Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Brian itu cerdik


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Laura pulang ke rumah orang tua nya dan di antar langsung oleh andra, tetapi andra hanya mengantarkan sampai depan rumah saja, dia tidak ikut masuk. Saat baru sampai halaman rumah , laura melihat ada mobil yang biasa arumi pakai. Mood laura berubah tidak baik, namun dia tetap pura - pura baik demi rencana yang sudah dia dan andra rencanakan.


" Ehh.... ada adik ku yang cantik. Beberapa hari tidak bertemu kamu makin cantik saja rum." Ucap laura dengan senyum pura- pura ramah.


" Iya kak terimakasih. Kakak darimana ? Ibu sama bapak panik karena kak laura semalaman tidak pulang ?" Tanya arumi ingin tahu alasan kakak nya tidak pulang.


" Semalam merayakan ulang tahun teman kakak, kakak mengantuk dan capek akhir nya kakak menginap disana. Mau menghubungi ibu lupa karena memang mengantuk berat. Oh iya mana ibu dan bapak ?" Tanya laura sambil mengedarkan pandangan nya.


" Ibu ada di dapur, kalau bapak ada di belakang sama brian. " Jawab arumi sambil meletakkan ponsel di atas meja.


Hah... ?


Brian ? Ternyata ada brian juga.


Wajah laura terlihat semakin sumringah saat tahu brian juga ada di rumah ini. Laura buru - buru masuk kamar nya untuk berganti pakaian yang lebih bagus , dan berdandan agar brian mau meliriknya.


" Kakak mu sudah pulang ya rum.? Sekarang dia mana ?" Tanya ibu wati yang baru saja keluar dari dapur membawa sepiring pisang goreng yang di minta arumi.


" Iya buk... Kak laura masuk kamar. Mungkin dia mau mandi,biarkan dulu bu jangan langsung di marah. Tadi dia bilang menginap di rumah teman nya yang ulang tahun." Ucap arumi menyampaikan seperti yang laura katakan kepada nya.


" Iya rum.. Ini pisang goreng yang kamu minta. Ibu panggil bapak sama suami kamu dulu ya " Ucap ibu wati.


" Tidak usah bu,biarkan saja. Mereka sedang asik di kebun,biar suami arumi belajar berkebun sama bapak." Ucap arumi sambil terkekeh.


Ibu wati senang dan bahagia melihat arumi tertawa seperti itu. Ternyata di balik kesusahan nya selama ini ada kebahagiaan yang datang menghampiri arumi. Bahkan suami mendapat suami yang baik, tampan, kaya dan sangat mencintai arumi. Ibu wati selalu mendoakan yang terbaik untuk arumi dan laura.


" Buk, bagaimana rencana pernikahan kak laura dengan ziko ?" Tanya arumi sambil makan pisang goreng.


" Ibu tidak tahu rum. Kemarin lusa ziko mengajak kakak mu menemui orang tuanya, tapi saat pulang kakak mu terlihat sedih bahkan marah - marah . Bapak dan ibu jug belum menanyakan kejelasan nya lagi. " Ucap ibu wati terlihat sedih.


* Apa orang tua ziko menolak kak laura ? Apa mereka tahu tentang kak laura ?* Tanya arumi dalam batin nya.


Tiba- tiba laura keluar dari kamar dengan memakai celana yang super pendek.dan baju ketat tanpa lengan. Arumi sebenar nya risih melihat laura berpakaian seperti itu, apalagi ada suami nya juga. Mau meminta laura untuk berganti baju tapi arumi tidak mau laura marah dan salah paham, arumi pun memilih diam dan beruntung brian masih ada di belakang .


" Laura kok baju nya seperti itu, ganti nak ada suami adik mu juga loh " Ibu wati menegur laura.

__ADS_1


" Upsshh... Maaf aku lupa kalau ada brian. Karena aku juga biasanya pakai baju seperti ini di rumah, aku benar - benar lupa kalau ada brian. " Jawab laura .


