Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Jagung bakar


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Dari semalam brian tidak pulang ke apartemen, dia sangat merindukan istri kecil nya yang sangat menggemaskan. Di belakang arumi saja dia seolah mengebu - gebu ingin bertemu dan memeluk arumi namun setelah bertemu arumi brian seperti tidak ada nyali. Antara gengsi dan malu menjadi satu.


" Apa kegiatan mu seharian ini ?" Tanya brian mulai memecah keheningan di antara mereka berdua.


" Seperti biaasa, kuliah dan di apartement. " Jawab arumi tanpa melihat ke arah brian.


Arumi dan brian sedang menonton Tv dan duduk di sofa yang sama. Bahkan mereka duduk bersebelahan , tapi arumi seolah acuh dan tidak mau melihat ke arah brian. Sebenar nya saat ini arumi sangat kesal kepada brian, karena dia menginginkan seduatu tapi tidak berani bicara dengan brian.


Aneh ya ? Mau sesuatu tidak mau bilang, justru kesal sama suami nya ? Kalau kamu tidak bilang darimana brian bisa tahu apa yang kamu inginkan arumi ?.


" Kamu belum mengntuk ?" Tanya brian.


" Belum " Jawab arumi singkat.


Huufttt...


Brian harus mempunyai stok kesabaran penuh untuk menghadapi arumi apalagi arumi sedang hamil. Pasti mood nya sewaktu - waktu bisa berubah.


" Apa kamu ingin makan sesuatu ?" Tanya brian.


Arumi langsung mrnoleh ke arah brian dan menganggukkan kepala nya dengan cepat dan pasti.


" Kamu mau apa ?" Tanya brian.


" Aku ingin makan jagung bakar yang ada di alun - alun kota " Ucap arumi dengan wajah memelas dan berharap brian akan memenuhi keinginan nya.


" Aku telepon tomi untuk membelikan nya untuk mu. " Ucap brian lalu mengambil ponsel nya.


Belum juga berhasil menghubungi tomi, arumi langsung melempar bantal kesembarang arah lalu bangkit dan berjalan ke kamar sambil menangis. Brian yang melihat tingkah arumi pun di buat bingung karena baru saja dia senang karena jagung bakar tapi kenapa tiba - tiba menangis. Brian langsung menyusul arumi ke kamar dan menanyakan apa penyebab dia menangis.


" Kenapa kamu menangis ? Tadi minta jagung bakar, aku akan menghubungi tomi untuk membelikan nya " Ucap brian yang sudah deduk dipinggir ranjang.


" Aku mau makan di tempat nya langsung" Jawab jujur arumi.


* Bagaimana ini ? aku tidak mau arumi di incar oleh anton dan laura, sekarang ini di luar sana sedang tidak aman untuk arumi. Aku tahu pasti anton dan laura susah merencanakan sesuatu lagi. Lihat saja anton kalau kamu berani mengusik ku lagi aku pastikan akan menghancurkan mu sampai ke akar nya *


" Kenapa diam ? ayo kita pergi " Seru arumi.

__ADS_1


" Hemmm... baiklah tapi kamu harus pakai jacket. Dan tolong tutupi identitas mu, pakai masker untuk menutupi wajah mu. Karena di luar sana sedang tidak baik - baik saja." Ucap brian sambil menyerahkan jacket untuk arumi.


Arumi langsung tersenyum, binar bahagia terpancar di wajah nya. Dia langsung mengambil jacket yang di berikan brian dan langsung memakai nya.


" Kita naik motor ?" tanya arumi saat melihat brian menuju ke parkiran khusus untuk dirinya. Disana hanya ada dua mobil dan satu motor.


" Iya , tidak apa - apa kan naik motor ?" Tanya brian.


" Ok tidak masalah. Aku justru senang naik motor" Seru arumi langsung naik ke atas motor.


Bian melajukan motor nya ke arah alun - alun seperti yang sudah di minta oleh arumi. Saat ini baru jam 10 malam, alun - alun masih terlihat ramai pasangan muda - mudi yang nongkrong.


" Pak aku mau jagung bakar nya 10 ya " Ucap arumi kepada pedagang jagung yang terlihat sepi.


" Alhamdulillah.. Di tunggu ya neng " Seru pedagang terlihat bahagia karena dagangan nya ada yang beli.


" Kamu pesan 10 memang kamu bisa menghabiskan nya ?" Tanya brian.


Arumi tidak menjawab tapi hanya menggelengkan kepala nya dengan mata fokus pada jagung yang sedang di bakar. Arumi sudah tidak sabar lagi untuk menikmati jagung bakar itu.


" Terus kenapa pesan sebanyak itu. Aku kenyang tidak bisa menghabiskan nya. " Ucap brian.


" Kita bisa membagi nya kepada pengunjung yang lain. Kamu bisa lihat kan , disini ada beberapa penjual jagung. Tapi hanya bapak ini yang dagangan nya sepi, yang lain nya lumayan ramai. Jadi tidak ada salah nya kita membantu melariskan nya, di rumah nya bapak itu pasti sedang di tunggu anak dan istri nya dengan datang membawa uang hasil jualan nya" Ucap arumi menjelaskan alasan yang sebenar nya.


Brian tertegun mendengar penuturan arumi, arumi terlahir bukan dari keluarga kaya bahkan hidup nya pun serba kekurangan. Tapi rasa peduli nya kepada sesama tidak pernah pupus, brian semakin bangga bisa menikahi wanita sebaik arumi.


