
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Di salah satu rumah sakit yang ada di kota nya tinggal arumi sudah mulai melaksanakan magang di hari pertamanya. Sebenar nya rumah sakit ini pemegang saham 55 % adalah brian berarti brian punya kuasa lebih di rumah sakit tempat istri nya magang, arumi pun juga sudah tahu. Para dokter dan yang lain nya tidak ada yang tahu jika arumi adalah istri dari brian, baik arumi atau pun brian sengaja tidak mau memberitahu.
Arumi sedikit merubah penampilan nya dengan memakai kaca mata besar agar tidak di kenali oleh orang - orang. Setelah pengumumam satu bulan lalu tepat saat syukuran babby marvel banyak orang yang sudah mengenali wajah istri dari sang Tuan Brian alexander jadi arumi lebih memilih merubah penampilan nya demi kelancaran magang nya.
Pastinya semua itu sudah persetujuan sang suami dan mertua nya. Suami dan mertuanya sangat mendukung apa yang di lakukan arumi, justru mereka bangga terhadap arumi yang tidak mau menggunakan kekuasan yang dimiliki suami nya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.
" Perkenalkan ini mahasiswa mangang dari universitas XX dia akan magang di sini selama 3 bulan. Silahkan perkenalkan nama mu " Ucap pihak penanggung jawab rumah sakit atau bisa di bilang direktur rumah sakit.
Arumi tersenyum manis dan bicara dengan ramah dan sopan.
" Nama saya Arum dari universitas XX senang bisa magang dan bergabung di rumah sakit ini. Semoga saya bisa bekerja dengan baik , mohon bimbingan nya " Ucap arumi ramah.
" Semoga bisa betah magang disini " Seru salah satu dokter wanita yang berpenampilan cantik dan seksi.
" Terimskasih dokter... Berlian " Ucap arumi sambil membaca nametag yang terpasang di baju sang dokter.
Setelah acara perkenalan sudah selesai arumi langsung melakukan tugas pertama nya , yaitu menjadi assisten dokter Yuda, yaitu salah satu dokter umum di rumah sakit yang paling muda dan di gandrungi para dokter wanita dan suster wanita. Dokter yuda berusia 30 tahun tapi dia masih saja betah menjomblo, padahal dia tampan dan banyak wanita yang menginginkan nya salah satu nya adalah dokter berlian.
" Arum tolong kamu panggil pasien dari nomor urut antiran yang paling awal. Dan jangan lupa kamu perhatikan apa - apa saja yang saya lakukan kepada pasien, itu sebagai pelajaran untuk kamu bagaimana cara menangani dan berinteraksi denga pasien. Jangan lupa catat keluhan pasien,jadi setelah praktek selesai nanti kamu bisa tanyakan apa saja yang belum kamu mengerti dari keluhan - keluhan pasien yang sudah kamu catat itu. Aku percaya kalau kamu mau bekerja dan belajar secara sungguh - sungguh kamu akan menjadi dokter umum yang hebat " Ucap dokter Yudi sambil mengacungkan jempol tangan nya.
" Baik dokter terimakasih " Jawab Arumi dengan senang karena dokter yudi sangat ramah dan mudah berbagi ilmu.
Setelah tepat jam 9 pagi praktek dokter yudi pun di buka,ada sekitar 18 pasien yang sudah mendaftar, 18 pasien ini harus selesai saat jam makan siang,dan no antrian tambahan akan di layani setelah jam makan siang sekitar jam 1 sampai jam setengah 3.
Hampir 3 jan berkutat dengan pasien arumi sudah cukup paham dan mengerti bagaimana menangani dan berinteraksi dengan pasien. Dari keluhan - keluhan yang di sampaikan pasien arumi bisa banyak belajar juga.
" Arum apa ada yang ingin kamu tanyakan ?" Ucap dokter yudi.
" Untuk sementara tidak ada dok " Jawab arumi jujur.
" Bagus berarti kamu memang calon dokter umum yang hebat. Ya sudah ini sudah jam istirahat kamu boleh istirahat jam 1 siang nanti kita buka praktek lagi, ingat jika ingin jadi dokter harus ramah dan jangan lupa tersenyum agar pasien tidak tegang " Ucap dokter yudi lagi.
" Baik terimakasih dokter yudi " Jawab arumi.
Arumi lebih dulu keluar dari ruang praktek dokter yudi, dia pun mencari keberadaan kantin untuk membeli makan siang.
" Anak magang ya ?" Tanya salah seorang suster.
__ADS_1
" Iya kak " Jawab arumi ramah.
" Oh.. kenalkan aku suster mirna, kamu bisa panggil mirna saja. Aku juga baru kok kerja sini, baru 1 tahun heheee " Ucap suster yang bernama mirna..
" Saya arum kak, senang bisa berkenalan dengan kak mirna " Ucap arumi lagi.
" Ok rum sekarang kita sudah berkenalan jadi kita jadi teman ya. Kita makan siang dulu ya, sudah lapar banget " Ucap mirna sambil mengusap perut nya.
Arumi tersenyum dan mengangguk ramah, dia bisa menilai jika suster mirna seperti nya orang yang humbel dan baik, karena dari sekian banyak orang di kantin hanya suster mirna yang mau menegur arumi.
