
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
#FLASHBACKON
Tiga hari sebelum pesta syukuran anak arumi dilaksanakan, andra mendapat undangan yang di sampaikan oleh niko sang assisten. Kebetulan saat itu di ruangan brian ada karin yang sedang makan sianh bersama andra, usia kandungan karin sudah 6 bulan. Andra dan karin tetap menjalin hubungan tanpa status yang jelas.
" Sayang nanti aku ikut ya ke acara itu ? Aku ingin menunjukan kepada mantan boss ku itu kalau sekarang aku adalah wanita mu " Ucap karin dengan manja.
" Kita lihat saja nanti " Seru andra tetap fokus dengan makanan nya.
" Sayang apa kamu tidak berniat menikahi ku ? Padahal usia kandungan ku sudah 6 bulan, aku tidak mau anak ini lahir tanpa seorang ayah. " Uca karin dengan manja.
" Karin !! " Bentak andra kesal dengan tatapan tidak suka.
Sebelum nya mereka sudah membicarakan jika andra tidak mau terikat dengan yang nama nya pernikahan karena dia hanya ingin menikah dengan wanita yang di cintai nya , yaitu arumi istri sah dari brian.
" Sudah berapa kali aku bilang, jangan minta aku untuk menikahi mu karena itu semua tidak mungkin. Bukan nya tanpa aku menikahi mu kehidupan mu sudah ku jamin. Aku hanya ingin menikah dengan wanita yang aku cintai. " Ucap andra tegas.
" Siapa wanita itu ?" Tanya karin ingin tahu.
" Dia wanita yang cantik, lembut. Aku jatuh cinta saat pertama kali bertemu dengan nya beberapa bulan yang lalu. Dia arumi istri sah brian !" Ucap andra berterus terang.
Deg..
Jantung karin seakan berhenti berdetak, karena kali ini dia harus bersaing lagi dengan arumi. Dulu dia menyukai brian tapi ternyata arumi sudah menikah dengan brian , tapi sekarang saat dia mulai menyukai andra kembali arumi yang menjadi penghalang nya.
" Tapi arumi itu sudah menikah ? Dan brian lah suami nya !" Seru karin hampir tidak percaya dengan pengakuan andra.
" Aku tidak perduli. " Jawab andra sambil menyudahi makan siang nya.
" Tapi... bagaimana kamu akan mendapatkan arumi ? Sedangkan brian adalah suami nya, kamu pasti tahu kan siapa brian. Jangan cari masalah dengan brian Ndra " Ucap karin khawatir terjadi sesuatu dengan andra, karena bagaimana pun andra ayah dari bayi yang dia kandung.
" Aku yakin aku bisa mendapatkan arumi karena aku punya kongsi yang bisa melancarkan rencana ku. Ada laura, dia adalah kakak kandung arumi. Laura sangat mencintai brian tapi brian lebih memilih arumi. " Ucap andra tersenyum ke arah karin.
Lalu brian menceritakan kepada karin rencana yang sudah dia rencanakan bersama laura. Karin tidak menyangka jika ada seorang kakak yang tega menghancurkan kebahagiaan adik kandung nya sendiri, bahkan harus di pisahkan dengan anak nya yang masih kecil.
* Aku memang tidak menyukai arumi, tapi aku masih punya hati untuk tidak memisahkan ibu dan anak nya. Dengan andra merencanakan menculik arumi dan meninggalkan anak nya sudah pasti anak arumi akan kehilangan sosok seorang ibu * Gumam karin dalam hati nya sambil mengusap perut nya yang buncit.
__ADS_1
Ceklekkk...
Tiba-tiba pintu ruangan andra terbuka dan masuklah seorang wanita muda yang berpakain sangat seksi dan bahkan sangat tidak layak untuk di pakai di area kantor , dia adalah laura.
" Sayang... aku datang... !! Kamu.... !!" Seru laura tiba - tiba senyum di bibir nya hilang karena melihat ada wanita yang dia benci.
Begitupun dengan karin dia juga terkejut dengan kedatangan laura, dia tidak menyangka jika bisa ketemu wanita sombong itu di kantor andra.
" Kamu ... !! Ngapain kamu kesini ?" Tanya karin ketus .
" Kamu yang ngapain kesini ?" Tanya laura balik.
" Aku disini sudah jelas, aku sekretaris andra dan calon istri andar. Terus kamu itu siapa ? J@l@n9 yang sengaja datang untuk menggoda andra ? Entah mimpi apa aku bisa bertemu dengan wanita gila dan sombong seperti mu itu. " Ucap karin dengan senyum sinis.
" Jaga mulut mu ya. Aku datang kesini karena memang aku ingin bertemu andra, ohh...dia calon suami mu ? Tapi sayang nya dia juga lelaki ku, yang selalu puas dengan permainan ku " Seru laura tidak mau kalah.
" Dasar wanita gila.. Pergi kamu dari sini. !!" Teriak karin kesal.
Kedua nya saling berkacak pinggang dan beradu mulut, andra yang melihat nya sudah di buat pusing.
" DIAAAMMM !!!!! laura, karin diam !!" Bentak andra dengan lantang. Beruntung ruangan brian kedap suara,kalau tidak pasti suara nya sudah menggelegar sampai luaran sana.
