Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Dia suami ku


__ADS_3

.


.


.


.


💞💞💞💞💞


Brian saat ini ada di salah satu club malam terbesar di kota X . Dia benar - benar frustasi dengan perasaan nya, dia tidak mau ada cinta dalam hati nya untuk arumi atau wanita lain. Dia tidak mau merasakan cinta lagi, tapi cinta itu tumbuh begitu saja.


" Aku tidak mau jatuh cinta.. aku muak dengan cinta !!" Seru brian emosi.


" Cinta itu pembohong, cinta itu menyakitkan, cinta itu penghianat !!" Ucap brian mengoceh sendiri.


Brian sudah mabuk, sudah berapa botol minuman yang sudah dia habisksn. Begitulah brian jika fikiran nya kacau minuman dan wanita yang akan menjadi pelampiasan nya.


" Tuan anda sudah minum terlalu banyak " Ucap sang manajer club yang sedari tadi menemani brian.


" Diam !! Aku disini bayar, jadi kamu diam saja. Jika aku banyak minum kamu juga yang dapat untung " Seru brian sambil menunjuk ke arah wajah sang manajer club.


Sang manajer club pun memilih diam. Daripada berbicara tetapi membuat brian marah.


Malam itu laura juga ada di club malam yang sama dengan brian, dia melihat seorang laki - laki yang sudah mabuk dan mencoba menghampiri nya. Betapa senang nya laura jika lelaki itu adalah brian alexander si tampan kaya raya yang di incar oleh banyak wanita.


" Hai brian tampan. Kamu sendirian saja ?" Ucap laura yang menghampiri brian dan membelai pipi brian.


" Kamu temani tuan brian " Perintah manajer club kepada laura.


Dengan senang hati laura menemani brian, laura membawa brian yang sudah mabuk ke suatu ruangan yang biasa di pakai oleh prngunjung club untuk melampiaskan hasrat nya.


" Kau mau membawa ku kemana ? Apakah kamu mencintaiku ?" Tanya brian yang sudah kehilangan kesadaran nya akibat alkohol yang terlalu banyak dia minum.


" Apa ? Mencintai ? Seperti nya aku mencintai mu tuan " Jawab laura sambil menuntut brian ke arah ranjang yang cukup besar.


Laura merebahkan brian di atas ranjang dan dia pun ikut berbaring di samping brian. Brian benar - benar sudah mabuk sampai dia tidak menyadari jika dirinya sudah berpindah tempat.

__ADS_1


" Malam ini aku akan memuaskan mu lagi tuan brian yang tampan. Sudah lama aku mengharapkan saat - saat seperti ini, aku merindukan permainan yang pernah kita lakukan bersama. " Ucap laura sambil mencium pipi brian.


Laura mulai melepaskan sepatu dan pakaian yang melekat di tubuh brian. Baru dia melepaskan pakaian nya sendiri. Tanpa malu laura langsung memainkan sesuatu yang masih tertidur hingga dia terbangun.


Brian mulai merasakan sesuatu yang terbangun dan kesadaran nya sedikit bangkit akibat permainan dari mulut laura.


" Apa kamu sudah siap tuan tampan " Goda laura yang saat ini sudah berada di atas.


" Kamu sudah membangunkan nya jadi kamu harus tanggung jawab membuat nya tidur. " Ucap brian penuh harap. Brian sepertinya sudah tidak bisa lagi menahan nya dia langsung meminta laura untuk bermain.


Dengan lihai nya laura mulai memainkan nya dan mulai menembus nya kedalam miliknya. Laura meliuk - liuk kan badan nya begitu agresif. Dia tidak perduli tubuhnya yang sudah lelah, dia terus menguncang brian.


Walaupun sedang mabuk brian sama sekali tidak mau memegang kendali. Beda dengan arumi, jika bermain dengan arumi selalu dirinya lah yang memegang kendali.


" Cukup " Seru brian tiba - tiba menghentikan permainan laura.


" Kenapa tuan aku sebentar lagi tuan " Seru laura memohon agar brian membiarkan dia mengguncang nya sebentar lagi.


" Aku tidak perduli " Seru brian bangkit dan laura langsung terjatuh.


" Segera keluar dari sini, aku mau istirahat. " Seru brian kasar.


" Bayaran ku mana Tuan ?" Tanya laura dengan berani.


" Kamu sendiri yang naik ke ranjang ku jadi untuk apa aku membayar mu " Seru brian yang kesadaran nya sudah kembali normal lagi.


Laura semakin kesal karena kerja kerasnya tidak menghasilkan uang sama sekali. Hanya lelah saja yang dia dapatkan bahkan kenikmatan pun belum dia dapatkan.


