Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Memanfaatkan keadaan


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞


Arumi menjalani perkuliahan nya dengan baik, bahkan nilai - nilai yang di dapat arumi sangat memuaskan. Tentunya nilai itu arumi dapatkan dengan susah payah. Sedikit pun tidak ada campur tangan brian di dalam nya. Brian memang meminta pihak kampus keringanan, jika arumi telat masuk, tidak ikut kelas atau bahkan tertidur di kelas. Namun tidak untuk soal nilai, itu di dapat asli dan murni hasil jerih payah nya sendiri.


Nilai hasil dari ketekunan nya belajar. Brian sebagai suami sangat bangga mempunyai istri secerdas , secantik dan sebaik arumi.


" Nilai hasil semester ku semua nya bagus hubby, ini murni hasil ku kan ? bukan rekayasa mu dengan pihak kampus. ? " Tanya arumi bahagia.


" Ini 100 % nilai hasil mu sendiri sayang, 100 % saja tidak cukup genapin 1000 % biar benar - benar bangga aku " Seru brian mulai mengusap pucuk kepala sang istri dengan lembut.


" Aku percaya hubby " Ucap arumi memeluk brian.


Saat ini brian dan arumi sedang berada di dalam mobil, brian baru saja menjemput arumi dari kampus dan akan pulang ke rumah utama. Sang mama meminta nya membawa arumi untuk menemui nya di rumah utama.


Mobil brian sudah sampai di depan rumah utama , mama asti sudah menunggu sang menantu kesayangan nya di teras depan. Begitu arumi turun dari mobil senyum mama asti langsung mengembang. Dua wanita itu pun berpelukan sampai melupakan kehadiran brian.


" Mulai dech aku di lupakan " Seru brian pura - pura protes.


" Kamu ini sudah tua masih saja suka ngambek, apa kamu mau mama peluk dan cium juga ?" Tanya mama asti.


" Tidak dong ma, risih di peluk - peluk " Seru brian.


" Tapi kalau arumi yang meluk tidak risih? kalau begitu arumi jangan peluk - peluk brian lagi, karena dia risih di peluk. " Seru mama asti.


Namun arumi justru hanya menggeleng dengan memasang wajah cemberut nya. Mama asti bingung dengan sikap arumi yang tiba - tiba berubah.


" Kenapa sayang ?" Tanya mama asti khawatir.

__ADS_1


" Mama melarang ku memeluk suami ku. Padahal hampir setiap saat anak ini minta di peluk papa nya." Seru arumi dengan kesal sambil mengusap perut nya.


Bukan nya marah ,mama asti malah tertawa cukup lebar. Dia benar - benar merasa lucu dengan perubahan sikap arumi yang menurut nya sangat lucu dan menggemaskan, seperti anak kecil yang tidak di beri uang jajan.


" Mama bercanda kok sayang " Ucap mama asti lalu membawa arumi dalam pelukan nya.


" Mama sih main celetuk saja, lihat kan istri tercinta ku ngambek. " Seru brian.


" Aku tidak ngambek loh.. bisa - bisa nya bohong sama mama. Awas ya kalau sama aku juga berani bohong, oh iya ma aku lapar " Ucap arumi terlihat manja dengan mama mertua nya. Manja karena efek bawaan hamil, kalau tidak hamil pasti arumi akan sungkan manja - manja.


" Ayo kita makan, mama sudah masak banyak untuk menantu mama ini. Papa juga sudah menunggu di dalam, ayok bri masuk kita makan siang dulu. Nanti kita lanjut lagi ngobrol - ngobrol nya " Ucap mama asti mengajak anak dan menantunya untuk makan siang.


Mama asti beserta anak dan menantunya langsung masuk dan menuju ke meja makan. Disana sudah ada papa nya brian yang menunggu kedatangan mereka untuk makan siang bersama.


********


" Jadi kamu dulu kerja sebagai sekertaris brian?" Tanya andra kepada karin.


Baru saja andra dan karin melakukan ritual ranjang nya, karin sekarang sudah menjadi wanita pemuas nafsu andra. Bahkan sehari bisa sampai 5 kali mereka melakukan nya. Kali ini karin menceritakan tentang pekerjaan nya yang terdahulu sebelum di pecat oleh brian.


Andra melihat dendam membara dalam tubuh karin, siapa yang tidak dendam. Setelah di pecat dari perusahaan brian , karin tidak bisa lagi bekerja di perusahaan mana pun karena dia sudah masuk daftar hitam.


" Apa kamu ingin membalas dendam kepada wanita itu?" Tanya andra serius.


