
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Arumi dan dua pengawal cantik nya hari ini mendatangi salah satu mall terbesar di kota, arumi ingin mencari beberapa perlengkapan bayi. Padahal masih 3 bulan lagi dia melahirkan tapi keinginan belanja keperluan bayi sudah tidak bisa di tahan lagi.
" Nona ini toko atas rekomendasi tuan, silahkan nona memilih apa saja di toko ini." Ucap alina saat arumi memasuki toko perlengkapan anak dan bayi.
" Iya kak , tolong bantu carikan model yang lucu - lucu ya kak. " Seru arumi dengan senang.
" Untuk cewek apa cowok Non?" Tanya alina dan sheila bersamaan.
Arumi sendiri juga bingung harus beli perlengkapan cewek atau cowok. Karena memang dia belum tahu jenis kelamin anak nya, bukan karena tidak melakukan USG tapi baik arumi maupun brian sengaja tidak ingin tahu jenis kelamin anak nya. Mereka ingin tahu saat lahir nanti biar menjadi kejutan.
" Untuk cowok kak " Ucap arumi dengan yakin.
Tidak tahu dapat keyakinan darimana , arumi sangat yakin jika anak nya berjenis kelamin laki - laki. Tapi baik laki ataupun perempuan arumi dan brian tetap mensyukurinya, yang penting anak sehat dan tak kurang suatu apa pun.
" Ini bagus non" Seru sheila sambil menunjuk kan dua buah kemeja lucu yang berwarna merah dan navy.
" Iya kak bagus banget " Ucap arumi .
" Tapi non.. apa tuan tidak masalah kami ikut memilihkan pakaian untuk calon anak nya. Kami ini kan hanya pengawal Nona Arumi saja?" Tanya sheila serius.
" Tidak masalah dong kak, selagi aku happy suami ku tidak akan mempermasalahkan nya. Ayok kita cari yang model lain lagi , ingin rasa nya aku borong satu toko ini tapi pasti suami ku marah " Ucap arumi sambil terkekeh.
* Jangan kan satu toko ini Non. Anda minta Mall ini pun pasti akan di beli nya dan pasti tidak akan marah. Tapi mall ini kan memang milik keluarga Alexander ,* Gumam alina dalam hati nya.
Puas berbelanja sampai menghabiskan uang puluhan juta, kini perut arumi terasa lapar. Sebelum nya barang - barang belanjaan arumi sudah di intruksikan untuk di kirim langsung ke rumah yang akan arumi dan brian tinggali saat arumi melahirkan nanti. Brian sudah memutuskan akan pindah dari apartemen saat anak nya lahir nanti.
" Wah ... Wah ada nona besar nih !" Seru seorang wanita yang tiba - tiba menghampiri meja arumi.
" Karin !" Ucap arumi.
__ADS_1
Arumi dan dua pengawal cantik nya sudah berada di restoran yang ada di dalam mall. Baru saja mereka mendudukan bobot tubuh nya di kursi sudah di kejutkan dengan kedatangan karin. Karin datang dengan seorang pria tapi pria itu langsung duduk di tempat yang tidak jauh dari meja arumi, tatapan mata pria itu penuh nafsu ke arah arumi.
* Cantik sekali wanita itu . Hemmm... hamil saja secantik itu, tapi dia siapa nya karin ya * Gumam sang pria yang baru datang dengan karin.
" Maaf aku tidak ada urusan dengan mu, kalau kamu mau cari ribut kamu salah tempat dan salah orang " Ucap arumi tegas membuat karin meradang.
Brakkk
Karin menggebrak meja dengan kuat sehingga para pengunjung restoran langsung memandang ke arah mereka.
" Jaga sikap anda Nona karin, atau anda mau saya hajar disini !!" Seru alina sambil mencengkram pergelangan tangan karin.
" Pergi dari sini sebelum mata mu aku congkel " Tambah sheila mengancam dengan kejam.
Alina langsung menghempaskan tubuh karin sampai dia terhuyung dan hampir saja di jatuh beruntung pria yang bersama karin dengan sigap menangkap tubuh karin. Pria itu juga langsung meminta karin duduk di mana tempat yang sedari tadi dia duduki.
" Non arumi tidak apa - apa ?" Tanya sheila.
" Tidak kak, ya sudah sekarang kita pesan makanan saja dan tidak perlu menghiraukan wanita itu lagi. Anggap saja tadi ada anjing yang ingin mengamuk " Seru arumi sambil terkekeh.
Sedangkan di meja yang tidak jauh dari meja arumi, karin dan seorang pria yang tetnyata pria itu adalah andra sedang menatapa intens ke arah arumi.