Belum sempat laura berganti pakaian, brian dan pak suryo masuk dan ikut bergabung dengan mereka. Brian melirik laura sekilas lalu membuang pandangan nya ke arah lain. Bukan nya senang, brian justru risih dan jijik melihat penampilan laura.


* Cihhh....dia kira aku bakalan tergoda. Tubuh istri ku lebih bagus dan nikmat * Gumam brian dalam batin nya.


Laura senyum - senyum kepada brian tapi brian sama sekali tidak memperdulikan nya. Dia duduk di samping arumi sambil memeluk pinggang arumi, sengaja brian lakukan agar laura tahu diri jika brian adalah suami adik nya.


" Laura bagaimana kemarin hasil pertemuan mu dengan orang tua ziko " Tanya pak suryo.


" Ziko ternyata sudah di jodoh kan pak " Jawab laura berbohong. Tidak mungkin di berterus terang jika orang tua ziko tidak setuju karena laura sudah menjadi wanita perusak rumah tangga tante nya ziko.


* Dasar ular . . kamu kira aku tidak tahu yang sebenar nya. Kamu di tolak mentah - mentah oleh keluarga ziko karena kamu sudah menghancurkan rumah tangga amara, adik kandung mama ziko * Gumam brian lagi.


Pak suryo dan ibu wati pun saling pandang, mereka tahu jika hal seperti ini akan terjadi. Tapi beruntung masalah nya bukan karen laura tapi karena ziko yang sudah di jodohkan.


" Terus ? apa ziko tidak ada usaha untuk mempertahan kan mu ? Secara ziko juga mencintai mu ?" Tanya brian ikut berkomentar.


" Ziko ikut apa kata orang tua nya, karena dia tidak mau di coret dari ahli waris. Kalau dia tetap memilih ku dia akan kehilangan semua harta dan fasilitas yang dia miliki, aku tidak tega jika itu sampai terjadi dengan ziko. Jadi aku meminta ziko untuk mengikuti kemauan orang tua nya, mungkin memang ziko bukan jodoh ku " Ucap laura pura - pura bersedih untuk mencari simpati ke dua orang tuanya.


Benar saja, ibu wati langsung menghampiri laura dan memeluk dan mengusap pucuk kepala laura dengan lembut. Ibu wati bisa merasakan kesedihan yang di rasakan oleh laura. Ternya Tuhan belum mengizinkan laura untuk hidup bahagia bersama ziko.


" Kalau memang kalian saling cinta seharus nya kalian berjuang sama - sama untuk mendapatkan restu orang tua ziko kak " Ucap arumi ikut berkomentar.


" Mungkin memang ziko bukan jodoh ku rum. Semoga saja suatu saat nanti aku akan mendapatkan suami yang lebih dari ziko, bisa menerima segala kekurangan ku dan masalalu ku. Ternyata berubah untuk menjadi lebih baik itu sangat sulit ada saja ujian nya " Tambah laura lagi sok bijak sambil melirik brian.


Brian dan arumi bukan tidak tahu jika laura terus - terusan mencuri pandang ke arah mereka tepat nya curi pandang ke arah brian. Arumi masih tidak mau salah paham mungkin memang kakak nya memang ingin memandang ke arah mereka.


" Setau saya mama nya ziko itu punya adik perempuan, namanya Amara. Perusahaan nya dulu pernah bekerja sama dengan perusahaan ku. Coba kamu temui amara kamu dan ziko minta tolong dia untuk bicara dengan orang tua ziko, siapa tahu nanti orang tua ziko bisa terbuka fikiran nya dan bisa memberi kalian restu. Tapi rumah tangga tante ziko juga tidak bahagia sih, karena adanya orang ke tiga yang masuk dan menghancurkan kebahagiaan mereka. " Ucap brian dengan senyum sinis ke arah laura tanpa di sadari oleh laura.


Uhuukk... Uhukk...


Tiba - tiba laura batuk,padahal sedang tidak makan dan minum sesuatu. Dia keget dengan ide gila brian, bisa - bisanya brian punya ide seperti itu.


