Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Keributan di mall


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


Semenjak pergi dari rumah dan tidak menganggap ada orang tua nya , kini laura tinggal di apartemen mewah bersama andra. Laura sama sekalicl tidak perduli dengan perasaan orang tua nya. Tinggal dengan andra sudah seperti sepasang suami istri, karena setiap hari bahkan setiap ada kesempatan laura dan andra melakukan hubungan yang tidak semestinya.


Hubungan andra dan karin pun semakin merenggang semenjak kedatangan laura. Andra sudah jarang datang ke rumah karin, dan itu semua membuat karin curiga. Walaupun hunungan mereka tidak jelas tapi karin tidak suka jika andra mempunyai hubungan dengan wanita lain, karena karin hamil anak andra.


" Sayang ,,,,, " Seru karin masuk ke dalam ruangan andra.


" Ceekkk kalau masuk itu ketuk pintu dulu karin " Ucap andra berdecak kesal.


Karin memang masih bekerja di perusahaan andra sehingga masih mudah keluar masuk ke dalam ruangan andra, apalagi status karin sebagai sekertaris pribadi andra.


" Aku kan sudah biasa keluar masuk ruangan mu sayang " Seru karin bersungut - sungut.


" Iya tapi kalau tadi di dalam masih ada klien ku bagaimana ? mulai besok kalau mau masuk ketuk pintu dulu " Seru andra kesal.


" Iya . iya... Kamu sekarang berubah, sudah tidak pernah menemui ku lagi. Apa kamu ada wanita lain ?" Tanya karin lagi.


" Kalaupun aku ada wanita lain apa urusan mu ? Lagi pula siapa kamu ? kita ini hanya partner kerja di ranjang saja, kita sama - sama suka melakukan nya jadi kamu tidak berhak melarang ku " Seru andra dengan kesal.


Karin pun terdiam, sepertinya andra memang sudah mempunyai wanita lain. Karin harus hati-hati agar andra tidak menendang nya dari kehidupan mewah nya.


" Sayang... maaf aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya takut kehilangan mu, apalagi aku sedang hamil jadi bawaan nya sensitif terus. Sayang apakah kamu tidak mau menjenguk anak kita, dia kangen loh sudah seminggu tidak di jenguk papa nya " Ucap karin yang kini sudah duduk di pangkuan andra.


Karin merasakan ada sesuatu yang mulai terbangun di bawah sana. Karin bisa merasakan karena dia menduduki nya. Karin tidak tinggal di, tangan nya mulai menyusup ke dada bidang andra . Karin mencium andra dengan penuh semangat, andra yang memang sudah tidak bisa mengontrol dirinya lagi pun membalas ciuman yang di berikan oleh karin.


" Ahhhg....." Seru karin saat andra mencium tengkuk nya dan meninggalkan bekas merah di sana.


" Kamu yang sudah membangunkan nya sayang. Kamu harus siap menidurkan nya lagi, dia kalau sudah bangun akan lama tidur nya " Ucap andra sambil menciumi bagian tubuh karin yang menyumbul ke atas.


" Iya sayang, karena aku juga sangat menyuaku milik mu itu. Aku sudah tidak tahan sayang, ayook kita lakukan.. Aahhh... emmmm " Seru karin dengan suara d3s@h@n yang mulai keluar dari mulut nya.


Tanpa menunggu lama lagi mereka kini sudah sama - sama polos. Mereka melakukan nya di sofa ruang kerja andra, padahal ada kamar pribadi tapi mereka sudah tidak tahan lagi sehingga melakukan nya di atas sofa. Beruntung ruangan andra kedap suara sehingga d3s@h@n dan 3r@n9@n mereka tidak terdengar sampai luar.


Mereka melakukan nya cukup lama, perlu waktu dua jam untuk menyelesaikan permainan mereka. Mereka sama - sama kelelahan, kenikmatan dosa sudah merasuki tubuh mereka berdua.

__ADS_1


" Sayang kamu semakin hebat " Seru karin di telinga andra.


" Kamu juga sayang " Jawab andra dengan nafas terengah - engah.


" Sayang kandungan ku sudah mulai terlihat besar, apa kamu tidak mau menemani ku cek kandungan " Ucap karin lagi.


" Nanti nunggu aku tidak sibuk, pekerjaan ku banyak " Seru andra lalu bangun dan berjalan ke kamar mandi.


Melihat andra masuk ke kamar mandi, karin juga lengsung bangkit dari tiduran nya. Karin juga mengikuti andra masuk ke kamar mandi, siapa yang tahu apalagi yang mereka lakukan di dalam kamar mandi hanya suara d3s@h@n yang terdengar.


" Sayang aku minta uang dong " Seru karin saat sudah mengenakan pakaian nya kembali.


" Uang ? Bukan nya kamu kemarin baru menerima gaji dari perusahaan ? kenapa sudah minta lagi ?" Seru andra sambil mengernyitkan kening nya.


" Ishh... itu kan uang gaji dari hasil kerja ku. Yang sekarang aku minta ini beda dong, ini uang nafkah bulanan yang harus kamu berikan untuk ku. Ingat aku yang sudah melayani urusan ranjang mu dan disini juga ada anak mu sayang " Seru karin sambil mengusap perut nya yang sudah terlihat buncit.


