Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Menyelamatkan arumi


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Brian dan anak buah nya sudah mengepung rumah andra, beruntung jarak rumah dari tetangga tidaklah dekat. Paling dekat sekitar 300 meter,jadi jika ada keributan tidak mengganggu para tetangga yang lainnya.


Brakk..


Braakk..


Tomi dan salah satu anak buahnya menendang pintu utama yang kokoh. Dengan dua kali tendangan akhirnya pintu itu hancur juga. Tomi dan anak buah nya langsung masuk, sedang kan brian menyelinap lewat pintu yang lainnya agar kedatangan nya tidak di ketahui oleh andra.


Mendengar ada suara keributan andra dan anak buah nya langsung menuju sumber suara. Ternyata tomi dan anak buah nya lah yang sudah menimbulkan kegaduhan, pintu utama hancur berantakan.


" Wah ternyata ada tamu tak di undang. Sopan sekali kalian datang dan menghancurkan pintu rumah ku. Apa kalian tidak di ajarkan sopan santun. " Seru andra dengan senyum liciknya.


" Jangan bicara soal sopan santun jika kamu tidak punya sopan santun. Sekarang cepat lepaskan arumi, jangan sampai aku dan anak buah ku menghacurkan rumah mu ini !!" Bentak tomi dengan lantang.


" Sabar bro... sabar tidak perlu mbentak ku seperti itu. Lagi pula arumi siapa yang kamu cari ? Disini tidak ada yang bernama arumi, apa kamu bisa melihat arumi di sekitar sini ?" Seru andra lagi.


Tomi memang sengaja mengulur waktu agar brian lebih mudah masuk dan mencari keberadaan arumi.


" Jangan pura - pura bodoh andra !! Aku tahu kamu bekerja sama dengan laura untuk menculik arumi. Hanya lelaki pengecut yang berani nya menculik seorang perempuan" Seru tomi sengaja membuat andra marah, jika andra sudah marah pasti emosi nya tidak terkontrol lagi sehingga kewaspadaan andra pun mulai melemah.


" B@n9s@t kamu !! Berani nya kamu menghina dan merendahkan ku. !! Mana boss kalian, kenapa dia tidak ikut menyelamatkan istri nya ? " Seru andra denga senyum mengejek.


" Itu bukan urusan mu pengecut, sekarang cepat serahkan arumi. Jangan main - main dengan ku andra,kapan pun aku bisa menghabisi mu !!" Teriak tomi lantang.


Haaahaaa .


Haaaahaaaa


Bukan nya takut justru andra tertawa dengan lantang sampai suara nya menggema di seluruh ruangan. Laura saja yang mendengar suara tawa andra jadi merinding, seakan bukan andra yang dia kenal.


Tatapan mata andra nyalang ke arah tomi dan anak buah nya yang tidak terlalu banyak itu. Andra mengira hanya segitu anak buah yang dibawa andra. Padahal tanpa dia ketahui ratusan anak buah brian sudah siap siaga. Mama asti juga mengerahkan anak buah nya untuk menyelamatkan menantu tersayang nya.


Bahkan mama asti sudah memberitahu penduduk setempat jika akan ada keributan di desa mereka tinggal. Walaupun mama asti tidak ikut turun tangan tapi otak dan pemikiran nya langsung turun tangan.


" Boss.. mereka sepertinya tahu dari karin. Karin dari tadi pagi tidak ada di rumah, dan anak buah yang mengintai nya kehilangan jejak nya." Bisik salah satu anak buah andra.


* Kurangajar !! Karin memang mau cari mati * Gumam andra dengan kesal.


Tapi rasa kesal nya itu sudah terlambat, karena musuh sudah ada di depan mata.


" Kalian hajar para cecunguk ini " Seru andra lantang.


Perkelahian antara anak buah andra dan anak buah tomi sudah bisa di hindari lagi. Adu jotos , tendangan kini sudah menghantam badan mereka masing - masing. Sedangkan andra dan tomi sementara hanya melihat keadaan itu saja. Di luar rumah anak buah andra juga menghadapi serangan yang bertubi - tubi.


