Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Bella meninggal


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Saat ini brian dan tomi sedang ada di markas beruang hitam, ada sesuatu yang ingin di sampaikan oleh seto selaku orang kelercayaan brian. Sepertinya ada masalah yang memang serius sehingga mengharuskan brian datang langsung ke markas.


" Ada kabar apa ? " Tanya brian langsung bicara pada inti nya.


" Bella meninggal Tuan . Dia bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi nya sendiri." Ucap seto.


Bella ?


Bunuh diri?


Brian terkejut saat mendapati kabar soal kematian bella bahkan lebih tragis nya bella meninggal karena bunuh diri. Pasti bella tidak sanggup hidup di pulai terprncil tanpa ada nya kebebasan. Disana bella di haruskan melayani banyak orang yang bekerja, bukan melayani di ranjang tetapi melayani semua keperluan para pekerja disana. Dari makan dan minum nya bella di bantu oleh wanita yang memang sudah brian tugas kan untuk mengurus makan dan minum para pekerja atau anak buah brian.


Di pulai terpencil itu mereka yang tinggal disana tidak hanya tinggal dan berleha - leha. Disana ada lahan yang harus mereka garap, lebih tepat nya perkebunan sawit yang sangat luas, dan hasil bumi lain nya. Biarpun pulau terpencil tapi tanah di sana sangat subur, untuk bahan makanan setiap sebulan sekali brian akan menyuplai nya dari kota.


" Hanya berita ini yang ingin kamu sampaikan ?" Seru brian.


" Ada yang lebih penting lagi tuan,ini soal tengkorak merah. Saat ini tengkorak merah sudah kembali bangkit dengan pimpinan yang baru. Andra horizon kakak dari anton yang mengambil alih tengkorak merah. " Seru seto dengan jelas.


" Andra Horizon bukan nya dia pemilik perusahaan AH Group yang kantor pusat nya ada di Australi ?" Seru tomi yang memang tahu tentang andra.


" Kamu benar, seperti nya kita harus hati - hati dengan nya. Aku curiga dia ingin balas dendam atas kematian adik nya. Apa kita ada kerja sama dengan perusahaan nya ?" Tanya brian sudah mulai mengantisipasi kedatangan andra.


" Seperti nya kerja sama kita dengan AH Group sudah selesai. Itu pun kita hanya bekerja sama dengan kantor cabang nya yang ada disini, kita tidak berhubungan langsung dengan pemilik AH group. Tidak menutup kemungkinan dia akan mengajukan kerja sama lagi dengan kita, kamu benar kita harus hati - hati. Bisa saja dia balas dendam dengan cara menghancurkan perusahaan. " Seru tomi menyetujui perkataan brian.


Brian terlihat sedang memikirkan sesuatu, dia mengetuk - ngetukkan jari telunjuk nya di meja. Sepertinya brian sudah punya rencana untuk menghadapi andra jika dia menyerang secara tiba - tiba.


" Persiapkan semua nya dari sekarang, jangan sampai lengah. Mereka bisa kapan pun menyerang kita. Andra itu lebih cerdik dan licik, tapi aku pastikan dia akan menyesal sudah mengusik kehidupan ku !!" Ucap brian sambil mengepalkan kedua tangan nya.


" Baik tuan kami akan menyiapkan semua nya dari sekarang. Kami akan menghimpun kekuatan yang tidak mudah di kalahkan oleh musuh. Apa ada lagi yang harus kami lakukan tuan?" Tanya seto tetap dengan sopan dan hormat.


" Bagaimana dengan kakak dari istri ku ?" Tanya brian ingin tahu soal laura.


" Wanita itu sampai detik ini tidak berubah tuan, dia tetap meminta kepada penjaga di sana untuk di izinkan keluar dari pulau. Bahkan dia tidak segan - segan menawarkan tubuh nya sebagai ganti nya, bahkan di sana dia sudah seperti piala bergilir tuan. Dia melakukan nya bukan karena paksaan, tapi karena dia yang mau sendiri. " Ucap seto menceritakan tentang kelakuan laura di sana.

__ADS_1


Tomi yang mendengar nya hanya bisa mengusap dada dan menggelengkan kepala nya. Di beri hukuman bukan nya memperbaiki diri tapi justru semakin blangsat, bahkan sudah menjadi wanita bergilir di tempat pengasingan nya sana.


" Biarkan saja dia berbuat semau nya, sekali p3l@cur tetap p3l@cur !!" Ucap brian.


" Siapp tuan " Seru seto.


Seto pun keluar dari ruangan brian. Kini tinggal brian dan tomi yang ada di ruangan. Tomi duduk di hadapan brian dengan pandangan yang sulit di artikan.


" Kenapa kamu memandang ku seperti itu ?" Tanya brian ketus.


" Apa kamu menyesal dengan kematian bella ? kamu masih mencintai nya?" Tanya tomi jujur.


Tomi menangkap sedikit kesedihan di wajah brian,tomi menyakini itu pasti karena kematian bella. Tomi curiga brian masih ada hati untuk bella.


" Aku sedih bukan karena aku masih ada hati dengan bella. Dulu aku memang pernah dekat dengan bella, kami pernah saling mencintai dan menyayangi. Bahkan kami hampir menikah, yang membuat aku sedih dia meninggal karena bunuh diri. Walaupun aku yang melempar nya ke tempat terpencil itu, sudah lah jangan membahas nya lagi tidak penting juga membicarakan orang yang sudah meninggal." Ucap brian tidak mau lagi membahas soal bella.