" Aku pasti akan membalaskan rasa sakit hati ku ini , aku sakit hati dan merasa terhina. Karena wanita itu lah aku di pecat " Geram karin.


" Itu soal mudah sayang. Aku juga punya dendam dengan brian, karena adik ku mati di tangan brian. Apa kamu mau membantu rencana ku sayang ?" Tanya andra dengan tangan membelai pipi karin.


Saat ini tubuh mereka masih sama - sama polos dan hanya tertutup selimut tebal saja. Andra akan memanfaatkan karin untuk menghancurkan perusahaan brian.


" Apa yang harus aku bantu sayang ? Aku siap membantu mu asal aku dapat imbalan yang setimpal dari mu. Kamu kan tahu sekarang aku ini tidak punya pekerjaan dan aku juga butuh uang untuk shopping dan ke salon untuk mempercantik diri ku." Seru karin sambil memeluk andra.


" Itu soal mudah, apa pun yang kamu minta akan aku berikan. Asal kamu mau mengikuti semua perintah ku sayang " Ucap andra sambil membelai pipi dan rambut karin dengan lembut.

__ADS_1


" Aku minta rumah dan mobil, pokok nya aku mau kamu menjamin hidup ku. Karena aku sudah tidak bisa bekerja dimana pun, brian sudah memasukan ku dalam daftar hitam. " Ucap karin sepeeti sedang memanfaatkan keadaan.


Andra diam sejenak, dia sedang berfikir bagaimana jika karin bekerja di perusahaan nya sebagai sekretaris pribadi nya. Andra tersenyum tipis, dia akan menggunakan kinerja karin untuk membuat perusahaan brian bangkrut karena karin dulu pernah bekerja di perusahaan brian sudah pasti dia tahu tentang rahasia perusahaan.


" Apa kamu mau bekerja di perusahaan ku ? Sebagai sekretaris pribadi ku sayang, di kantor kamu sekretaris ku dan di luar kantor kamu wanita ranjang ku. Apa pun yang kamu minta akan aku kabulkan, kamu mau rumah dan mobil kan ? Hari ini juga aku bisa memberikan nya " Ucap andra sambil meremas sesuatu di tubuh karin.


Karin memejamkan mata nya dan menikmati sentuhan tangan andra.


" Emmhh... sayang kamu nakal deh. " Seru karin manja.


" Bagaimana ? apa kamu mau menerima penawaran ku ?" Tanya andra lagi .


" Aku mau sayang, apa pun akan aku lakukan untuk mu sayang. Aku ...aku.. aahhh sayang " Seru karin m3nd3s@h nikmat saat tangan andra sudah masuk ke dalam milik nya.


Andra senang memainkan milik karin, karin sendiri senang dengan permainan tangan andra. Semua itu memberi kenikmatan yang berbeda bagi karin. Setiap sentuhan dan permainan tangan andra membuat karin semakin mabuk kepayang, seakan melayang - layang di angkasa.


Andra sendiri senang melihat ekspresi wajah karin yang sedang menikmati permainan tangan nya.


" Apa kamu sudah tidak tahan sayang ?" Seru andra berbisik di telinga karin.


Emmmhhh.... aahhhh ussshhh


Karin tidak menjawab tapi dia hanya meracau dengan suara - suara d3s@h@n nya yang membuat andra semakin tersenyum lebar. Andra berhasil membuat karin tidak berkutik, sentuhan - sentuhan andra pasti akan di rindukan oleh karin . Dengan begitu andra akan semakin mudah untuk memperdaya karin demi balas dendam nya kepada brian.


" Sayang lakukan sekarang, aku sudah tidak tahan lagi. " Seru karin dengan suara parau nya. Karin benar - benar sudah tidak tahan lagi dengan permainan tangan yang di berikan oleh andra. Namun andra sedari tadi belum juga mengganti nya, seperti nya andra senang bermain - main dengan karin.


" Tunggu sebentar sayang , aku belum selesai bermain - main di bawah sini. Aku pasti akan membawa mu melayang tinggi menikmati kenikmatan yang sesungguh nya. Tunggu saja sayang jangan buru - buru " Seru andra tersenyum licik sambil menatap wajah karin yang memang memejamkan mata nya. Andra sengaja mengulur - ngulur waktu .


Karin hanya bisa pasrah mengikuti permainan andra, dia tidak bisa memaksa andra untuk menuntut lebih. Dengan tangan andra pun dia maaih bisa merasakan kenikmatan yang dia ingin kan walaupun tidak sempurna.


*******


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏🙏❤❤

__ADS_1


HARI SENIN NIH, YUK KLIK TOMBOL VOTE NYA 🙏❤


TERIMAKASIH 🙏🙏


__ADS_2