Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Kejutan untuk sabrina


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞💞


Hari ini Arumi, Brian ,Bagas, Dina ,Mita dan Tomi beserta anak Arumi pergi ke desa tempat kampung halaman Arumi. Mereka akan berlibur selama seminggu di kampung halaman Arumi. Urusan kantor brian sementara di urus oleh sekertaris brian dan orang kepercayaan brian.


Mereka berangkat dengan mengendarai pesawat pribadi Brian. Jadi mereka akan turun di bandara terlebih dahulu. Jika mereka menaiki helly bisa langsung turun di dekat rumah arumi.


" Mit, kampung halaman arumi sejuk dan asri banget ya. " Ucap dina yang memang baru pertama kali pergi ke desa arumi. Jika mita dulu sudah pernah ikut arumi pulang karena mereka juga sama - sama dari desa cuma beda desa saja. Perjalanan sekitar 40 menit lagi baru sampai di kampung halaman mita.


Saat ini mereka berombongan sedang menaiki mobil menuju rumah arumi. Dari bandara kerumah arumi hanya butuh waktu 1 jam saja.


" Mita, kamu dulu pernah ikut arumi pulang kan ? Jadi kamu sudah tidak antusius lagi." Seru dina.


" Iya sih aku memang sudah beberapa kali ikut arumi pulang. Kamu tahu sendiri aku dan arumi memang sama - sama dari kamung. Hanya butuh waktu 40 menit saja sudah sampai kampung halaman ku. Nanti aku hanya mau menginap dua hari saja di kampung ini, sisa nya aku mau di rumah ku sendiri. Aku kangen juga sama emak bapak ku. " Ucap mita.


Tomi langsung mengalihkan pandangan nya ke arah mita, sebelum nya mita belum bilang jika dia akan pulang ke kampung halaman nya juga. Sehingga tomi kaget saat mita bilang mau pulang sekalian.


* Mita juga mau pulang ? Terus apa aku juga harus ikut ? Gimana ini, aku takut ketemu orang tua nya * Gumam tomi sambil terus fokus pada setir mobil nya.


" Haii... Tom !! Jangan melamun, fokus dulu kalau nyetir mobil. " Seru bagas berteriak dari belakang tomi.


" Heheee.... Siapa juga yang melamun.Aku tidak melamun, cuma sedikit lelah saja. Kamu tahu sendiri semalam aku lembur menyelesaikan pekerjaan ku karena jika belum selesai brian melarang mu ikut liburan ini. Dan jam 2 malam aku baru menyelesaikan semua nya." Ucap tomi berkilah. Padahal dia melamunkan dan memikirkan ucapan mita tadi.


Arumi,brian, marvel dan pengasuh marvel naik mobil berbeda, sehingga teman - teman nya bisa bercanda dan berbicara sesuka hatinya saat di dalam mobil. Jika ada brian mana bisa bicara keras dan bercanda.


" Itu sudah nasib kamu punya boss seperti brian. " Ucap bagas sambil terkekeh.


" Sialan lo,begitu juga dia teman mu. Tapi saat sama istrinya dia tunduk dan takluk tapi saat di kantor sudah seperti harimau yang seolah kelaparan, galak nya minta ampun " Ucap tomi membicarakan brian.


Ting Ting.


Tiba- tiba ponsel bagas ada notifikasi pesan masuk di apkikasi berwarna hijau.

__ADS_1


[ Jangan membicarakan ku, kalau kalian membicarakan ku lebih baik kalian pulang..!!] Tulis brian .


Haahh?


Bagas kaget saat membaca pesan yang masuk di ponsel nya. Kenapa brian bisa tahu jika saat ini mereka membicarakan nya.


" Ini kenapa brian tahu jika kita membicarakan nya? Apa dia punga indra keeenam. ?" Tanya bagas kepada yang lain nya.


" Brian memang unik. Dia bisa tahu jika ada orang yang membicarakan nya, mungkin telinga nya mendengung makanya dia bisa tahu. " Ucap tomi sambil terkekeh


" Iiiihhh kalau seperti itu mengerikan sekali "Ucap mita sambil bergerdik ngeri .