Dengan kesal laura meninggalkan kamar itu.


Brian langsung melepas sprei dan melempar nya kesembarang arah. Dia tidak mau tidur di atas sprei yang sudah kotor akibat permainan panas laura.


* Cihhh pura - pura belum selesai padahal tadi dia duluan yang mengalir. Terlalu enak sampai ingin nambah, dasar wanita murahan.* Seru brian senyum sinis.


******


" Sebenar nya siapa orang di belakang mu ? Kenapa uang kuliah mu sudah lunas sampai kamu lulus ? Dapat uang darimana kamu? Jual diri berapa tahun kamu bisa mendapatkan uang sebanyak itu ?" Tanya sisil dengan kesal sambil menatap sinis arumi.

__ADS_1


Saat ini arumi dan dua teman nya sedang berada di kantin. Kantin sedang ramai karena para mahasiswa sedang makan siang di kantin. Pertanyaan dari sisil tadi menyita perhatian para mahasiswa yang ada di kantin. Dalam hati mereka bertanya - tanya apa yang di ucapkan sisil itu benar.


" Jaga mulut busuk mu itu !!" Bentak mitayang tidak terima dengan perkataan sisil.


" Jangan mentang - mentang ayah mu dekan disini terus kamu bisa seenak nya dengan arumi. Arumi salah apa sih sama kamu? Sampai kamu segitu benci nya dengan arumi,gara - gara kamu beasiswa arumi di cabut. Atau jangan - jangan kamu iri karena banyak pria di kampus ini yang naksir arumi ?" Ucap dina tak mau kalah juga ikut membela arumi.


Keributan mereka jadi tontonan gratis,banyak yang berbisik - bisik dengan kata - kata negatif untuk arumi tapi banyak juga yang berfikir positif.


" Kalian jangan sampai ketularan seperti arumi. Arumi itu wanita murahan, kalian tahu tidak kalau arumi itu wanita simpanan. Apa wanita seperti itu yang harus mendapatkan beasiswa ? bahkan wanita seperti arumi ini tidak pantas kuliah di kampus ini karena dia akan mencoreng nama baik kampus " Ucal sisil dengan lantang.


" Apa yang dikatakan sisil benar, arumi setiap hari di antar jemput oleh mobil mewah. Sudah pasti itu mobil pria yang menjadikan nya wanita simpanan. Ihh jijik banget sih " Ucap nita teman sisil.


Arumi menunduk malu dan menangis, hari ini sisil sudah membuat nya malu di hadapan teman 1 kampus nya. Tatapan aneh dan jijik mereka arahkan ke tempat arumi duduk. Sebenar nya apa yang di katakan sisil tidak semua nya salah. Arumi memang wanita simpanan, lebih tepat nya istri simpanan Brian alexander.


" Kalau kamu tidak tahu kebenaran nya jangan asal menuduh. Semua itu bisa menjadi fitnah " Ucap mita.


" Sudah mit, din biarkan dia bicara sesuka hati nya. Mungkin aku memang pantas di hina oleh nya." Ucap arumi.


" Arum !! Kamu jangan mau di hina oleh wanita ini, dia sudah merendahkan mu rum " Ucap mita berteriak karena dia tidak setuju dengan ucapan arumi.


Sisil dan nita tersenyum sinis ke arah arumi, tampak arumi yang menangis dan ingin meninggalkan kantin.Namun dengan cepat sisil menahan nya.


" Mau kemana kamu ?" Tanya sisil


" Biarkan aku pergi dari sini sil, aku tidak mau berurusan dengan mu lagi. Kamu sudah puaskan menghina ku ? Jadi apalagi yang mau kamu lakukan ?" Tanya arumi berani.


" Woiii...wanita murahan ini sudah berani melawan ku . Punya nyali juga kamu. Wanita murahan seperti mu tidak pantas berkuliah disini,buat apa kamu kuliah karena ujung - ujung nya cuma jadi wanita yanf menjajakan tubuh nya kepada pria hidung belang. Seperti yang kamu lakukan kepada pria yang mempunyai mobil mewah itu. Bagaimana rasa nya jadi wanita simpanan pria kaya ? Dasar wanita simpanan " Seru Sisil


Arumi sudah tidak terima lagi di hina oleh sisil, arumk mencoba melawan sisil dengan mengatakan yang sebenar nya.


" Aku bukan wanita murahan. Pria itu adalah suami ku !!" Teriak arumi mengakui jika dirinya sudah menikah.


******


SISILMINTAK DI APAIN YA ENAK NYA


TINGGALKAN LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, DAN BERIKAN HADIAH SERTA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT ❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH ❤❤


__ADS_2