Karin dan laura langsung terdiam,mereka berdua ketakutan karena saat ini wajah andra benar - benar menakutkan.
" Aku tidak sudi berkenaan dengan wanita gila dan sombong ini " Seru karin lalu kembali duduk di sofa.
" Apalagi aku ogah juga " Seru laura sambil mengibaskan tangan nya.
" Kalian ini kenapa sih ? Apa kalian sudah saling menengal?" Tanya andra.
" Tidak " Jawab karin dan laura serampak.
Andra pun meminta laura untuk duduk, andra tidak memperdulikan dua wanita yang masih salinh berseteru itu.
" Ada apa kamu menemui ku ke kantor ?" Tanya andra kepada karin.
Laura langsung melirik ke arah karin, andr tahu apa yang ada di dalam fikiran laura.
" Tidak apa - apa karin ada di pihak kita. Dia juga punya dendam kepada brian dan arumi, sekarang kamu ceritakan ada apa ?" Seru andra lagi.
" Kamu yakin mulut wanita ini bisa di percaya ?" Tanya laura ragu dengan karin.
" Percaya.. Karin dulu bekerja sebagai sekretaris brian tapi karena ribut dengan arumi jadi brian memecat nya. Tenang saja karin itu dapat di percaya " Ucap andra menyakinkan laura.
__ADS_1
Laura mengangguk paham, sedangkan karin hanya diam saja. Dia juga ingin tahu apa yang akan di sampaikan oleh wanita licik dan culas itu.
" Tiga hari lagi ada pesta mewah di keluarga alexander, apa kamu juga sudah mendapatkan undangan nya ?" Tanya arumi.
" Iya aku sudah mendapatkan undangan nya. Memang nya kenapa ?" Tanya andra serius.
" Kita jalankan rencana kitasaat malam pesta itu, dan urusan arumi itu biar menjadi urusn ku. Yang penting kamu urus para pengawal yang ada d pesta, buat mereka tertidur atau tidak sadarkan diri dan yang utama matikan CCTV atau retas CCTV yang ada di hotel itu agar jejak kita sulit untuk di temukan " Seru laura dengan rencana licik nya.
" Cerdas, kamu memang cerdas laura. Tidak salah aku mengajak mu bekerja sama " Seru andra .
Karin masih terus menyimak semua obrolan andra dan laura, diam - diam dia menyalakan rekaman suara yang ada di ponsel nya. Dia merekam pembicaraan andra dan laura,siapa tahu suatu saat nanti rekaman ini sangat berguna untuk menghancurkan wanita gila yang ada di hadapan nya itu.
" Baik sayang kita akan atur semua nya , aku harap semua rencana kita bisa berjalan denga lancar. " Seru andra sambil memeluk laura.
Laura tersenyum sinis sambil memandang karin, karin tidak perduli dengan senyum yang di tunjukan laura. Justru setelah mengetahui rencana mereka karin semakin membenci laura. Ternyata laura memang iblis berbentuk manusia.
" Eheemm.... masih ada aku loh di ruangan ini " Ucap karin menyadarkan andra.
" Memang nya kenapa ?. Tidak boleh gitu memeluk pacar ku sendiri ?" Tanya laura dengan bangga nya.
" Mau peluk atau lebih dari berpelukan pun aku tidak masalah tapi lihat - lihat dulu dong sedang ada siapa dan dimana ?" Ucap karin sewot.
" Kamu cemburu.. ? Hah..... hhahahaaaaa " Ucap laura tersenyum lebar.
Andra kembali pusing di buat dua wanita yang ada di dekat nya. Yang satu sedang mengandung anak nya dan yang satu melancarkan rencana nya. Jadi bingung mau membela yang mana. Tiba - tiba andra punya ide gila yang bisa membuat dua wanita nya bungkam.
" Kalian jangan ribut kenapa sih ? Sakit kepala ku mendengar kalian terus berantam. Daripada berantem seperti itu lebih baik kalian berdua memuaskan ku, ayok aku ingin melihat siapa yang lebih lincah di antara kalian berdua " Ucap andra dengan memainkan alis nya.
Hahhh... ?
Laura dan karin langsung melongo setelah mendengar perkataan andra. Mereka mengira andra akan memberikan uang tapi ternyata jauh dari prediksi mereka berdua.
" Jangan gila kamu ndra, apa kamu tidak melihat perut ku sebesar gentong ? Sudahlah kalian main saja berdua aku mau keluar!!" Seru karin lalu melangkah keluar meninggalkan dua manusia mesum itu.
* Aku memang bukan wanita baik - baik tapi aku tidak mau sampai aku terlibat dalam rencana kalian. Aku sadar ternyata arumi memang wanita yang baik, kakak nya saja yang tidak bisa menerima takdir nya. Aku akan memberitahu brian soal rencana mereka tapi aku harus mencari waktu yang tepat , jika pun terlambat setidak nya aku sudah tahu tujuan mereka membawa arumi. Aku akan menjadi seorang ibu dan aku tidak tega dengan seorang bayi yang di pisahkan dari ibu nya * Gumam karin saat meninggalkan ruangan andra.
#FLASHBACKOFF
******
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤❤❤
__ADS_1