" Haallah... Itu hanya bisa- bisa nya tomi saja,mana tahu brian mengetahui kalau kita membicarakan nya. Sudah kalau begitu ngebut saja Tom, biar kita cepat sampai" Ucap bagas yang memang juga sudah sangat lelah.


Mobil yang di kendarai tomi akhirnya sampai juga di halaman rumah orang tua arumi. Rumah yang sekarang menjadi rumah yang paling bagus di antara rumah - rumah yang lain nya.


" Kalian lama sekali sih ?" Tanya arumi yang memang sudah sampai lebih dulu sekitar 10 menit yang lalu.


" Maaf tadi sang sopir kelelahan jadi berhenti sebentar. " Ucap bagas sambil melirik tomi yang manyun.


" Sudah ayuk masuk ke rumah dulu, bersih - bersih setelah itu kita makan siang. Ibu sudah masak banyak untuk menyambut kedatangan kita semua. " Ucap arumi dengan senang.


*********


" Kamu ngapain datang ke perusahaan lagi ?" Tanya niko yang menghadang sabrina tepat di depan pintu ruangan sabrina.


Hari ini sabrina datang ke kantor setelah dua hari tidak masuk kantor. Padahal untuk selama nya tidak masuk tidak akan ada yang perduli dan kantor pun tidak akan merugi.


" Kenapa? Aku kan pemilik kantor ini jadi wajar dong kalau aku datang ke kantor ku. " Ucap sabrina masih yakin jika perusahaan masih milik nya.


" Hahaaaa.... Mimpimu terlalu tinggi sabrina . " Seru niko sambil tertawa.


" Kamu memanggil ku hanya panggilan nama? Sepertinya kamu sudah bosan bekerja disini?" Tanya sabrina keasal.


Ceklekk..


Pintu ruangan terbuka dari dalam dan keluarlah andra dari arah dalam. Semua itu membuat sabrina terkejut karena ada andra di dalam ruangan nya.

__ADS_1


" Niko kamu boleh kembali ke ruangan mu. Oh iya niko tolong panggilkan security kesini " Ucap andra.


" Baik tuan" Jawab niko singkat.


Niko pun pergi untuk memanggil karyawan


" Sayang kok kamu ada disini ?.dan kenapa ada di ruangan ku ?" Tanya sabrina.


" Ini perusahaan ku. Apa ada yang salah aku ada disini?" Tanya andra dengan ketus.


" Tidak ada yang salah, tapi ini kan ruangan ku." Jawab sabrina dengan tenang.


Andra tersenyum sinis ke arah sabrina. Sabrina sendiri semakin bingung dengan arti tatapan mata andra yang sama sekali tidak bersahabat.


" Cepat pergi dari sini sebelum aku berbuat kasar wanita h@l@n9 !!!" Bentak andra dengan lantang.


" Tidak semudah itu kamu mengusirku sayang, karena perusahaan ini atas nama ku.." Ucap sabrina percaya diri.


" Apa kamu itu gila? Perusahaan ini sudah kembali lagi atas nama ku, karena memang dari awal perusahaan ini milik ku dan adik ku. Janga coba - coba untuk merebutnya lagi. " Seru andra dengan mencengkal lengan sabrina.


Sabrina tidak akan percaya begitu saja, karena surat surat perusahaan atas nama nya. Dia akan tetap mempertahankan nya.


" Mana buktinya jika persahaan ini atas nama mu ?" Tanya sabrina menantang.


Brian pun memberikan map yang sedari tadi dia pegang kepada sabrina , sabrina dengan cepat membaca isinya.


" Ini tidak mungkin... Perusahaan ini masih atas nama ku. Ini pasti palsu. " Ucap sabrina tidak percaya.


" Itu asli , namun hanya berupa foto copy nya saja karena aslinya ada pada ku" Ucap andra serius.


" Tidak.. Tidaakkkkkk !!!!" Teriak sabrina dengan lantang


******


RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤️❤️


LIKE, KOMENTAR, VOTE , FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA 🙏❤️❤️

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️


__ADS_2