" Oh aku kira kamu masih mencintai nya " Seru tomi.


" Gila kamu.. aku sangat mencintai istri ku. Aku tidak mau menyakiti istri ku, apalagi bella juga sudah meninggal. Dia hanya masa lalu saja. " Ucap brian dengan serius.


* Brian terlihat sangat mencintai arumi, kapan aku bisa merasakan cinta. Aku juga sudah bosan hidup menjomblo seperti ini * Gumam tomi dalam hati nya.


******


" Jadi teman kita ada yang sudah tidak jomblo lagi ?" Tanya arumi.


" Benar banget, tuh orang nya lagi malu - malu kucing. Tapi aku belum tahu siapa pacar nya, soal nya pacar nya di umpetin terus. " Seru mita kesal.


" Waahhh... selamat ya din akhir nya kita sama - sama pecah telor. Hemm.. kira - kira siapa pria yang sudah meluluhkan sahabat ku yang cantik ini. " Seru arumi sambil merangkul pundak dina.


Dina hanya tersenyum, dia nampak malu - malu. Seperti nya dia belum siap untuk memberitahu siapa pria yang bisa meluluhkan hati nya kepada dua teman nya ini.


" Apaan sih... emm.. nanti kalau sudah saat nya pasti kalian tahu semua. Sekarang masih rahasia, karena kami sama - sama ingin menjalani hubungan ini cukup kami dulu yang tahu. Kalau sudah ke tahap serius kami akan umumkan kepada kalian bila perlu ke publik berasa seperti artis - artis " Seru dina sambil terkekeh.


" Siapa sih din ? Pelit amat sih sama temen sendiri " Ucap mita lagi.


" Ehh tunggu.. kok kamu bisa tahu aku punya pacar ? Hayoo kamu tahu darimana ? pasti kamu nguping ya atau kamu diam - diam menyelidiki aku ?" Seru dina heran karena dia memang tidak pernah memberitahu mita tapi kenapa mita bisa tahu.


Mita nyegir kuda sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


" Kemarin aku mengintip saat kamu sedang chatt dengan seseorang. Pakai sayang - sayangan, sudah pasti itu pacar kamu kan ?" Seru mita lagi.

__ADS_1


Dina langsung menarik telinga mita, dari dulu kebiasaan mita tidak hilang juga. Suka mengintip dina kalau sedang chatting.


" Kebiasaan ya. Awas kamu aku laporin polisi biar kapok " Seru dina sambil terus menarik telinga mita.


" Aduh sakit din.. ampun deh ampun. Aku tidak akan begitu lagi. Lagi pula cuma sama kamu ini aku suka ngintipin chatt , kalau sama yang lain kan tidak. Kemarin- kemarin kan sudah tidak, ini kemarin siang karena penasaran kamu senyum - senyum sambil chatt aku kan jadi kepo" Ucap mita sambil mengangkat dua jari nya membentuk huruf V sambil nyengir.


Perdebatan mita dan dina sudah biasa bagi arumi,maka nya dia hanya bisa diam saja. Nanti kalau sudah semakin memanas kadang arumi yang menengahi dan menasehati kedua nya.


" Non ada telepon dari tuan " Ucap sheila sambil memberikan ponsel nya kepada arumi.


" Loh kok tuan telepon di ponsel mu, kenapa tidak ke ponsel ku ?" Tanya arumi sambil menerima ponsel yang di berikan sheila.


" Ponsel nona tidak bisa di hubungi " Ucap sheila.


Arumi langsung melihat ponsel yang dia letakkan di atas meja, benar saja ponsel arumi kehabisan batrai. Arumi pun langsung menjawan telepon dari sang suami, Arumi memilih menjauh dan dia berdiri di balkon.


[ Hallo hubby , ada apa ? ] Tanya arumi yang kini sudah memanggil brian dengan panggilan hubby.


[ Sayang apa yang kamu lakukan, sampai ponsel mu tidak bisa di hubungi ?] Tanya brian yang posesif nya keluar.


[ Aku ada di apartemen hubby, ada dina dan mita. Ada kak sheila dan kak alina juga, kami hanya mengobrol biasa kok. Maaf, ponsel ku kehabisan batrai aku lupa cas.]


[ Iya tadi sheila juga sudah bilang, oh iya nanti aku pulang malam ya. Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan malam ini juga. Ingat jangan capek - capek dan jangan lupa untuk minum vitamin nya ]


[ Iya bubby, sudah ya aku mau lanjut ngobrol sama teman - teman ku. Sekarang hubby kerja lagi, cari uang yang banyak untuk istri dan calon anak kita]


[ Sudah pintar ngatur ya sekarang, baiklah istri ku. Aku lanjut dulu ya, bye bye sayang ]


[ Iya hubby]


Arumi menyudahi telepon nya, dia pun kembali menghampiri teman - teman nya. Arumi mengembalikan ponsel sheila dan mengambil ponsel nya lalu mengisi daya.


" Kenapa lagi suami mu ?" Tanya mita kepo ingin tahu.


" Kepo " Jawab arumi sambil terkekeh.


" Kalian gak asik " Seru mita sambil memgerucutkan mulut nya.


* Kapan juga aku ini punya pacar, aku juga ingin di sayang di manja sama pacar. Tapi siapa lelaki yang mau sama wanita miskin seperti ku ini * Gumam arumi dalam hati nya.


*******

__ADS_1


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2