Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Laura bertemu arumi


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Pak indra pun langsung meminta maaf dan bersimpuh di kaki brian. Dia benar - benar menyesali perbuatan nya karena selama ini sudah berbuat tidak adil dengan arumi.


" Maaf kan saya Tuan brian " Seru pak indra.


Brian langsung menatap arumi dan banyak pertanyaan yang ingin brian tanyakan kepada arumi. Arumi terlihat takut - takut memandang ke arah brian.


" Apa saja yang sudah dia lakukan kepada mu ? Jawab !!" Seru brian .


" Pak.. pak indra sudah mencabut beasiswa ku karena aku tidak mau mengikuti permintaan nya. " Jawab arumi berusaha jujur.


" Apa yang dia minta ?" Tanya brian.


Arumi diam sesaat, dia ragu untuk berterus terang di depan para dosen dan teman - teman kampus nya.


" Jawab " Seru brian lagi.


" Dia meminta ku untuk tidur dengan nya, bahkan tadi juga dia meminta ku untuk tidur dengan nya agar aku tidak di DO dari kampus " Jawab jujur arumi.


Bugh


Bugh.


Tanpa ampun brian menghajar pak indra, tendangan dan pukulan tangan mendarat di wajah dan perut nya. Tidak ada satu orang pun yang berani menghentikan brian. Bahkan sisil hanya bisa melihat ayah nya di hajar secara brutal oleh brian.


" Bri, hentikan. Ini di kampus jangan kamu tunjukan kebrutalan mu kepada para mahasiswa disini. Ini akan mempengaruhi kemajuan kampus mu " Bisik tomi yang baru saja datang.


Tomi datang karena pak saka lah yang menghubungi nya, dia memberitahu jika brian sedang mengamuk di kampus.


" Aku akan menghabisi orang yang sudah berani dengan istri ku. Kalian semua dengarkan kata-kata ku, Arumi Jovanka adalah istri ku. Istri dari Brian Alexander, Arumi Nona muda dari keluarga Akexander. Dia istri sah ku !!" Seru brian dengan suara menggelegar.


Arumi merasa terharu karena pengakuan dari brian, apalagi dia mengakui nya di depan umum. Semua mahasiswa dan para dosen dan petinggi kampus akhirnya tahu siapa arumi yang sebenar nya.


Di balik kebahagiaan nya itu ada kesedihan yang tersimpan dalam hati arumi. Kesedihan jika semua nya akan berakhir di saat dia sudah melahirkan.


" Tomi , pastikan orang ini hancur dan buang dia jauh - jauh dari kota ini. " Seru brian lalu menghampiri arumi dan memeluk arumi.


" Kamu tidak apa ?" Tanya brian.


" Aku.. aku tidak apa - apa " Jawab arumi.

__ADS_1


Pak Indra bangkit dan langsung bersujud di bawah kaki arumi untuk meminta maaf.


" Maa.. maafkan saya Nona arumi. Saya minta maa..maaf " Ucap pak indra tersengal - sengal.


Arumi tidak bisa berbuat apa - apa karena dia sendiri takut kepada brian. Pak indra terus bersimpuh di kaki arumi agar arumi mau memaafkan nya.


" Arumi tolong maafkan papa ku. Kasihanilah dia, kalau papa ku di pecat dari kampus ini terus kelangsungan hidup ku bagaimana ? Mama ku sudah pergi dan aku tidak tahu dia ada dimana. Tolong maafkan papa ku " Ucap sisil memohon kepada arumi.


" Tomi , urus semua kekacauan ini. Jangan kasih ampun untuk bajingan itu. Ayok kita pergi dari sini ." Seru brian sambil memeluk pinggang arumi dari samping.


Arumi mengangguk dan mengikuti langkah kaki brian. Karena saat ini meninggalkan kampus adalah jalan satu - satu nya agar tidak terjadi keributan yang lebih lama lagi.


" Arumi... Arumi.. !! Jangan sombong kamu !! Jangan mentang - mentang kamu istri dari tuan brian kamu bisa berlaku seenak nya, ayah ku sudah meminta maaf kepada mu. Tapi kamu tidak memaafkan nya , suatu saat nanti kamu pasti akan menyesal " Seru sisil beteriak.


*******


" Kita makan siang dulu, setelah itu kamu ikut aku ke kantor " Ucap brian.


Arumi hanya mengangguk singkat.


" Kamu mau makan apa ?" Tanya brian sambil mengendarai mobil nya.


Sebenar nya beberapa hari ini arumi sangat menginginkan makan spagetti dan lemon tea yang di jual di salah satu cafe.


" Aku mau spagetti yang di jual di cafe XX " Jawab arumi.


" Ok " Jawab singkat brian.


* Ternyata dia benar mengajak ku ke cafe XX ini, kenapa dia sekarang berubah jauh lebih baik dan lembut. Ah aku tidak boleh terlalu senang, dia begini karena hanya demi anak yang ada dalam kandungan ku saja * Gumam arumi dalam hati nya.


