Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Surat kerja sama


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞


" Bapak dan ibu sangat senang kamu mau meminta maaf dan mengakui semua kesalahan mu nak." Ucap pak suryo.


Laura saat ini sedang duduk di hadapan ke dua orang tua nya. Dia meminta maaf kepada orang tua nya dan ingin meminta maaf juga kepada arumi , namun laura takut bertemu arumi dan brian.


" Pak,buk.. Laura ingin meminta maaf kepada arumi dan brian. Maukah bapak dan ibu menemani ku bertemu dengan mereka ? Laura takut jika brian marah dan menghukum arumi lagi pak,buk " Ucap laura dengan isak tangis.


Ibu wati dan pak suryo saling beradu pandang,pak suryo pun menganggukkan kepala nya tanda dia menyetujui permintaan laura.


" Baiklah bapak dan ibu akan menemani mu untuk bertemu adik mu dan suami nya. Tapi bapak minta kamu benar - benar serius berubah dan tidak akan mengulangi kesalahan mu lagi. " Ucap pak suryo.


" Iya pak " Jawab laura singkat.


" Sekitar 3 hari lagi kita ke kota , bapak selesaikan dulu urusan bapak di ladang." Ucap pak suryo.


" Iya, laura ikut apa kata bapak saja " Seru laura seolah pasrah dengan keputusan bapak nya.


Laura berlalu masuk kamar meninggal kan ke dua orang tua nya yang masih asik menonton acara sinetron di televisi. Laura mengambil ponsel nya dan mencoba menghubungi arumi, namun sampai panggilan ke tiga arumi tak kunjung mengangkat telepon laura. Laura kesal dan langsung membanting ponsel nya di atas kasur.


" Kenapa arumi tidak mau mengangkat telepon ku. Apa dia sedang asik dengan brian, ini tidak bisa di biarkan . Arumi tidak boleh bahagia di atas penderitaan ku, dia harus menderita juga. Setelah bapak mengantarkan ku meminta maaf kepada arumi dan brian, aku akan mencoba masuk dalam kehidupan mereka secara perlahan." Ucap laura sambil mengepalkan ke dua tangan nya.

__ADS_1


Sedangkan di ruang televisi pak suryo dan ibu wati sedang membicarakan perubahan sikap laura yang menurut mereka berubah lebih baik. Padahal semua itu hanya rencana laura saja untuk mengambil hati ke dua orang tua nya.


" Pak alhamdulillah ibu sangat senang akhirnya laura bisa berubah. Semoga saja anak - anak kita hidup rukun dan bahagia ya pak " Ucap ibu wati penuh harap.


" Aamiin , semoga saja laura benar - benar sudah berubah dan menyesali perbuatan nya ya buk. " Seru pak suryo yang belum percaya sepenuh nya dengan laura.


" Oh iya pak kalau tidak salah sekarang usia kehamilan arumi sudah 6 bulan. Sudah hampir dua bulan juga kita tidak berkunjung, nanti saat mengantar laura ibu ikut ya pak " Seru ibu wati .


" Iya buk , sebentar lagi kita punya cucu bu. Arumi juga masih semangat kuliah nya ya bu, sebentar lagi dia juga lulus. Semoga setelah lulus dia bisa menjadi dokter ya bu. Bapak sangat ingin melihat arumi menjadi dokter, beruntung nya nak brian juga mendukung cita - cita arumi bahkan dia juga akan membangun rumah sakit di desa ini khusus untuk arumi " Seru pak suryo membuat ibu wati terkejut.


Ibu wati langsung menatap lurus suami nya , dia mencari kebohongan di wajah susmi nya namun seperti nya sang suami berkata jujur.


" Nak brian mau membangun rumah sakit di desa ini pak ?" Tanya ibu wati.


" Iya buk,saat pulang kampung kemarin nak brian sudah mengutarakan keinginan nya sama bapak. Bapak sih sangat senang bu, jadi kita berobat tidak perlu jauh - jauh ke kota. Walaupu disini ada puskesmas, tetap kalau di rujuk ke rumah sakit tidak usah jauh - jauh. Tapi ini rahasia ya bu, buat kejutan arumi. " Ucap pak suryo.


********


" Sepertinya andra bekerja sama dengan perusahaan ku hanya ingin menghancurkan perusahaan ku saja. Kamu bisa lihat kan, seminggu setelah tanda tangan kontrak dan kita sudah kucurkan dana untuk proyek baru ini tapi sampai detik ini andra tidak ada kabar. " Ucap brian tersenyum sinis sambil menatap kontrak kerja sama yang sudah mereka tanda tangani.