Jagung pesanan arumi sudah selesai, arumi menerima nya dengan wajah yang berbinar. Dia langsung memakan jagung bakar nya dan di ikuti brian. Mereka hanya menghabiskan 2 jagung, sisa nya akan arumi bagikan kepada pengunjung yang lain.


" Semua berapa pak ? " tanya arumi hendak membayar.


Belum juga pedagang menyebutkan total nya brian langsung menyela dan memberikan sejumlah uang merah kepada pedagang.


" Ini kebanyakan Tuan ?" Ucap pak pedagang dengan tangan gemetar.


" Tidak apa - apa, itu rezeki untuk bapak dan keluarga bapak. " Seru brian membuat arumi tertegun dengan apa yang sudah brian lakukan.


Di balik sikap arogant dan kasar nya, ternyata brian orang yang baik. Perduli dengan kesulitan orang lain, arumi jadi semakin kagum dengan brian. Yakin rum cuma bertahan sampai anak kamu lahir? Tidak menyesal ?


*******


Sementara itu di kamar hotel laura dan anton sedang melakukan ritual nya. Ritual yang selalu mereka lakukan saat mereka bertemu. Sudah dua jam anton dan laura melakukan nya tapi belum juga selesai. Laura dan Anton sama - sama kuat di urusan ranjang, tidak aneh lagi jika mereka bisa bermain sampai berjam - jam.


" Emhh... aahhh... ahhhh " Racau laura saat anton terus menghujam miliknya.


Peluh sudah membanjiri tubuh mereka berdua, badan mereka berdua sudah basah dan lengket keringat bercampur cairan yang mereka keluarkan.

__ADS_1


" Emmmmmhhh.... Ahhhh sayang aku... akuu tidak tahan lagi. Kita keluarkan sama - sama " Seru laura dengan suara serak.


" Iya sayang kita keluarkan sama - sama " Ucap anton yang memang sudah di ujung tanduk.


Arrrgggghhhh.....


Suara l3n9uh@n laura dan anton kembali menggema di kamar hotel yang mereka tempati. Mereka dua langsung berbaring berdampingan. Pergulatan panas yang mereka lakukan sungguh menguras tenaga mereka berdua.


" Terimakasih sayang " Ucap anton sambil mencium laura.


" Sama - sama sayang " Seru laura yang kini sudah memeluk anton.


Anton dan laura mengistirahatkan tubuh mereka sebentar. Setelah rasa lelah nya hilang, mereka berdua masuk ke kamar mandi untuk mandi bersama. Bukan hanya mandi saja, karena di dalam kamar mandi pun kembali terdengar suara - suara d3s@h@n yang sangat menganggu telinga.


" Sekarang kamu jelaskan siapa sebenar nya orang tua yang kamu minta anak buah ku menculik nya?" Tanya anton yang kini sudah duduk si sofa bersama laura.


" Mereka orang tua ku. Aku melakukan nya karena terpaksa, aku hanya ingin adik ku mengikuti semua ucapan ku. Aku menginginkan suami adik ku , tapi adik ku sama sekali tidak mengindahkan ancaman ku. Jadi aku gunakan orang tua ku untuk mengancamnya " Ucap laura berkata jujur.


" Lalu siapa yang membebaskan mereka ?" Tanya anton yang memang tidak tahu siapa yang membebaskan orang tua laura.


Anak buah anton mati dalam insiden pengeboman gedung itu, dua orang memang sempat selamat karena mereka melarikan diri sebelum boom itu meledak. Tapi tidak berselang lama kedua nya pun mati, anton sudah memerintahkan anak buah nya yang lain untuk menyelidiki siapa orang di balik pembebasan orang tua laura, tapi tidak membuahkan hasil.


* Sebenarnya siapa dia ? Jejak nya sama sekali tidak bisa terdeteksi, atau jangan - jangan..... Ah tidak mungkin kalau dia. Kami tidak ada urusan lagi * Gumam anton dalam hati nya.


" Kenapa kamu menginginkan suami adik mu ?" Tanya anton ingin tahu.


" Aku tertantang dengan suami adik ku. Walaupun aku sudah pernah tidur dengan nya, tapi aku belum puas. Aku pun memang ingin menghancurkan kebahagiaan adik ku itu, aku tidak rela dia hidup bahagia. Dia sudah merebut kasih sayang orang tua ku dia juga sudah merebut pria idaman ku !!" Seru laura geram.


Anton menyunggingkan senyum licik nya, sepertinya dia juga penasaran dengan adik laura.


" Secantik apa sih adik mu itu ?" Tanya anton.


" Nama nya arumi. Kalau soal cantik sudah pasti cantik dan seksi diri ku dong. Apa kamu mau melihat foto nya ? " Tanya laura dengan percaya diri penuh.


Laura langsung mengambil ponsel nya dan mencari foto arumi yang sengaja dia ambil dari sosial media arumi beberapa hari yang lalu.


" Ini adik kamu ?" Tanya anton serius.


" Iya dia wanita yang ingin aku singkirkan !" Jawab laura geram.


" Hemmm....cantik juga. Aku punya rencana briliant. " Seru anton dengan senyum penuh percaya diri.


Anton pun menyampaikan rencana nya, dan laura menyetujui nya. Karena saat ini bagi laura adalah kehancuran arumi, dan bisa merebut brian dari tangan arumi. Apalagi laura sudah mempunyai video permainan nya bersama brian, suatu saat akan laura tunjukan kepada arumi hanya menunggu waktu yang tepat saja.


*******

__ADS_1


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA 🙏❤❤❤


TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤


__ADS_2