
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Arumi menghubungi mama mertuanya untuk membahas soal marvel. Sebelumnya dia sudah membicarakan dengan brian jika marvel akan tetap tinggal dengan mereka.
[ Jadi kamu mau marvel tetap tinggal dengan kalian ?" ] Tanya mama asti lewat sambungan video call.
[ Iya ma, mama tidak marah kan ?] Tanya arumi dengan ragu takut jika mama mertuanya akan marah.
[ Kamu ini aneh Arumi. Kenapa mama marah? Marvel itu anak kalian dan kalian yang lebih berhak menentukan. Mama percaya dengan kalian berdua ]
Sebelumnya mama asti sudah mendapat kabar dari seno jika marvel sudah pandai menembak. Video setiap kali marvel latihan seno selalu mengirimkan keponsel nya jadi dia tidak takut meninggalkan marvel untuk tetap tinggal dengan kedua orang tuanya.
[ Kalian kalau ada waktu mainlah kesini, mama kangen sama kalian dan cucuku yang ganteng. ]
[ Iya ma. Suami ku sibuk terus ma, susah diajak liburan. ]
[ Bilang saja sama suami mu, jangan kerja terus karena uang nya juga sudah banyak dan bingung mau di simpan dimana lagi. Hahaahaaa ]
[ Atau arumi pura - pura marah saja ya ma biar dia libur kerja dan bisa diajak jalan- jalan keluar negeri]
[ Kalau kamu sudah marah dia pasti tidak bisa berbuat apa - apa lagi ]
[ Ok.. Mama ku sayang. Maaf ya ma, sambungan video call nya sudah dulu ya. Arumi mau keperusahaan untuk menjalankam misi. ]
[ Ok sayang, selamat beraksi].
[ Siap mama ku yang cantik ]
Klik
Arumi mematikan sambungan teleponnya lalu bersiap - siap untuk kekantor suaminya. Setelah siap arumi mencari keberadaan marvel, ternyata marvel ada di halaman belakang sedang bermain bola dengan pengasuhnya.
"Marvel sayang mau ikut mama tidak ?" Tanya arumi sambil mencium pipi anaknya.
__ADS_1
" Dak ma " Jawab marvel dengan suara khas anak kecil yang memang belum lancar bicara.
" Mama mau keperusahaan papa, yuk ikut. " Ajak arumi lagi.
" Vel au ain ola ja " Marvel tetap menolak dan ingin tetap bermain bola.
" Ya sudah kalau begitu mama ketempat papa dulu ya. Marvel dirumah main sama ncus, ingat selesai main cuci kaki terus tidur siang ya nak. " Seru arumi sambil mengusap kepala marvel dengan lembut.
Sibocah kecil menggemaskan itu hanya menganggukan kepalanya lalu lanjut main bola lagi. Arumi menghampiri pengasuh anaknya dan berbicara soal dia yang akan pergi.
" Mbak titip marvel ya, sebentar lagi jadwal tidur siang nya. Kalau marvel sudah tidur, mbal juga istirahat ya mbak,biar mbak tidak kurang istirahat. " Ucap arumi dengan ramah.
" Iya Non. Terimakasih.." Jawab pengasuh marvel denga sopan.
Arumi pun pergi keperisahaan suaminya dengan diantar oleh pak sopir. Lebih tepatnya bukan sopir tetapi sang bodyguard yang merangkap menjadi sopir pribadi arumi. Arumi tidak diizinkan keluar rumah dengan mengendarai mobil seorang diri. Setelah 40menit mobil yang membawa arumi sudah sampai di depan gedung perusahaan BA group.
Arumi melangkah dengan pasti menuju lobby perusahaan dan langsung menuju lift khusus petinggi perusahaan agar lebih cepat sampai.
" Nona arumi makin cantik ya " Seru salah satu karyawan perempuan.
" Ya wajar dong kalau nona arumi semakin cantik, secara dia itukan istri dari pengusaha tajir melintir. Mau perawatan menghabiskan uang berapapun tidak masah, memangnya kita ? Mau kesalon saja mikir - mikir dulu. Hahaaaa... Tapi non arumi itu kencantikan non arumi ini alami loh. Cantiknya tidak buat bosan " Ucap karyawan lain.
Eehhheemmm.... Eheeemmm
" Hubby " Seru arumi masuk keruangan brian tanpa mengetuk pintu ataupun permisi terlebih dahulu.