Brian bukan orang yang mudah untuk di bohongi, sebelum andra menjatuhkan brian. Terlebih dahulu brian yang akan menjatuhkan nya. Rencana brian sudah tersusun matang - matang.


" Lagi pula kalaupun andra mangkir dia sendiri yang rugi, otomatis proyek baru itu jadi hak milik kita. Yang rugi besar tetap andra, lahan pembangunan milik dia. Andra itu benar - benar bodoh, dia tidak membaca point - poin kerja sama sampai akhir. Dia pun tidak sadar jika kertas kontrak itu sudah kita manipulasi. " Seru tomi lalu tertawa.


" Sudah berapa dana yang kita keluarkan untuk pembangunan apartemen itu. ?" Tanya brian.


" Kurang lebih 20 milyar, Andra kira kita ini orang bodoh. Baru tanda tangan kontrak begitu sudah bangga, apa dia tidak tahu siapa lawan main nya.. Kalau seorang pembisnis yang profesional seharus nya dia baca poin kerja sama itu sampai selesai apalagi pembangunan proyek ini milik dia. Tapi tidak masalah kita sudah punya surat - surat jika proyek itu menjadi hak milik kita " Ucap tomi lagi.

__ADS_1


Brian dan tomi tertawa bersama,mereka menertawakan kebodohan andra sang rival baru nya di dunia bisnis. Andra terlalu bersemangat untuk balas dendam sehingga dia tidak bisa berfikir secara maksimal. Padahal dia pembisnis ulung, perusahaan nya di luar negeri cukup besar dan berkembang. Memang benar kalau hati sudah di kuasai dengan amarah dan dendam sesuatu pekerjaan tidak akan berjalan dengan baik.


Sementara itu di perusahaan andra saati ini andra sedang meeting berdua denga niko sang asisten sekaligus sekretaris nya.


" Bagaimana perkembangan proyek kerja sama kita dengan perusahaan brian ?" Tanya andra kepada niko.


" Pembangunan sudah mulai di kerjakan Tuan. Material sudah berdatangan dan sepertinya mereka menguarkan uang tidak tanggung - tanggung Tuan. Tapi apa tuan tidak curiga kenapa mereka begitu mudah nya menerima kerja sama ini, padahal perusahaan kita yang di sini tidak seimbang dengan BA group. Seperti yang kita ketahui jika Perusahaan BA group yang bergerak di bidang property dan real estate itu bukan lah perusahaan abal -abal mereka mempunyai nama yang besar bahkan terkenal sampai mancan negara. BA group perusahaan terbesar di negara ini.


" Kamu tidak perlu khawatir semua itu sudah aku fikirkan matang - matang. Setelah dana mereka habis kita bisa bergerak dengan mudah, semakin cepat brian bangkrut semakin cepat aku membunuh nya. " Seru andra dengan geram.


Niko benar - benar tidak mengerti dengan jalan fikiran bossnya. Bisa - bisa nya mengadakan kerja sama dengan tidak memikirkan konsekuensi nya. Apalagi kerja sama itu di bangun di lahan milik nya pribadi, bukan dari perusahaan property. Bahkan kerja sama pembangunan apartemen yang mewah itu akan menghabislan biaya triliyunan , tapi andra tidak memikirkan semua itu.


* Kenapa tuan andra jadi bodoh seperti ini? Apa dia tidak takut merugi atau tertipu, niat mau menipu tapi bakalan di tipu. Semoga saja ini hanya perasaan ku saja. * Gumam niko dalam hati nya.


" Sudahlah kamu boleh keluar, dan kamu tolong panggil karin kesini. Dia itu yang akan membantu kita menghancurkan brian. Dia tahu rahasia perusahaan brian, jadi kamu tenang saja semua nya akan baik - baik saja Niko " Seru andra sambil terkekeh.


" Baik tuan. Kalau begitu saya permisi, saya akan panggilkan karin kesini. Setelah karin masuk jangan lupa kunci pintu anda" Seru niko langsung pergi begitu saja.


Setiap karin masuk ke ruangan andra pasti mereka akan melakukan permainan yang panas dengan pintu yang tidak tetkunci. Bahkan niko sering memergoki andra dan karin saat sedang bermain. Niko hanya bisa mengusap dada nya melihat kelakuan bos nya, kalaupun mau bermain tidak masalah asal pintu tertutup rapat dan terkunci. Kalau karyawan lain tahu , pasti akan menyebar kemana - mana dan reputasi perusahaan akan hancur.


********


DUKUNG TERUS KARYA AUTHOR YA KAK 🙏❤❤


TINGGALKAN LIKE, KOMEN, VOTE, KLIK TOMBOL FAVORITE NYA DAN BERIKAN HADIAH NYA SERTA RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤

__ADS_1


__ADS_2