Andra melihat ke arah perut karin , dia tertegun saat melihat nya. Perut karin memang sudah mulai terlihat membuncit, saat ini usia kandungan karin sudah 4 bulan jadi wajar kalau sudah membuncit. Ada desiran aneh dalam hati andra saat melihat perut karin yang membuncit.


" Sudah aku kirim di rekening mu " Ucap andra lalu meletakkan ponsel nya.


" Terimakasih sayang, kalau begitu aku pergi dulu ya. Aku mau shopping beli baju yang agak longgaran karena perut ku semakin membuncit. daaaa.... " Seru karin dengan senyum sumringah.


Andra memandang kepergian karin sampai karin benar - benar tidak terlihat.


********


Karin menuju salah satu mall yang ada di kota itu dengan senyum berbinar. Karena dia baru saja menerima uang dari andra, uang sebanyaj 35 juta dari andra di tambah uang gaji dari perusahaan yang dia terima. Padahal pekerjaan karin di perusahaan tidaklah sulit tapi gaji yang dia terima cukup besar. Karin juga sudah mendapatkan rumah dan mobil dari andra.


Bruukkk...


Karin di tabrak oleh seseorang sampai dia terhuyung, beruntung dia tidak sampai terjatuh .


" Haii... kalau jalan itu pakai mata !! Jangan asal tabrak saja !" Bentak karin kepada seorang wanita yang menabrak nya.


" Jangan bentak - bentak begitu dong ! Kamu juga kenapa jalan di tengah - tengah jadi jangan salahkan aku jika aku menabrak mu " Seru seorang wanita yang ternyata dia adalah laura.


" Enak saja kamu menyalahkan ku, sudah jelas - jelas kamu yang salah. Kamu yang menabrak ku duluan, aku kan memang dari tadi disini. Lagi pula ini bukan jalanan, ini itu di dalam toko barang branded, wajar dong aku kan lagi pilih - pilih barang yang mau aku beli " Seru karin terdengar sombong.


Laura mendengus kesal melihat tingkah sombong dan angkuh nya karin. Pada dasar nya dua wanita ini memang sama - sama sombong.


" Sombong " Seru laura singkat.

__ADS_1


" Apa kamu bilang ? sombong ? heello... aku sombong karena aku cantik dan kaya, lah kamu... lihat saja wajah mu saja kucel pasti dari kampung. Iya kan ?" Seru karin mencibir laura.


" Enak saja kamu bilang aku kucel, tidak lihat apa wajah ku mulus glowing dan kulit ku putih. Buta apa bagaimana itu mata kamu " Jawab laura tidak terima dengan hinaan yang di lontarkan karin.


Perdebatan mereka menjadi tontonan para pengunjung toko. Penanggung jawab toko pun menghentikan keributan yang terjadi antara laura dan karin.


" Jika nona mau ribut silahkan keluar dari toko ini, perbuatan kalian ini sudah mengganggu para pelanggan kami. Jangan sampai saya menuntut kalian berdua karena kalian sudah membuat keributan di toko ini " Ucap penanggung jawab toko dengan tegas.


" Tenang saja pak jika ada yang rusak aku akan ganti rugi, calon suami ku itu orang kaya " Seru laura dengan sombong.


" Cihhh... sombong sekali kamu. " Seru karin sinis.


" Sudah ,, sudah sekarang kalian berdua pergi dari toko ini. Kalau kalian masih saja ribut akan saya panggilkan satpam untuk menyeret kalian berdua keluar dari gedung mall ini !!" Bentak penanggung jawab toko.


Laura dan karin langsung terdiam, mereka pun pergi meninggalkan toko dan keluar dari gedung mall. Acara shopping mereka gagal total.


" Ini semua gara - gara kamu !" Bentak laura kesal.


" Heeii... kalau kamu tidak menabrak ku semua ini tidak akan terjadi. Makanya lain kali kalau jalan itu mata nya lihat ke jalan jangan lihat ke ponsel terus " Ucap karin dengan kesal.


" Suka-suka aku dong, mata ya mata ku dan ponsel ya ponsel ku kenapa kamu yang repot. " Seru laura tidak terima dengan ucapan karin.


Kini perdebatan mereka pindah di area parkir, tidak banyak orang di parkiran karena pengunjung banyak yang berada di dalam mall. Karin kesal dan langsung menampar laura.


Plaakkk


" Kurangajar !! " Bentak laura.


Laura pun mengangkat tangan nya dan hendak menampar karin namun dengan cekatan karin menangkis tangan laura, kini gantian karin yang mencengkram tangan laura dengan kuat.


" Berani kamu menampar ku , aku pastikan kamu akan menyesal !" Seru karin menatap tajam ke arah laura.


" Lepaskan !! Sakit... bodoh !!" Teriak laura.


Karin pun menghempaskan tangan laura dengan kasar, karin menatap sinis ke arah laura yang meringis kesakitan.


" Biarpun aku saat ini sedang hamil, aku bisa saja mematahkan tangan mu. Tapi aku masih kasihan kepada mu, kalau tangan mu patah pasti tidak ada lelaki yang mau dengan mu. Haaaaaaaa" Tawa karin pecah begitu saja.


* Kurangajar !! Sebenar nya siapa wanita ini ? lihat saja aku bakal membalas mu. Enak saja dia menghina dan menyakiti ku seperti ini * Gumam laura dengan kesal.


********

__ADS_1


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE , SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK. AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT 💪💪💪 UNTUK MENULIS 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤❤


__ADS_2