Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Seperti bukan istri


__ADS_3

.


.


.


,💞💞💞💞💞


" Mama tidak suka ya kalau kamu masih berhubungan dengan bella. Ingat bri, bella itu wanita yang sudah menyakiti mu bahkan sudah membuat keluarga kita malu . Beruntung saat itu pernikahan mu mau di laksanakan di luar negeri, sehingga kolega bisnis mu tidak banyak yang tahu" Seru mama brian memarahi brian.


Pertemuan nya dengan bella siang tadi membuat suasana hati nya tidak baik. Seandainya tadi tidak di tempat umum sudah di pastikan dia akan menghajar bella habis-habisan.


" Kamu tahu apa yang di lakukan bella terhadap arumi ? Dia menghina dan merendahkan arumi. Seujung kuku pun bella menyakiti arumi mama sendiri yang akan membunuh nya" Seru mama brian.


Kepala brian rasa nya mau pecah mendengar amarah dari mama nya, niat nya pulang ingin betistirahat tetapi sudah dapat omelan dari sang mama.


* Kenapa mama terlalu menyayangi arumi, sebenar nya apa yang sudah di lakukan arumi sampai mama menyayangi nya begitu. Jangan - jangan dia sudah mempengarui mama, dengan begitu dia akan semakin mudah memanfaatkan kebaikan mama* Gumam brian.


Brian langsung masuk ke dalam kamar, saat brian masuk kamar arumi baru saja keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk yang sangat pendek. Jiwa kelakin brian pun langsung bangkit, dia mengunci pintu dan langsung menarik arumi ke atas kasur.


" Om mau ngapain ?" Tanya arumi pura - pura.


" Jangan pura - pura bodoh, sudah jelas aku menginginksn tubuh mu. Selama ada mama disini kamu melupakan tugas mu. Apa kamu lupa jika tugas mu disini itu untuk menjadi teman ranjang ku !!" Bentak brian yang sudah tidak bisa mengendalikan hasrat nya lagi.


Brian langsung menarik handuk arumi dan melempar nya kesembarang arah. Terlihat jelas tubuh mulus arumi tanpa cacat sedikit pun, brian menelan saliva nya sendiri.


" Jangan lakukan om " Pinta arumi karena badan nya memang lelah.


Semenjak ketahuan jika dia hamil, tubuh nya sering sekali merasa lelah padahal dia tidak mengerjakan pekerjaan yang berat.


" Jangan menolak ku. Ini sudah menjadi tugas mu" Seru brian sambil melepas pakaian nya dan melempar sembarang arah.


Brian langsung melancarkan aksi nya, tanpa persetujuan arumi senjata nya langsung menghunus. Dia melakukan nya cukup kasar sehingga arumi mengaduh kesakitan.


" Aku sedang hamil om " Seru arumi menyadarkan brian.


Kini permainan brian di lakukan dengan pelan, sehingga arumi pun ikut menikmati permainan yang di lakukan brian. Ingin dia menolak tetapi tubuh nya tidak bisa di bohongi, tubuh nya pun menikmati apa yang di berikan brian.

__ADS_1


" Sebagai wanita pemuas ranjang ku kamu harus siap kapan pun jika aku butuh kan. Jangan pernah kamu menolak keinginan ku " Ucap brian terus melakukan aktifitas nya.


Air mata arumi menetes, dia menangisi nasib nya yang hanya di jadikan sebagai teman ranjang untuk suami nya sendiri. Dia di butuhkan jika sang suami menginginkan tubuh nya.


" Ahhhh..... " Suara brian memenuhi ruangan kamar yang menjadi saksi bisu permainan panas mereka selama dua jam.


Kamar brian kedap suara sehingga siapa pun tidak akan bisa mendengar suara yang di timbulkan dari permainan panasnya.


" Aku mau mandi. Kamu siapkan air hangat untuk ku dan beri aroma therapy dalam bathup " Seru brian.


Arumi mengangguk dan langsung turun dari ranjang dan memungut handuk yang tadi di lemparkan brian dan dia lilitkan ke tubuh nya. Rasa lelah sudah tidak dia rasakan lagi, secepat mungkin dia melaksanakan apa yang di perintahkan brian. Telat sedikit saja dia pasti akan marah - marah.


" Air nya sudah tuan " Ucap arumi berdiri di depan pintu.


Brian langsung bangkit dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi tanpa mengenakan pakaian sama sekali. Arumi hanya bisa menundukkan kepala nya,meskipun dia sudah sering melihat bahkan merasakan nya,dia tetap saja malu.