" Siapa wanita itu?" Tanya andra jelas, singkat dan padat.
" Wanita yang hamil itu arumi, dia itu istri brian. " Ucap karin dengan ketus.
Andra tersenyum penuh makna, tidak menyangka istri brian sangat cantik dan masih sangat muda. Andra terus saja memandangi arumi dari jauh. Sepertinya andra jatuh cinta dengan arumi saat pandangan pertama.
*Gila .. Istri brian benar - benar cantik dan sangat menggoda. Baru kali ini aku melihat wanita secantik istri brian bahkan aku tak segan - segan memuji kecantikan nya * Gumam andra dari dalam hatinya .
" Kamu kenapa sayang ? " Tanya karin heran sedari tadi melihat andra yang senyum - senyum sendiri.
" Tidak apa - apa. Aku hanya mengagumi kecantikan istri brian, brian memang tidak salah pilih istri. Bukan hanya cantik tapi sudah seperti bidadari yang turun dari khayangan, benar - benar cantik dan manis " Andra terang - terangan memuji arumi di depan karin.
Karin sendiri sangat tidak menyukai pujian yang di tujukan kepada arumi. Ingin rasa nya dia menghajar dan menyeret arumi keluar dari restoran itu. Apalagi saat melihat tatapan mata ke arumi penuh dengan nafsu, karin semakin membenci andra. Walaupun di antara karin dan andra tidak ada ikatan kata cinta atau ikatan hubungan yang pasti tetapi karin tidak suka jika andra melirik wanita lain.
" Kenapa dengan mu ? Dari tadi senyum - senyum sendiri ? Apa kamu menyukai wanita kampung itu?" Tanya karin tidak suka.
__ADS_1
" Biar pun dia hanya wanita kampung tapi dia benar - benar sangat mempesona bahkan aku tidak bisa berhenti memandangi wanita cantik itu " Ucap andra serius.
Sheila dan alina yang menyadari jika andra sedari tadi terus memandangi sang Nona pun terlihat sangat kesal. Ingin sekali mereka berdua menghajar andra tapi mereka tahu andra bukanlah orang sembarangan jadi mereka tidak bisa gegabah.
" Non setelah makan kita langsung pulang saja ya Non " Ucap sheila.
" Sheila betul non, lebih baik kita segera pulang. " Seru alina menyetujui perkataan sheila.
" Loh bukan nya kita mau ke toko buku kak ?" Tanya arumi bingung. Karena memang setelah ini mereka akan ke toko buku mencari buku untuk tugas kuliah arumi.
Arumi belum mau mengambil cuti kuliah karena menurut nya dia masih sanggup kuliah dengan perut besar nya. Dia akan mengambil cuti saat kandungan nya memasuki bulan ke sembilan.
" Nanti biar saya yang carikan sendiri non atau minta pihak toko nya yang mengantarkan ke rumah. Sepertinya tidak aman untuk nona berlama - lama ada di luar. Bahaya bisa kapan pun menghampiri kita. Nona tahu pria yang saat ini bersama karin ?" Seru alina serius.
Arumi hanya menggelengkan kepala nya, dia memang tidak tahu siapa pria yang bersama karin.
" Dia itu Andra Horizon kakak kandung dari Anton Horizon " Seru alina lagi.
Deg.
Anton horizon ?
Ingatan arumi langsung tertuju kejadian dua bulan yang lalu saat dia di culik oleh laura dan anton . Dan saat itu juga dia menembak anton sampai anton meregang nyawa di tempat kejadian.
" Anton ? Apa kakak nya akan membalas dendam ?" Tanya arumi pelan.
" Tidak tahu nona yang jelas sekarang kita cepat pergi dari sini " Seru sheila dan di setujui oleh alina.
Arumi pun mengangguk, makanan nya tidak dia habiskan. Setelah melakukan pembayaran arumi dan dua pengawal cantik nya pun pergi meninggalkan restoran dan langsung menuju mobil nya yang terparkir tepat di depan gedung mall.
* Sial kenapa wanita itu buru - buru pergi ! Apa dia tahu jika aku ini sedari tadi memperhatikan nya ? Hemmm... boleh juga istri brian,lihat saja brian kamu pasti akan hancur sehancur - hancur nya saat mengetahui istri mu memadu kasih dengan ku diranjang kesayangan ku * Gumam andra dalam hatinya.
*****
TETAP DUKUNG KARYA AUTHOR YA KAK.
JANGAN LUPA UNTUK KLIK LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤❤