
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Niko memberikan berkas - berkas dan laporan yang harus sabrina periksa dan tanda tangani. Namun sabrina hanya membaca nya sekilas dan meminta niko yang memeriksa karena memang dia tidak seberapa paham apa isi berkas tersebut.
" Kamu saja yang memeriksa nya, kamu kan tahu aku masih baru dan harus banyak belajar dulu. Kalau aku yang periksa nanti ada yang salah kan jadi kamu juga yang repot " Ucap sabrina seenak nya.
" Tapi Non Sabrina juga harus memeriksa nya, nanti saya ajarin juga. Kalau non sabrina tidak belajar bagaimana mau menjalankan perusahaan ini " Ucap niko sedikit kesal .
Braakkkk...
Sabrina memukul meja kerja nya dengan cukup keras sehingga membuat niko terlonjak kaget. Dia benar - benar tidak suka dengan sikap niko yang menurut nya kurangajar dan lancang.
" Apa maksud kamu? Kamu kalau tidak mau lagi bekerja di perusahaan ini lebih baik segera angkat kaki dari sini !! Kamu itu assisten ku seharus nya kamu itu yang bertanggung jawab atas pekerjaan ku !" Bentak sabrina lantang.
" Saya juga banyak pekerjaan Non, berkas - berkas ini seharus nya Non sabrina yang memeriksa lalu Nona tanda tangani. " Ucap niko lagi.
" Diam kamu!! Aku tidak mau tahu pokok nya kamu periksa dengan teliti dan jika sudah OK serahkan pada ku biar aku tanda tangani . Ingat kalau kamu sampai membohongi ku aku pastikan nyawa mu yang jadi taruhan nya " Ancam sabrina dengan serius.
" Baiklah " Jawab niko yang akhirnya lebih memilih mengalah.
Niko kembali mengambil berkas - berkas yang ada di atas meja kerja sabrina dan kembali membawa nya keluar untuk dia periksa di ruangan nya.
* Baru juga jadi assisten sudah belagu. Tidak tahu apa kalau aku ini tidak paham urusan perusahaan, aku hanya tahu soal uang yang masuk ke rekeningku saja. Asisten itu harus aku kendalikan, kalau tidak ada dia aku juga yang susah * Gumam sabrina sambil menghidupkan rokok nya.
Sedangkan di ruangan nya niko langsung membanting berkas - berkas tadi di atas meja kerja nya. Dia benar - benar kesal dengan kelakuan sabrina yang seenak nya saja.
" Arrghh... sebenar nya siapa sih wanita itu? Bikin pekerjaan ku semakin runyam saja !!" Seru niko kesal.
Tapi mau sekesal apa pun niko tetap mengerjakan apa yang sudah di perintahkan oleh sabrina si wanita licik itu. Itu niko lakukan demi nama baik dan kemajuan perusahaan.
__ADS_1
********
" Dokter yudi ada masalah ?" Tanya arumi saat melihat dokter yudi pagi - pagi sudah murung.
Dokter yudi hanya menggelengkan kepala nya sambil mengulas senyum yang sepertinya dia paksakan untuk tersenyum. Terlihat jelas karena senyum nya tidak seperti biasa nya .
" Tidak ada rum , oh iya sebentar lagi jam praktek buka kamu sudah siapkan semua nya ?" Tanya dokter yudi mengalihkan pembicaraan.
" Sudah dok " Jawab arumi singkat.
" Oh iya rum.. bagaimana kabar suami dan anak kamu ? " Tanya dokter yudi tiba - tiba menangakan soal anak dan suami arumi.
" Mereka baik - baik saja dok " Jawab arumi lagi.
" Kamu dulu menikah itu karena mencintai atau karena sebuah tuntutan saja rum ? " Tanya dokter yudi.
Arumi heran dengan pertanyaan dokter yudi , tidak biasa nya dia bertanya seperti itu apalagi tentang kehidupan rumah tangga orang.
" Kenapa dokter tanya seperti itu?" Tanya arumi balik.
Arumi tahu pasti dokter yudi tertekan dengan perjodohan yang di lakukan oleh orang tua nya. Apalagi dokter yudi memang tidak punya perasaan apapun kepada dokter berlian.
" Hemmm... saya dulu menikah karena terpaksa lebih tepat nya di paksa suami saya. Dulu saat menikah secuil cinta pun saya tidak punya, tapi lambat laun rasa cinta dan kasih sayang itu tumbuh seiring berjalan nya waktu karena kita sering bersama " Seru arumi jujur agar ucapan nya ini bisa membuat dokter yudi tenang dan bisa membuka hati untuk dokter berlian.
Karena cinta itu tidak datang secara tiba - tiba tapi cinta datang di saat yang sudah tepat.
" Ohh... maaf, ya sudah kita mulai buka praktek hari ini " Ucap dokter yudi terlihat salah tingkah.
" Iya dok " Jawab arumi singkat.
Arumi dan dokter yudi pun kembali membuka praktek nya dan pasien kembali di panggil satu persatu menurut no urut antrian.
Di tempat lain karin yang saat ini masih tinggal di rumah brian tepat nya tinggal di rumah pendopo belakang bersama para pekerja rumah brian. Saat ini karin mengalami kesakitan yang luar biasa dan sepertinya dia akan melahirkan.
" Duh mbak karin , mbak karin mau melahirkan ini " Seru pelayan yang sedang bersama karin.
__ADS_1
" Sakit banget ini mbak" Ucap karin sambil memegang perut nya.
Pelayan tadi langsung berlari memanggil sopir untuk mengantarkan karin ke rumah sakit. Saat ini tuan rumah memang sedang tidak ada di rumah, tuan alex dan mama asti sudah ke luar negeri lagi dari seminggu yang lalu.
Karin pun langsung di bawa ke rumah sakit, rumah sakit yang sama dengan tempat arumi magang. Mobil yang membawa karin sampai depan rumah sakit tepat pada jam istirahat. Pak sopir dan pelayan yang ikut tadi langsung berlari mengambil kursi roda untuk membawa karin.
" Mbak karin tahan ya " Seru lulu salah satu pelayan yang ikut.
" Iya lu " Jawab karin duduk di kursi roda sambil menahan sakit.
Bertepan dengan karin di dorong masuk ke dalam rumah sakit dokter yudi dan arumi baru saja keluar dari ruang praktek nya.
" Mbak karin " Gumam arumi pelan
* Mbak karin pasti mau melahirkan * Ucap arumi dalam hati nya.
Sedangkan pria yang berdiri di samping arumi hanya diam sambil memandang ke arah karin yang semakin mendekat.
* Benarkah itu karin ? * Tanya dokter yudi pada diri nya sendiri.
Dokter yudi sangat yakin jika wanita dalam kursi roda yang sedang kesakitan itu adalah karin. Tapi kenapa karin hamil ? Dan kapan dia menikah?
" Dokter sepertinya wanita itu mau melahirkan, biar saya bantu wanita itu menuju ruang bersalin. Kasihan dia sepertinya dia sudah kesakitan, mana ini sudah jam istirahat " Seru arumi.
" Iya" Jawab dokter yudi singkat.
Tidak banyak kata yang dokter yudi katakan, dia masih syok dengan apa yang sudah terjadi dengan karin. Dia pun lebih memilih menjauh dan membiarkan arumi membantu karin menuju ruang bersalin.
* Semoga karin dan bayi nya baik - baik saja * Gumam dokter yudi penuh harap.
*******
Kira - kira ada hubungan apa ya dokter yudi dengan karin ?
LIKE, KOMEN,VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK.🙏❤️❤️
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️❤️