Sementara itu brian sedang mengendap masuk dari pintu yang lain. Dia menyusuri setiap ruangan tapi hasil nya nihil. Dia belum menemukan istri nya, semua ruangan sudah dia periksa, namun ada satu ruangan yang memang belum dia periksa. Ruangan itu jauh ada di ujung lorong, dan seperti nya ruangan itu pintu nya terbuat dari besi. Sebelum nya andra memang sudah memindahkan arumi ke ruangan yan berbeda.


" Sialan !! Pasti ini tempat penyekapan arumi. Aku harus cari cara agar pintu ini bisa terbuka. Tapi pintu ini cukup kuat dan harus di buka memakai pasword. " Gerutu brian kesal .


Saat brian sedang mencoba membuka pintu, tiba - tiba datang 3 orang pria berbadan besar dan berambut gondrong.


" Hai... apa yang kamu lakukan di situ !!" Seru si A dengan lantang.


" Mau cari mati kamu !!" Tambah si B.


" Dasar banci !! Berani menyekap wanita jika kalian bukan banci sini hadapi aku, akan aku patahkan tulang - tulang kalian !" Seru brian tanpa gentar memaki ke tiga anak buah andra.


Hahaaa haaa..


Ketiga anak buah andra tertawa dengan lantang, mereka belum tahu siapa yang saat ini ada di hadapan nya. Jika mereka tahu jika itu Brian Alexander apa mereka masih bisa tertawa lantang seperti itu.

__ADS_1


" Dasar manusia bodoh !! Kamu berani melawan kami bertiga ??" Seru si C dengan senyum nengejek.


" Cihhh.... jangan kan bertiga, sepuluh orang pun aku mampu melumpuhkan manusi - manusia pengecut seperti mu " Seru brian tetap tidak gentar.


" Banyak bicara juga kamu, ayo kitq hajar lelaki bodoh ini. " Seri si A


Bughh.. bugh..


Bughh.. bugh..


Pukulan demi pukulan dari ke tiga anal buah andra berhasil di tangkis oleh brian.


Bughh..


Satu pukulan brian berhasil memdarat di wajah si A , hidung si A langsung mengeluarkan darah dan sepertinya tulang hidung nya patah.


" Sialan kamu berani melukai teman ku , rasakan ini " Seru si C dengan mengeluarkan belatinya.


Brian menangkis dan berhasil mengambil alih belati itu dari tangan si C dan...


Srekk..


Srekkk


Belati itu pun berhasil melukai leher si C dan si B leher mereka terlihat menganga dan mengeluarkan darah segar. Darah segara mengalir bak air hujan.


" Mampus kalian, aku harus segera mencari cara untuk membuka pintu ini. Sebentar lagi anak buah andra pasti akan ada yang kesini lagi " Seru brian.


Benar saja saat brian sedang mengotak - atik kata sandi beberapa anak buah andra kembali datang dan menghajar brian, brian tidak gentar dia tetap melawan anak buah andra yang jumlah nya puluhan orang itu. Saat brian sudah kelelahan datang anak buah nya membantu .


" Biar kami yang menghadapi nya Tuan. Tuan cepat selamat kan Nona" Seru seno dengan sigap.


Brian kembali mencoba membuka pintu ruang penyekapan arumi. Dengan kemampuan yang dia miliki akhir nya pintu itu pun terbuka dan terlihat dengan jelas arumi yang berbaring terlentang di atas kasur. Tangan dan kaki nya terikat dengan tali dan mulut nya yang di tutup. Pakaian yang di kenakan arumi tidak layak di pandang oleh orang lain, karena arumi hanya mengenakan lingeri yang transparan.


" Sayang " Lirih brian mendekati arumi.


Brian segera membuka lakban yang membekap mulut arumi.


" Hubby... tolong aku hubby, aku takut hubby dia mau melecehkan ku. Tolong hubby " Seru arumi tersedu - sedu dia menangis ketakutan.


