Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Live dua jam


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


Liburan telah usai, Brian dan rombongan sudah kembali ke kota dan di sibukkan dengan segala aktifitas yang padat. Apalagi tomi, dia di buat sakit kepala dengan pekerjaan nya yang menumpuk di meja kerja nya.


" Kalau tahu bakal seperti ini aku pilih tidak ikut liburan kemarin. Tapi kalau tidak ikut liburan aku tidak bertemu dengan calon mertuku " Ucap tomi menggerutu sambil menyelesaikan pekerjaan nya.


" Siapa yang punya Perusahaan siapa yang pusing " Gerutu tomi terus menerus.


Karena berkas - berkas yang menumpuk di meja kerja tomi sebenarnya sebagian berkas yang harus di periksa brian . Tapi brian menyerahkan nya kepada tomi.


Ehheeemm.. Ehheeenmm


Tiba - tiba brian masuk dan tanpa permisi. Deheman brian mengagetkan tomi yang memang sedang bekerja sambil menggerutu.


" Jadi tidak ikhlas mengerjakan pekerjaan ini ?" Tanya brian yang berdiri tepat di hadapan tomi sambil bersedekap.


" Iya gak ikhlas. Aku capek, baru kemarin sore kita sampai dan pagi ini sudah harus bekerja dengan pekerjaan yang menumpuk seperti ini. Kamu kira aku ini robot yang tidak punya rasa capek " Gerutu tomi dengan kesal.


" Apa kamu sudah punya banyak modal untuk menikahi mita ?" Tanya brian yang kini sudah beralih duduk di sofa sambil mengangkat kaki kanannya di atas kaki kiri.


" Belum. Sudah san keluar saja kamu. Aku masih banyak pekerjaan. Tidak selesai kamu juga yang marah - marah " Gerutu tomi.


Terkadang tomi memang bisa bicara ketus dan melawan brian jika di sedang kesal dengan brian. Bagaimana tidak kesal pekerjaan tomi sendiri banyak, di tambah pekerjaan yang seharus nya di selesaikan oleh brian. Tanpa bantuan tomi brian tidak mungkin bisa memajukan perusahaan , apalagi brian juga sibuk dengan dunia mafianya.


" Huufff... Begitu saja sudah ngambek. Sini pekerjaan ku yang tadi, biar aku periksa sendiri " Ucap brian lalu mengambil berkas - berkas yang ada di atas meja kerja tomi dan segera membawanya keluar.


Tomi terpana dengan sikap brian, biasanya dia tidak mau tahu, jika sudah menyuruh tomi harus tomi juga yang menyelesaikan nya. Tapi hari ini brian berubah dengan mengambil pekerjaan yang sudah di serahkannya kepada tomi.


" Habis makan apa anak itu ? Tumben dia normal " Seru tomi sambil memandang pintu ruang kerja nya yang baru saja di tutup oleh brian.


" Terserah dia tadi makan apa. Yang penting pekerjaan ku sudah berkurang " Seru tomi melanjutkan pekerjaan nya.


Brian sudah di ruangan pribadinya, dia juga fokus dengan pekerjaan nya. Sampai ada seseorang masuk dia tidak menyadarinya.

__ADS_1


" Fokus amat sih hubby " Seru arumi yang datang kekantor membawakan makan siang untuk suaminya.


" Sayang. Kok datang tidak bilang - bilang ? Bahkan aku tidak tahu saat kamu masuk. " Ucap brian sambil berjalan menghampiri arumi.


" Kejutan hubby. Aku hanya ingin makan siang dengan mu, kebetulan marvel tadi sudah tidur dan aku minta mbak menjaga nya. Jadi aku datang ke kantor untuk makan siang dengan suamiku. " Seru arumi.


" Ya sudah sini kita makan siang sama - sama. " Ucap brian mengajak arumi duduk di sofa.


Arumi mengikuti suami nya duduk di sofa. Dengan telaten arumi membuka kotak makanan yang dia bawa, brian memperhatikan istrinya yang begitu cekatan mengambilkan makanan untuk nya.


" Tunggu sayang, aku belum mau makan. " Ucap brian menghentikan aktifitas arumi.


" Ini sudah jam makan siang hubby. " Ucap arumi sambil memandang heran kearah suaminya.


" Aku memang mau makan tapi bukan makan nasi. " Seru brian.


" Terus mau makan apa ?" Tanya arumi.


" Sini ikut aku. " Ucap brian menggandeng tangan arumi masuk ke kamar pribadinya yang ada di ruang kerja.


Didalam kamar brian langsung mengangkat arumi dan merebahkan nya di kasur. Sampai sini arumi baru paham jika suami nya akan memakan nya. Arumi tidak menolak nya, karena ini sudah menjadi kewajiban nya melayani sang suami.


" Lakukanlah hubby, aku istri mu jadi aku tidak mungkin menolak nya " Ucap arumi memberi lampu hijau brian.


