Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Tetap percaya


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


" Sial !! Kurangajar !! " Ucap andra sambil melempar barang - barang yang ada di ruangan nya.


Hari ini tepat satu bulan andra dan brian mengadakan kerja sama, namun kerjasama ini sama sekali tidak menguntungkan bagi andra. Karena semua andra yang memulai jadi jangan salahkan brian, jika brian juga bersikap curang. Semua bermula karena niat andra hanya untuk balas dendam dan membuat perusahaan andra bangkrut. Hampir 25% material di curi oleh perusahaan andra, yang nilai nya cukup fantastis.


" Kenapa dia bisa tahu. Padahal aku sudah bermain cukup rapi, bahkan karin juga sudah membantu ku. Ini tidak bisa di biarkan, aku tidak mau brian menang begitu saja " Ucap andra penuh amarah yang memuncak.


Karin masuk ke dalam ruangan andra dengan seperti biasa tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Melihat tingkah karin membuat andra kesal.


" Karin !! Kamu itu bodoh atau bagaimana ? Kamu bilang semua data perusahaan brian hampir kamu ketahui, tapi kenapa data - data yang kamu berikan tidak ada yang benar. Apa kamu sengaja memberiku data yang palsu" Ucap andra sambil menangkup ke dua pipi karin sampai karin kesakitan.


" Lepaskan. . Aku sama sekali tidak tahu dengan yang kamu bicarakan sayang. Maksud kamu apa ?" Tanya karin tersengal - sengal.


Andra kesal dia pun langsung menghempaskan karin di atas sofa. Karin kesakitan bahkan perut nya sangat sakit tapi masih dia tahan, dia ingin tahu arah pembicaraan andra.


" Kamu tahu, data yang kamu berikan tentang perusahaan brian itu semua nya nihil. Tidak ada yang akurat, bahkan mereka tahu jika proyek yang kita jalani 50 % material sudah kita curi. Aku terancam kehilangan lahan yang harga nya mencapai 15 milyar. Berkat data palsu mu itu aku juga merugi sampai milyaran karin !!" Ucap andra lantang, dan sampai terdengar oleh asisten nya yang ada di luar ruangan.


Karin terkejut dengan apa yang dikatakan andra, tidak mungkin dia salah memberikan data. Karena data - data perusahaan brian masih tersimpan di laptop karin. Hanya satu yang karin fikirkan,mungkin brian dan team nya memang sengaja merubah data perusahaan karena mereka sudah tahu siapa andra sebenarnya dan juga sudah tahu jika karin bergabung dengan andra.


" Data itu asli sayang, pasti mereka sudah merubah nya karena yang sebenarnya mereka itu sudah tahu siapa kamu yang sebenar nya. Bisa jadi mereka memang memata - matai segala gerak-gerik kita sayang " Ucap karin berpendapat.


" Brengsek...brian memang licik. Lihat saja brian aku akan membuat mu menyesal seumur hidup !!" Seru andra dengan lantang.


Karin baru tahu bagaimana jika andra marah, ternyata sangat mengerikan seperti binatang buas yang kapan saja siap menerkam mangsanya.


" Kamu harus membalas nya sayang, karena dia sudah berani bermain - main dengan mu. Bagaimana kalau kita balas melalu istri nya " Seru karin dengan senyum licik nya.

__ADS_1


" Tidak sekarang !! Sekarang aku akan membiarkan dia bersenang - senang. Setelah dia hanyut dalam kesenangan aku akan menghancurkan nya " Seru andra sambil mengepalkan kedua tangan nya.


Karin tersenyum senang karena sebentar lagi dendam nya kepada arumi akan terbalaskan.


* Tunggu saja pembalasan ku perempuan kampung ! Sampai kiamat pun aku tetap akan membenci mu * Gumam karin dalam hatinya.


*******


Arumi menemui orang tua nya di rumah yang di tinggali oleh orang tua nya, selama orang tua nya pindah arumi jarang mendatangi nya. Kesibukan kuliah nya sangat menyita waktu, arumi berusaha menyelesaikan tugas - tugas kuliah nya sebelum dia cuti hamil.


" Jadi calon cucu bapak ini laki - laki ?" Seru pak suryo dengan senang.


" Iya pak , dari hasil USG insya allah hasil nya laki - lski. Tapi mau laki - laki atau pun perempuan sama saja pak buk. Tetap akan kami sayangi sepenuh jiwa raga kami. " Ucap arumi sambil mengulas senyum manis nya.


" Iya nak,yang nama nya anak itu sudah rezeki dari allah dan kita tidak bisa untuk menolak nya " Ucap pak suryo dengan wajah yang sangat cerah dan bahagia.