Dia benar - benar ketakutan karena andra tadi sudah mau melecehkan nya, beruntung ada keributan sehingga andra menunda nya.


" Sayang " Lirih brian lalu memeluk arumi dengan erat dia sangat takut kehilangan arumi.


" Hubby lepaskan ikatan ku " Ucap arumi.


Brian dengan cepat melepaskan pelukan nya dan beralih melepas ikatan tali pada tangan dan kaki arumi.


Setelah terlepas arumi memeluk erat brian, dan tangis nya pun semakin pecah.


" Hubby aku takut... dia hampir melecehkan ku. Aku takut... aku seakan seperti wanita murahan memakai pakain seperti ini. Tolong bawa aku pergi dari sini hubby " Seru arumi lagi.


" Tenang sayang sudah ada aku disini, sekarang kamu jangan takut lagi. " Ucap brian dengan tenang.


" Jika tadi kamu tidak datang entah apa yang akan terjadi, mungkin saat ini tubuh ku sudah kotor karena ulah bajingan itu " Seru arumi dengan suara bergetar.


" Sekarang kita keluar dari sini " Seru brian.


Sebelum nya brian mencari sesuatu untuk di kenakan arumi, dia membongkar isi lemari dan mendapatkan pakaian wanita yang seperti daster, brian langsung memakaikan nya kepada arumi.


" Pakai ini ya sayang,mau aku kasih baju ku.. Baju ku juga terlalu pendek untuk kamu pakai. Kalau tahu begini tadi aku pakai kemeja panjang bukan kaos pendek seperti ini " Seru brian menyesal.


" Ini sudah lebih baik hubby " Jawab arumi.


Saat arumi dan brian hendak keluar dari tempat itu tiba - tiba dia di kejutkan dengan kedatangan laura.


Prok Prok Prokk

__ADS_1


Laura datang dan bertepuk tangan cukup kuat, sehingga arumi dan brian langsung mengalihkan pandangan nya ke arah laura.


" Waahh... benar - benar pasangan yang romantis , aku sangat kagum dengan ke romantisan kalian " Seru laura dengan senyum menatap sinis penampilan arumi.


" Setelah masalah ini selesai aku akan buat perhitungan dengan mu Laura " Ucap brian penuh penekanan.


" Silahkan aku tunggu. Ohh... iya apa kamu tidak jijik dengan istri mu. Dia sudah tidur dan m3nd3s@h bersama - sama andra selama semalaman. Aku yang mendengar nya saja sampai sakit telinga ku . " Ucap laura berbohong dan sengaja membuat brian marah.


Brian langsung menatap intens arumi, mencari jawaban dari arumi.


" Bohong... !! Dia bohong hubby. Dia hanya ingin membuat kita berantem saja. " Ucap arumi membela diri nya.


" Jangan pura - pura arumi aku tahu kamu semalam sangat menikmati sentuhan - sentuhan andra. Apa lingeri yang kamu tutupi dengan baju besar itu tidak bisa menjadi bukti?" Seru laura lagi.


" Mulut mu memang perlu aku tampar lagi Laura !! Kamu kirq dengan kebohongan mu itu bisa membuat hubungan ku dan suami ku berantakan ? Kamu salah besar laura , suami ku bisa membedakan mana yang bohong dan mana yang jujur. Apa belum cukup tamparan dan pukulan yang tadi aku layangkan di wajah mu, lihat saja bekas cakaran di leher mu saja masih membekas dan bibir mu pun masih terlihat luka memar nya. " Ucap arumi yang kini sudah maju dan tepat ada di hadapan laura.


Plakkk


Laura meringis kesakitan saat arumi kembali mendaratkan tamparan keras du wajah nya yang masih memar akibat tampatan arumi tadi pagi.


" Ini belum seberapa laura, ingat mulai hari ini tidak ada lagi hubungan adik kakak antara kita. Kamu urus hidup mu dan aku tidak akan perduli walaupun kamu akan hidup di jalanan. Mulut busuk mu itu suatu saat akan membusuk dan menyiksa mu !!" Ucap arumi berteriak lantang dengan tatapan tajam menusuk.


