
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Seperti yang di beritahukan brian semalam soal kepulangan laura. Arumi tidak memberitahu orang tua nya jika hari ini laura akan pulang. Dia lebih memilih diam dan pura - pura tidak tahu.
" Rum, hari ini kita masak apa ya rum ? Kok tiba - tiba ibu ingin memasak pepes ikan ya rum. " Ucap ibu wati saat sedang memasak dengan arumi.
Arumi langsung terdiam, pepes ikan adalah makanan kesukaan laura. Ikatan batin antara ibu dan anak memang tidak bisa di bohongi.
" Iya bu. Sebagian ikan nya di pepes saja tidak apa - apa bu. Arumi juga mau pepes nya bu, tiba - tiba arumi juga ingin makan ikan pepes. Pepes ikan buatan ibu kan memang mantap." Ucap arumi sambil mengacungkan jempol tangan nya.
" Coba kakak mu juga ada di sini rum. Ibu pasti bahagia rum" Ucap ibu wati.
" Sudahlah bu, jangan seperti itu. Mungkin kak laura sedang sibuk jadi dia belum bisa pulang " Ucap arumi beralasan.
Ibu wati mengangguk lalu mulai menyiapkan bahan - bahan untuk membuat pepes. Sedangkan arumi memasak yang lain nya.
" Suami mu ikut bapak ke sawah rum ?" Tanya ibu wati sambil membungkus pepes ikan dengan daun pisang.
" Iya bu " Jawab arumi singkat.
" Pulang dari kampung langsung hitam itu suami mu. " Ucap ibu wati sambil terkekeh.
" Biarkan saja bu itu memang mau nya dia sendiri " Ucap arumi dengan senyum yang di paksakan.
Tiba - tiba terdengar suara mobil masuk di pekarangan rumah orang tua arumi. Arumi sudah tahu pasti siapa yang datang.
Ibu wati langsung bergegas melihat tamu yang datang, betapa terkejut dan bahagia nya dia saat mengetahui siapa yang datang.
" Laura " Seru ibu wati dengan bahagia.
Bagaimana dia tidak bahagia , anak perempuan nya yang selama ini dia cari keberadaan nya akhir nya setelah 3 tahun lebih dia pulang. Dan yang menambah ibu wati bahagia, laura pulang di saat arumi dan suami nya juga ada di kampung.
" Ibu.. " Ucap laura langsung memeluk ibu nya.
" Laura, akhir nya kamu pulang nak. Ibu dan bapak sangat merindukan mu. Selama tiga tahun ini kamu kemana saja nak " Ucap ibu siti dengan mata yang berkaca - kaca.
__ADS_1
" Maaf bu, laura selama ini bekerja di kota. Laura belum bisa pulang sebelum mendapatkan cuti, sudah ibu jangan sedih ya. Laura sekarang kan sudah pulang " Seru laura sambil melepaskan pelukan nya.
Arumi mengintip dari jendela , terlihat laura dan ibu nya masih berbincang melepas rindu di teras rumah. Namun ada satu hal yang membuat arumi heran, kenapa penampilan laura sangat berbeda. Saat di kota penampilan laura full mek up dan berpakaian seksi dan sekarang yang dia lihat benar - benar beda 180 detajat.
" Masuk yuk di dalam juga ada arumi, dia sudah tiga hari ada di kampung " Ucap ibu wati memberitahu.
Sangat terlihat jelas senyum penuh kemenangan di bibir laura.
* Ternyata anak itu ada di rumah juga. Kebetulan sekali , aku bisa menjatuhkan dia langsung di depan baak dan ibu. Agar ibu dan bapak tidak lagi selalu membanggakan dia * Gumam laura .
" Iya bu, aku juga ingin ketemu arumi beberapa hari yang lalu sempat melihat arumi tapi cuma sebentar " Ucap laura.
Laura dan ibu wati pun masuk ke dalam rumah. Laura langsung membawa barang - barang nya ke dalam kamar. Setelah itu dia kembali menghampiri ibu nya di dapur. Saat di dapur dia melihat arumi yang terlihat acuh dan tidak perduli dengan kedatangan nya.
" Rum, kamu tidak menyapa kakak ?" Seru laura.