Laura yang baru saja pulang dari bekerja pun ikut bergabung, kebetulan memang malam ini arumi ingin makan malam dengan orang tua nya. Sedangkan brian nanti akan menjemput nya.


" Baru pulang kerja kak ?" Tanya arumi yang melihat wajah lelah laura.


" Terus kakak mau jabatan apa ? Menejer ? sekertaris ? Jabatan itu kan tidak ada yang kosong. Lagian kakak sudah mau menikah malah cari kerja,ziko itu kan kaya kak dan dia juga punya perusahaan. Mendingan nanti setelah menikah kakak bikin usaha sendiri saja, pinjam modal sama suami kak laura " Ucap arumi memberi ide yang di setujui oleh ke dua orang tua nya.


Laura mendengus kesal dan melirik sinis ke arah arumi. Dia tidak suka dengan arumi karena menurut laura , arumi hanya mencari muka saja di depan ke dua orang tua nya.


" Nona,maaf ini ada telepon dari tuan " Ucap alina sambil memberikan ponsel arumi.


" Iya kak terimakasih " Seru arumi ramah.


[ Hallo hubby ]


[ Sayang, nanti aku jemput nya telat ya sayang. Maaf tidak bisa ikut makan malam,karena masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan . Kamu tidak marah kan ]


[ Iya tidak apa - apa hubby , aku tidak marah. Jangan lupa untuk makan malam ya]

__ADS_1


[ Iya sayang, terimakasih atas perhatian nya. I love you.]


[ Love you to ]


Laura iri dengan kemesraan yang di tunjukan dengan arumi, dari dulu memang laura itu selalu iri dengan arumi. Bahkan arumi mendapat suami yang kaya raya seperti brian dia juga iri, bahkan ingin memiliki suami adik nya juga.


" Suami kamu tidak menjemput mu ? Padahal dia itu sudah pulang dari jam 4 tadi loh, aku kira dia sudah ada disini. Hemmm.... atau jangan - jangan penyakit lama suami mu kumat lagi. Bagaimana pun brian itu kan mantan player sejati, aku tidak yakin dia sudah berubah sepenuh nya " Seru laura membuat hati arumi tercekik.


Apa yang di katakan laura memang ada benar nya jika brian dulu memang seorang player sejati. Tapi apa iya sekarang dia masih saja suka bermain dengan sembarang wanita.


Player ?


* Suami ku dulu memang seorang player , tapi aku yakin suami ku itu sudah berubah. Dia sudah janji pada ku akan meninggalkan dunia kelam nya itu. * Gumam arumi dalam hati nya.


" Apa pun masalalu brian, bapak yakin dia sekarang sudah berubah. Laura, kamu jangan bicara seperti itu lagi, jangan membuat fikiran adik mu kacau. Adik mu itu sedang hamil, seharus nya kamu bisa menjaga perasaan adik mu bukan malah bikin suasana panas " Ucap pak suryo tidak setuju dengan pendapat laura.


" Aku bicara kenyataan nya pak. " Jawab laura membela diri.


" Kalian itu sedang meributkan soal apa sih ? player... player... apaan itu ibu kok baru tahu bahasa itu ?" Tanya ibu wati bingung.


" Tidak ada apa - apa buk. Player itu maksud nya bermain game. " Ucap pak suryo menutupi semua nya.


Ibu wati memang belum tahu masa lalu brian seutuh nya, yang dia tahu hanya saat brian menikahi arumi memang memaksa. Karena arumi lebih dahulu di nodai oleh brian . Tapi soal brian yang pemain wanita ibu wati tidak tahu, hanya pak suryo saja yang tahu. Pak suryo tahu semua nya langsung dari orang tua brian, dan saat brian ikut pulang kampung juga dia mengakui nya langsung kepada pak suryo. Saat brian ikut ke sawah itulah dia menceritakan semua tentang kehidupan di masa lalu nya, dan dia sudah berjanji tidak akan mengulangi nya lagi.


" Ibu sekarang masak saja di temani sama kak alina sama kak sheila ya, aku ingin makan sup ayam buatan ibu. " Ucap arumi mengalihkan topik pembicaraan.


" Wahh... iya lupa ini sudah mau malam, ibu belum masak. Dua pengawal cantik ayok bantu ibu memasak " Seru ibu wati.


Alina dan sheila mengangguk patuh, mereka tidak takut meninggalkan nona nya di ruang keluarga dengan laura dan pak suryo. Karena di rumah ini juga banyak CCTV dan ada pengawal lain yang berjaga.


********


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤❤


__ADS_2