganti dengan rasa pusing luar biasa. Bagaimana dia harus menghadapi Megumi sedangkan Megumi anak yang cukup kritis dan tidak akan Megumi tidak mau mendengar jika penjelasannya tidak masuk akal begitupun dengan sekarang.
Dia dan Bella sudah mengatakan pada Megumi tidak akan memberikan adik untuk Megumi, tapi sekarang yang terjadi.
“Ya sudah biar aku saja yang memberitahunya, Jangan dipikirkan," ucap Tristan dia bisa saja mengatakan seperti itu, tapi dia pun juga bingung bagaimana menjelaskannya pada putri mereka.
Dan tak lama Bella teringat sesuatu. “Dad, tolong ambilkan tespek. Seingatku, aku masih punya tespek di sana,” ucap Bella, hingga Tristan pun menggangguk, dia langsung berjalan ke arah laci kemudian mengambil tespek yang dimaksud oleh istrinya.
Beberapa saat berlalu, Tristan menunggu dengan harap-harap cemas , dia menunggu Bela keluar dari kamar mandi, dan tak lama pintu terbuka.
“Bagaimana apakah kau hamil?" tanya Tristan dan Bella menggangguk, seketika itu juga Tristan langsung berlari kemudian menabrak tubuh istrinya. Dia memeluk Bella dengan erat, begitupun dengan Bella. Dan kebahagiaan semakin meliputi keduanya.
Setelah memastikan bahwa Bella hamil, Tristan pun mulai menjelaskan pada Megumi bahwa doa akan memiliki adik dan pada akhirnya Megumi pun menerima. Dan akhirnya kisah mereka selesai. Terimakasih semuanya.
__ADS_1