" Hubby ... !!" Seru arumi lantang.


Brian langsung memandang ke arah arumi, sorot mata arumi bisa brian ketahui jika arumi saat ini benar - benar sedang marah dan emosi.


" Apa kamu percaya dengan apa yang di katakan wanita ini ?" Tanya arumi dengan sorot mata yang tajam.


" Tidak !! Aku tidak percaya dengan mulut wanita busuk ini. Ayo kita tinggalkan dia " Seru brian membimbing arumi keluar dari ruangan itu.


Sedangkan di luar sana anak buah andra banyak yang sudah tumbang, anak buah brian hanya mengalami luka - luka kecil. Arumi sangat terkejut saat rumah itu sudah menjadi medan perang, baru kali ini dia melihat perang yang sesungguh nya. Tiga kali dia di culik anak buah brian tidak sampai sebanyak ini yang turun tangan.


" Ternyata kamu bisa menyelamatkan dia juga " Ucap andra sinis.


" Tomi bawa arumi ke mobil !! Aku akan menghabisi lelaki pecundang ini !!" Seru brian dengan amarah yang menggebu.


" Hubby... aku takut ! Aku mau hanya bersama mu !!" Seru arumi mencengkram lengan brian dengan kuat. Dia benar - benar takut melihat andra yang menatap nya dengan mata seperti orang kelaparan.


" Baik lah sayang,biar tomi yang menyesaikan semua nya . Tom , kamu urus bajingan ini. Jangan sampai mati kamu bawa dia ke markas, biar nanti aku beri dia perhitungan di sana. Seno kamu amankan wanita yang ada di dalam sana jangan sampai dia melarikan diri. " Ucap brian.


Tomi dan seno mengangguk patuh, seno menyerah kan andra yang sudah tidak berdaya kepada tomi. Tomi dengan cepat menarik andra dan membawa andra keluar, tangan andra sudah terikat dengan erat .


Brian dan juga arumi keluar meninggalka rumah yang sudah berantakan itu.


" Tom,suruh yang lain nya membereskan kekacauan ini.Bagaimanapun ini desa orang kita harus membereskan tanpa ada yang mencurigakan " Seru brian memberi perintah.


" Kamu tenang saja, semua sudah Lady As atur. Para penduduk sudah tahu jika di rumah ini ada pertempuran sengit. Sebagian penduduk yang dekat rumah ini sudah di amankan ke tempat yang lebih jauh agar mereka tidak mendengar pertemuran ini. Mama juga sudah menutup mulut mereka dengan uang yang lumayan " Ucap tomi menjelaskan.


" Mama memang bisa di andalkan !" Seru brian tersenyum senang.


Dari dalam rumah seno berlari keluar dengan nafas tersengal - sengal.


" Wanita itu tidak ada di tempat tuan, seperti nya dia melarikan diri.." Seru seno .


" Kurangajar !! " Seru brian marah.


" Hubby biarkan saja dia melarikan diri, suatu hari nanti aku yang akan menghajar nya. Kita lihat saja sebentar lagi pasti dia akan bikin ulah lagi. Dan saat itu akah yang akan membuat perhitungan !" Seru arumi sambil mengepalkan tangan nya.


Tomi dan brian hanya saling pandang lalu tersenyum, jiwa mama asti sudah turun dalam tubuh arumi. Tinggal di asah lagi arumi akan menjadi wanita yang tangguh yang bakal di takuti oleh kalangan dunia bawah.


* Pengganti lady As sudah terlahir * Gumam tomi dalam hatinya.


Akhirnya tomi, brian dan arumi pulang ke kota dengan mengendarai helly. Seno tadi sudah meminta salah satu anak buah nya yang stanby di markas untuk mengirim dua helly. Sedangkan anak buah yang lain nya pulang mengendarai mobil tapi sebelum nya mereka membereskan kekacauan di rumah itu terlebih dahulu.


*******


JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2