* Kenapa jadi bahas soal amara ? Atau jangan - jangan brian tahu cerita soal amara? Oh tidak mungkin, itu cerita sudah hampir 3 tahun yang lalu. Dan aku mengenal brian juga belum satu tahun. Ini mungkin hanya kebetulan saja * Gumam laura.


" Ini minum dulu nak , kenapa kamu bisa tiba - tiba batuk seperti ini sih ?" Tanya ibu wati yang sudah menyodorkan satu gelas air putih kepada laura.


" Iya bu terimakasih " Jawab laura singkat.


* Kena kamu... kamu kira enak cari masalah dengan brian alexander * Brian tertawa dalam hati nya.


" Tidak perlu sampai minta tolong kepada saudara nya begitu nak brian. Kalau memang mereka berjodoh suatu saat nanti pasti akan bersatu.." Ucap pak suryo tidak menyetujui saran brian.

__ADS_1


Tidak masalah bagi brian, karena saran brian tadi hanya untuk membuat laura terkejut saja. Permainan kecil dari brian untuk membalas laura yang licik seperti belut.


Laura tersenyum senang saat mendengar perkataan ayah nya yang tidak menyetujui saran brian.


" Oh iya rum kapan kamu lahiran ? sudah tidak sabar ingin menggendong keponakan ku ?" Tanya laura sengaja mengalihkan pembicaraan tentang ziko.


" Masih sekitar 7 minggu lagi kak. Aku pun sudah tidak sabar ingin segera melihat dia lahir di dunia ini. " Jawab arumi ikut tersenyum.


" Jenis kelamin nya?" Tanya laura seperti bersemangat seolah terlihat perduli dengan arumi dan calon anak arumi.


" Hasil USG Babby boy kak " Ucap arumi.


" Wahhh....babby Boy. Sebentar lagi aku punya keponakan jagoan dan aku akan di panggil Aunty. Duh senang nya, pengen cepet - cepet gendong keponakan " Seru laura.


* Ini wanita benar - benar licik. Sengaja sekali dia mengihkan pembicaraan agar masalalu nya tidak terkorek . Lihat saja laura kalau sampai kamu berniat jahat kepada anak dan istri ku aku pastikan tangan ku sendiri yang akan membunuh mu * Gumam brian dalam hati nya.


" Rum, ibu ke kamar dulu ya. Sepertinya ibu mengantuk , kalian jangan pulang dulu ya. Nanti kita makan malam bersama,jarang - jarang kan kita berkumpul seperti ini. " Ucap ibu wati.


" Kalau arumi ikut apa kata suami arumi saja buk " Jawab arumi sambil melirik brian yang duduk di samping nya.


Sebenar nya brian sudah dari tadi ingin pulang, dia muak dan jijik melihat ke pura - puraan laura. Tapi demi menghargai mertua nya akhirnya brian pun menyetujui permintaan dari ibu mertua nya.


" Iya buk,kami akan pulang setelah makan malam " Ucap brian.


" Nanti ibu akan masak makanan kesukaan kalian semua. Ya sudah ibu tinggal ya, ibu mau istirahat dulu.. Bapak jangan berkebun terus, ingat kesehatan." Seru ibu wati memberi peringatan kepada suami nya.


" Iya buk. Bapak juga mau istirahat kok.Ya sudah ayok kita istirahat " Ajak pak suryo.


Pak suryo dan ibu wati sudah masuk kamar, tinggal laura, arumi dan brian yang tersisa. Arumi juga mengajak brian masuk kamar, tanpa malu - malu arumi meminta gendong suami nya.


" Hubby istirahat yuk, tapi aku gendong. " Ucap arumi manja.


* Sialan !! Mereka malah menunjukan keromantisan nya di hadapan ku * Maki laura dalam hati.


" Ok sayang " Ucap brian.


Brian langsung bangkit dan mengangkat tubuh arumi yang semakin hari semakin gemuk. Tidak masalah bagi brian, justru dia senang melihat istri nya gemuk. Arumi mengalungkan tangan nya di leher brian, dengan cepat brian membawa arumi masuk kamar tanpa berpamitan kepada laura.


Laura memandang kesal ke arah sepasang suami istri yang menurut nya sok romantis.


*********


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2