" Kenapa kamu berdiri di depan pintu ? Apa kamu mau menggod ku ?" Tanya brian langsung menyadarkan arumi sehingga dia langsung menggeser tubuh nya agar brian bisa masuk ke kamar mandi.


" Ikut masuk ke kamar mandi. Aku ingin kamu menggosok punggung ku " Seru brian tidak bisa di tolak lagi.


" Tapi hanya menggosok punggung saja kan tuan ?" Tanya arumi memastikan.


Arumi menggelengkan kepala nya. Dia sudah tidak sanggup untuk mengikuti kemauan brian, sebagai istri yang hanya di anggap teman ranjang nya saja hati arumi sangat sakit di perlakukan seperti ini.Padahal dengan ada nya bayi dalam kandungan nya ini arumi berharap akan sedikit berubah , setidak nya tidak menganggap nya wanita murahan.


" Ayok masuk !!" Bentak brian hingga arumi terkejut.


Arumi mengikuti perintah brian untuk menggosok punggung nya. Namun saat sudah masuk ke dalam bathup arumi tidak cuma menggosok punggung brian saja, tetapi arumi di minta menggosok daging tanpa tulang milik brian.


* Dasar wanita murahan bisa - bisa nya kamu menggoda ku. Kenapa dulu aku menikahi mu, ada apa dengan hati ku ini. Setiap menatap wajah nya rasa nya berdisir begini. Apa aku memang jatuh cinta dengan nya *Gumam brian.


* Ternyata aku lebih hina dari wanita di luaran sana. Tidak salah mereka menghinaku wanita murahan.* Gumam arumi


Brian sudah tidak bisa mengendalikan diri nya lagi, dia pun melakukan nya lagi di dalam bathup yang penuh dengan air. Suara air mengikuti irama permainan brian, gelembung - gelembung pun ikut meramaikan permainan amar.


" Jangan di tahan. Keluarkan saja suara mu " Seru brian berbisik di telinga arumi.


Arumi seperti terhipnotis sehingga apa yang di ucapkan brian langsung dia ikuti.

__ADS_1


" Ahh... emmhh..Hahhh...." Suaara arumi terdengar mendayu - dayu di telinga brian.


Mendengar suara arumi membuat brian semakin semangat untuk terus melakukan nya. Tidak kenal lelah brian terus menghajar milik arumi, hingga kedua nya sampa di pelepasan secara bersama.


Sedangkan di luar kamar sedar tadi mama brian terus menggedor - gedor pintu kamar bria tetapi sudah tiga puluh menit tidak ada jawaban dari dalam.


Brakk brakk brakkk


" Brian... Brian.. Buka dulu pintu nya. Mama mau masuk. !!" Teriak mama brian dari luar.


" Dasar anak kurangajar kamu apakan arumi sampai kamu mengunci pintu begini, brian buka pintu nya " Seru mama brian terus berteriak.


Tuan alexander yang sedari tadi menonton televisi pun langsung menghampiri istri nya.


" Percuma mama teriak - teriak sampai suara mama habis. Mereka tidak akan mendengar nya, karena kamar brian ini kedap suara " Ucap papa brian.


" Oh iya kok mama lupa ya. " Jawab mama brian.


" Mereka pasti sedang beristirahat, biarkan mereka jangan di ganggu. " Ucap papa brian menuntun istrinya duduk di sofa ruang Tv.


" Tapi mereka belum makan malam pa " Ucap mama brian.


" Nanti kalau mereka lapar pasti cari makanan di dapur. Sudah sekarang kita masuk kamar, malam ini mama tidur dengan papa. Adik papa sedang ingin tidur bareng mama " Goda papa brian.


Mama brian langsung mencubit perut suami nya, walaupun sudah hampir kepala 6, mereka masih mesra dan romantis. Bahkan tak jarang mereka menunjukan kemesraan nya di depan brian, saat itu bertujuan agar brian segera menikah.


" Ayok pa kalau begitu kita masuk kamar " Seru mama brian lalu masuk kamar lebih dulu.


Dengan senyum lebar papa brian pun menyusul istri nya masuk kamar.


*****


Untuk bab selanjut nya di tunggu ya kak. ❤❤


Konflik akan mulai masuk ya 🙏


LIKE, KOMEN,VOTE,FAVORITE, HADIAH SERTA RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤🥰

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🥰❤


__ADS_2