Tanpa menunggu lama brian melepas semua pakaian yang melekat di tubuh istrinya , sampai keadaan benar - benar polos. Brian pun melepas pakaian nya dan melempar kesembarang arah. Brian mulai mencumbu arumi dari atas sampai bawah sampai arumi hanya bisa mengeluarkan suara - suara yang membuat brian semakin bergairah.


" Ssstttt... Hubby " Seru arumi sudah tidak tahan lagi dengan cumbuan yang di berikan oleh brian.


" Cepat lakukan sekarang hubby, aku sudah tidak tahan lagi. " Arumi kembali meracau .


Brian seakan tidak mendengar racauan arumi dia terus mencumbu bagian sensitif arumi dengan sangat lihat. Brian memang sangat senang mencumbu bagian sensitif arumi.


Tubuh arumi menegang hebat , di sudah tidak tahan lagi hingga sampailah kepuncak nya. Tangan arumi meremas kepala brian dan menekan nya ke area sensitif nya dengan cukup lama.


" Aahhh... Huuuuu " Suara arumi memenuhi kamar brian.


" Bagaimana sayang ? Aku belum apa - apa loh, kita lanjut ya ?" Tanya brian dengan senyum menggoda istrinya.


" Iya hubby kita lanjut saja tadi juga baru pemanasan. Sekarang kita mulai pertempuran yang sesungguhnya hubby. " Ucap Arumi dengan senyum manis nya.

__ADS_1


Brian semakin tertantang karena ucapan arumi barusan. Tanpa menunggu lama brian pun mulai melancarkan aksinya kembali.


" Ahhh... Sayang apa kamu menyukai nya ?" Tanya brian sambil terus bergerak.


" Emmm... Iya hubby aku menyukainya. Setiap permainan yang kamu berikan aku sangat menyukainya. Tapi saat kamu mencumbu milikku tadi, aku merasa panas dingin hubby" Ucap arumi berkata dengan sangat jujur sehingga brian tersenyum senang sudah bisa membuat istrinya melayang - layang.


Arumi dan brian tidak berhenti bermain sampai mereka benar - benar puas. Selama dua jam mereka bermain dan akhirnya keduanya tumbang. Arumi kelelahan sampai dia tertidur tanpa berbusana. Brian turun dari ranjang dan masuk kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Selesai mandi dan berpakaian rapi, brian keluar kamar dan membiarkan arumi tidur. Betapa kagetnya brian saat keluar dari kamar sudah ada tomi yang duduk di sofa sambil memakan makanan yang dibawa arumi.


" Sejak kapan kamu ada di ruangan ku ?" Tanya brian.


" Sejak suara kalian menggema " Jawab tomi singkat sambil terus mengunyah makanan nya.


" Hai ! Siapa yang menyuruh mu makan , makanan itu ? Enak saja ini makanan di bawa istriku untuk ku. Kenapa justru kamu yang makan?" Kesal brian lalu duduk di samping tomi dan mulai mengambil makanan nya.


" Kalau tahu kalian masih tempur di dalam sana, aku tidak akan datang kesini. Lebih baik aku makan di luar saja. Tapi karena sang nyonya arumi sendiri yang memintaku ke ruangan mu untuk makan siang bersama - sama ya sudah akhirnya tadi aku kesini. Tapi sial aku datang disaat tidak tepat. " Ucap tomi sambil melirik brian yang fokus dengan makanan nya.


Brian fokus saja dengan makanan nya tanpa memperdulikan ocehan tomi. Tomi urusan nanti yang penting perut brian kenyang dulu, maklum habis olahraga dua jam full nonstop tanpa jeda iklan.


" Makan yang banyak, pssti tadi tenagamu terkuras habis. Bagaimana dua jam aku disini kamu baru keluar. " Ucap tomi sambil menggelengkan kepalanya.


" Brisik !! Aku lagi makan kamu bisa diam dulu tidak ? Aku ini kakak mu sekaligus boss mu. Dasar adik durhaka " Gerutu brian.


Tomi hanya tertawa mendengar ocehan brian, bisa - bisa nya brian makan sambil marah - marah.


" Baiklah kak brian ku sayang, adik mu ini akan kembali lagi bekerja karena jam makan siang sudah habis dari tadi. Soalnya tadi terlalu fokus sama live olahraga jadi seru dengerin live nya dulu. Sekarang aku mau bekerja lagi , karena boss ku itu galak banget kak. Kalau aku tidak bekerja dengan baik katanya mau dipecat. Padahal aku sedang mengumpulkan modal untuk menikahi sang pujaan hati ku. Huuuff... Dasar boss ku itu memang pelit dan galak." Ucap tomi tepat di samping brian.


Tomi sambil senyum - senyum, setelah selesai bicara tomi langsung bngkit dan lari.


" Tomiiii...... !! Awas kamu akan aku pecaaaatttt !!!! " Teriak brian.


********


RATE BINTANG 5 NYA DULU YUK KAK 🙏❤️


JANGAN LUPA, LIKE KOMENTAR VOTE FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA 🙏❤️❤️


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2