" Kamu memikirkan apa ? apa karena aku terlalu tampan jadi kamu tidak percaya diri makan siang dengan ku ?" Tanya brian dengan angkuh nya.


* Nah kan baru juga di bilang lembut, sekarang sudah lebay juga. * Gumam arumi lagi.


" Tidak " Jawab arumi lalu membuka pintu mobil dan keluar mobil.


Arumi langsung masuk ke dalam cafe mendahului brian, arumi langsung mencari tempat duduk yang masih kosong. Akhirnya mata arumi tertuju ke kursi kosong yang menghadap ke luar dan berdekatan dengan jendela.


" Kenapa duduk disini ? Aku sudah memesan ruangan VIP " Seru brian.


" Anda saja yang disana, dan aku yang disini. Aku lebih suka dengan suasana seperti ini. Karena aku memang bukan orang kaya, jadi aku harus tahu batasan ku. " Ucap arumi sambil memandang ke arah luar jendela.


Tidak ada pilihan lain bagi brian selain mengikuti apa kemauan arumi.


" Kamu pesan saja apa yang kamu mau " Seru brian mrmberikan buku menu.


" Aku mau spagetti dua dan lemon tea dua. " Seru arumi tanpa melihat daftar menu yang di berikan brian.

__ADS_1


* Kenapa dia seperti ini ? apa orang hamil memang sering berubah - rubah begini mood nya * Gumam brian heran dengan sikap arumi.


Akhirnya brian pun memesan menu yang sama untuk diri nya. Setelah menunggu sekitar dua puluh menit pesanan arumi dan brian sudah tethidang di atas meja.


Dari meja lain ada seseorang yang terus memperhatikam arumi dan brian. Orang itu adalah laura, laura juga sedang makan siang dengan Ziko sang kekasih.


* Bukan nya itu tuan tampan kenapa dia bisa dengan arumi ? Apa arumi juga salah satu wanita yang menjadi pemuas ranjang nya. Aku tidak menyangka ternyata arumi juga memilih bekerja seperti ini demi bertahan hidup di kota. Sok bergaya kuliah kedokteran, kuliah sambil m3l@cur * Gumam laura terus menatap ke arah meja arumi dan brian.


" Sayang kamu kenapa ?" Tanya ziko yang heran karena tiba - tiba laura seperti tidak berselera makan.


" Oh tidak apa - apa. Aku hanya ingin ke toilet sebentar ya " Ucap laura berbohong, dia memang benar ingin ke toliet setelaj melihat arumi juga hendak ke toilet.


" Iya jangan lama - lama , nanti makanan mu dingin " Jawab ziko.


Laura buru - buru langsung menuju toilet dan mencari keberadaan arumi. Saat mengetahui toilet mana yang di gunakan arumi, laura pun menunggu arumi di depan pintu toilet.


" Kak laura !!" Seru arumi saat membuka pintu dan langsung melihat wajah laura.


Prok Prok Prok


Laura langsung bertepuk tangan menyambut sang adik, sedangkan arumi tidak tahu apa maksud kakak nya bertepuk tangan seperti itu.


" Ternyata kamu tidak sepolos yang aku lihat. Di balik kepolosan mu ini tersimpan ide dan trik yang berbahaya, oh iya sudah berapa lamu kamu bekerja sebagai p3l@cur adik ku sayang " Seru laura sambil menganggkat dagu arumi.


" Maksud kakak apa ? Siapa yang p3l@cur ? Aku tidak mengerti arah pembicaraan kakak " Ucap arumi.


Haha haha haaa


Laura tertawa lebar, dia menertawakan kebohongan arumi.


" Jangan pura - pura tidak tahu arah pembicaraan ku arumi. Aku tahu kamu datang ke cafe ini dengan tuan brian, kamu tahu siapa tuan brian ? Dia adalah pemain sejati yang hoby nya bermain dengan para wanita j@l@n9. Kamu pasti salah saru j@l@n9 nya " Ucap laura tersenyum sinis.


Plakkk


Arumi reflek memukul wajah kakak nya.


" Maaf.. maaf kak. Tangan ku tidak sengaja, dan aku tidak seburuk yang kak laura fikirkan. Aku memang datang ke sini dengan tuan brian, tapi aku bukan j@l@n9 nya. Tuan brian itu su...." Ucapan arumi terjeda karena laura sudah menyela nya.


" Sudah berapa pria yang menyentuh adik ku ini " Ucap laura terus mengira arumi wanita murahan.


"Terserah kakak saja menganggap aku bagaimana. Yang pasti aku tidak seburuk seperti yang kakak kira. Kalau ada waktu pulanglah ke kampung dan jenguk bapak dan ibuk. Mereka sangat merindukan mu. " Ucap arumi lalu pergi meninggalkan laura.


Laura tersenyum sinis menatap kepergian arumi, dia akan mempermalukan arumi di hadapan orang tua nya. Karena selama ini orang tua nya selalu membanggakan arumi yang bercita - cita menjadi seorang dokter.


*******


Jangan cari masalah lagi laura.

__ADS_1


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA ❤❤❤


TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤


__ADS_2