********
Untuk andra sampai saat ini masih menjadi tahanan di markas brian. Dia sudah seperti orang yang tidak ada keinginan untuk hidup. Brian sengaja menyiksa andra sedikit demi sedikit, brian juga ingin mencari tahu dimana keberadaan laura dari mulut andra.
" Aku tidak tahu dimana wanita sialan itu , wanita itu pasti sudah membawa lari uang ku. Karena saat itu ada uang 2 milyar di dalam kamar ku. Rencana uang itu yang akan aku jadikan mahar untuk menikahi arumi " Ucap andra berterus terang.
Bughh..
Bughh..
Brian naik pitam saat mendengar andra berniat untuk menikahi arumi. Brian paling tidak suka apa yang sudah menjadi milik nya di ambil atau di rebut oleh orang lain.
" Sekali lagi aku dengar kamu mengucapkan kata itu akan aku potong lidah mu !! " Bentak brian lantang.
" Tapi itu semua kan tidak terjadi karena kalian datang menyelamatkan arumi terlebih dulu. Brian, tolong maaf kan aku. Jika kamu ingin membunuh ku bunuh lah aku sekarang juga , jangan kamu siksa aku terus menerus seperti ini. " Seru andra pasrah begirltu saja.
" Tidak semudah itu" Seru brian dengan sinis.
" Sebenarnya apalagi yang kamu inginkan ? Kamu sudah menghukum ku , kamu sudah menghajar ku, kamu sudah nenyiksa ku !! Apa belum puas selama sebulan ini kamu menyiksa ku !!" Seru andra berteriak frustasi.
" Ini tidak sebanding dengan kesalahan yang kau perbuat, ingat apa yang sudah dalam genggaman ku tidak semudah itu akan aku lepas kan . Cammmkan itu.. Andra hirizon ! ! " Bentak brian lantang.
Brian pergi meninggalkan andra yang diam terpaku di dalam jeruji besi. Setelah brian keluar jeruji besi itu kembali tergembok.
" Kalian jangan lupa untuk memberi dia makan, jangan sampai dia mati karena kelaparan. Aku belum puas menyiksa nya " Seru brian dengan suara bariton nya.
" Baik tuan " Jawab anak buah brian sambil membunggkukkan badan nya.
Puas bermain - main dengan andra kini brian kembali ke perusahaan karena sebentar lagi ada metting dan tomi sudah terua menerus menghubungi nya.
[ Iya aku sudah di jalan ] Jawab brian saat tomi kembali menghubungi nya.
[ Darimana kamu ? Ini CEO perusahaan Sinar perkasa sudah ada di ruang meeting dari 5 menit yang lalu ] Seru tomi kesal.
[ Baru lima menit belum 2 jam, kasih tahu dia dalam 10 menit aku akan sampai ]
__ADS_1
[ Cihh... pasti kamu dari menghajar pria bodoh itu ?]
[ Itu kamu tahu, sudah matikan saja telepon nya ]
Tut tut tut
Brian mematikan sambungan telepon secara sepihak, tanpa menunggu persetujuan tomi. Brian melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh, di saat dia sendiri begini dia memang sering mengendarai mobil dengan kecepatan penuh. Itu semua sangat menghibur hati nya, berpacu dengan adrenalin.
Sepuluh menit tepat brian sudah sampai di depan ruang meeting. Dengan langkah pasti dan wajah datar nya brian masuk ke ruang meeting.
" Selamat siang Tuan Brian " Sapa CEO perusahaan Sinar perkasa.
" Siang " Jawab brian singkat.
" Bisa kita mulai meeting nya ?" Tanya brian langsung pada intinya.
" Oh baik Tuan" Jawab Ceo sinar perkasa.
Tomi hanya geleng - geleng melihat sifat dingin brian. Akhirnya meeting pun di mulai, brian dan tomi menyimak apa yang di sampaikan oleh sekertaris perusahaan sinar perkasa. Setelah satu jam meeting pun selesai, dan kerjasama antara BA gruop dan Sinar perkasa berhasil tanda tangan kontrak.
Ting...
[ Hubby sudah makan siang ?] Pesan dari arumi.
[ Sebentar lagi sayang, ini baru selesai meeting. Kamu sudah makan ? Bagaimana magang di hari pertama nya ? ]
[ Alhamdulillah semua berjalan dengan baik hubby. Aku sudah makan, ini 10 menit lagi sudah mulai buka praktek lagi, aku senang hubby dokter nya baik dan mau mengajari ku ]
[ Kalau dia tidak mau mengajari mu aku bisa kapan saja memecat nya, aku punya kuasa saham disana 55 % ]
[ Jangan mulai deh ! Aku kan tidak mau orang tahu siapa aku hubby, ya sudah aku lanjut praktek lagi iya itu dokter nya sudah masuk ruang praktek. ]
[ Iya sayang.. ingat jaga hati dan jaga pandangan. ]
[ Iya hubby ]
[ I love you my wife ]
[ Love you to hubby ]
Brian senyum - senyum sendiri sambil memandangi layar ponsel nya, beruntung CEO dan Sekertaris Sinar perkasa sudah keluar ruangan. Kalau mereka masih ada bisa menganggap brian itu sudah tidak waras lagi.
*********
LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤
__ADS_1
AUTHOR BUTUH SEMANGAT DAN DUKUNGAN DARI PARA PEMBACA SEMUA NYA 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏❤❤