" Sayang " Jawab brian kaget melihat kedatangan arumi yang secara tiba - tiba bahkan tidak menghubunginya terlebih dahulu.
" Kok datang tidak menghubungi ku dulu ?" Tanya brian yang sudah membawa aluna duduk di sofa yang ada diruangan nya.
" Sengaja hubby. Biar aku tahu kalau suamiku benar - benar kerja." Jawab arumi menjawab aneh.
" Sayang kamu bisa saja bercandanya.Oh iya kenapa jagoanku tidak diajak?" Tanya brian. Yang dimaksud jogoan adalah marvel.
" Dia tidak mau, seperti biasa lagi senang main bola. " Jawab arumi.
Brian tersenyum licik, sepertinya dia punya ide untuk mendapatkan apa yang dia mau.
" Marvel kan main bola , papa nya juga mau dong main bola. " Seru brian.
__ADS_1
" Ya sudah tinggal main bola saja hubby..Atau hubby mau pulang agar bisa main sama marvel?" Tanya arumi yang tidak tahu maksud dan tujuan sang suami.
" Tidak mau pulang. Maunya main bola disini dan sama kamu sayang. Bagaimana ? Kamu mau kan ?" Tanya brian.
Arumi mulai heran dengan yang dibicarakan suaminya. Akhirnya arumi pun tahu apa yang saat ini diinginkan suaminya, apalagi kalau bukan main bola diatas ranjang. Arumi tersenyum dan mengangguk.
Tanpa menyia - nyiakan waktu brian langsung menggendong arumi masuk kekamar pribadinya. Dia mengunci pintu terlebih dahulu sebelum memulai permainannya.
" Hubby tunggu " Ucap arumi menghentikan kegiatan brian yang hendak melepas pakaian arumi.
" Apa sayang?" Tanya brian dengan suara yang mulai parau karen menahan sesuatu.
" Bagaimana kalau aku yang diatas, aku mau memberikan yang terbaik untuk suamiku. Kamu cukup menikmati apa yang sudah aku berikan. Bagaimana ? Setuju kan ? " Tanya arumi yang sudah mulai berani dengan permainan di atas ranjang.
Brian sama sekali tidak menolak, justru dia sangat senang jika sang istri mau memegang kendali permainan.
" Iya sayang " Jawqb brian singkat dan mulai melepaskan pakaian arumi.
Kini mereka berdua sudah sama - sama polos , arumi mulai merangkak naik untuk mengerjakan tugas nya. Tanpa aba - aba arumi mulai menggerakkan tubuhnya dengan nafas tersengal - sengal suara arumi mulai mendominasi.
" Sayang , hubby " Seru arumi meracau memanggil suaminya.
" Iya sayang. Aku disini, aku sangat menikmati permainanmu sayang. Kamu semakin pandai sayang, hemmm ..... " Seru brian sambil memegang pinggang arumi yang terus bergerak - gerak.
Baru sepuluh menit arumi sudah sampai puncak permainan, namun semua itu tidak membuat dia cukup. Dia tetap melanjutkan permainanan nya sampai dia dan brian benar - benar merasa puas. Setelah satu jam permainan arumi sudah tumbang dan kendali digantikan oleh brian.
Tenaga brian masih kuat, mau sampai 2 jam permainan dia masih sanggup. Tapi melihat arumi yang sudah sangat kelelahan akhirnya dia menyudahi permainannya setelah sampai puncak yang kedua kalinya.
" Terimakasih istriku sayang. Kalau begini terus aku jadi semangat untuk bekerja. " Ucap brian sambil mencium kening arumi.
" Sama - sama sayang. Emm... Sayang aku ingin tidur disini. Tolong selimuti tubuh polos ku, aku hanya ingin istirahat sebentar setelah itu aku akan mandi. Oh iya tolong pesankan minuman yang segar - segar untukku ya hubby. Aku lemas dan ingin minum yang segar - segar.
" Iya sayang. " Jawab brian lalu menutupi tubuh polos arumi dengan selimut tebal.
Brian masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai mandi brian memesankan minuman Arumi kepada OB perusahaan.
*******
MAAF BARU BISA UP YA KAK 🙏🙏❤️❤️
__ADS_1
Like, komentar, vote, favorite, rate, dan berikan hadiahnya yang banyak.❤️❤️
TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️