" Oh iya kak.. maaf aku tadi sibuk memasak, kalau di tinggal takut gosong.." Ucap arumi pura - pura.
* Sok kecantikan banget sih kamu rum , lihat saja nanti malam aku akan membongkar semua kejahatan mu di depan bapak dan ibu. Wajah polos mu itu tidak bisa membohongi ku lagi, ternyata kamu juga wanita penghibur. Bagaimana ya reaksi bapak dan ibu kalau tahu kamu seorang wanita penghibur * Gumam laura dalam hati nya.
" Kak laura naik apa ?" Tanya arumi basa - basi.
Ibu wati tidak begitu menyimak pembicaraan arumi dan laura karena dia masih sibuk dengan kegiatan memasak nya.
" Rum, selesaikan dulu memasak nya. Sebentar lagi bapak dan suami kamu pulang loh " Seru ibu wati mengingatkan.
Hah ? Suami ?
Laura terkejut saat ibu nya bicara soal suami arumi ? Dia tidak tahu jika arumi sudah menikah, bukan nya mengucapkan selamat kepada adik nya. Justru laura berfikir negarif terhadap arumi.
* Apa mungkin dia hamil karena kenakalan nya itu. Terus pulang ke kampung dan menikah dengan orang kampung. Huhh... sia - sia kan kuliah. Makan tuh cita - cita dokter mu * Gumam laura sinis.
" Arumi sudah menikah bu ? Wah kenapa aku tidak tahu ya ?" Seru laura .
" Bagaimana aku mau mengasih tahu kakak terlalu sibuk, bahkan tidak bisa di hubungi " Jawab arumi.
Laura mendekat ke arah arumi lalu membisikkan sesuatu di telinga arumi.
" Jangan senang dulu adik ku manis, aku pastikan bapak dan ibu akan membenci mu jika tahu pekerjaan mu di kota. Kamu itu seorang p3l@cur. " Bisik laura.
" Terserah kamu mau bicara apa. Kamu fikir aku tidak tahu pekerjaan mu di kota. Kamu lebih rendah dari seorang p3l@cur " Jawab arumi tidak mau kalah.
__ADS_1
Laura langsung menjauhi arumi, dia akan membalas nya nanti saat berkumpul dengan orang tua nya.
******
Makan siang pun tiba, semua makanan sudah terhidang di atas tikar sederhana. Laura dan ke dua orang tua nya sudah duduk di tikar sedang menunggu arumi dan suami nya yang belum keluar dari kamar.
Brian sudah tahu jika laura saat ini sudah ada di dalam rumah. Brian terlihat biasa saja, sama sekali tidak terganggu dengan keberadaan laura.
" Kok arumi dan suami nya lama sih bu " Gerutu laura yang memang sudah sangat lapar.
" Kamu makan dulu saja , mungkin mereka belum seledai sholat nya " Jawab ibu wati halus.
Namun yang di tunggu - tunggu akhir nya keluar juga. Brian dan arumi keluar kamar secara bersamaan.
" Nah ini mereka keluar" Seru ibu wati.
Laura langsung mengalihkan pandangan nya ke arah dua orang yang baru saja datang. Betapa terkejut nya dia saat mendapati brian ada di rumah nya.
" Brian " Seru laura pelan.
" Laura.. ini nak brian, dia suami nya arumi. " Ucap ibu wati.
Jderrr....
Bagaikan di sambar petir di siang bolong, laura syok saar sang ibu mengatakan jika brian suami adik nya, Arumi. Apa selama ini memang arumi dan brian sudah menikah dan menutupi nya dari media.
* Ini tidak mungkin. Tidak mungkin brian ku, tuan tampan ku , lelaki yang aku impikan menikah dengan adik ku sendiri. Ini pasti hanya rekayasa arumi *.Gumam laura tidak percaya .
" Kapan mereka menikah?" Tanya laura .
" Sekitar 3 bulan yang lalu " Brian sendiri yang menjawab pertanyaan laura.
Laura benar - benar tidak percaya dengan kenyataan yang baru saja dia ketahui.
******
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤❤
SELAMAT MEMBACA. 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏🙏
__ADS_1