
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Tepat jam dua siang mobil mewah yang di tumpangi brian sudah sampai di halaman gedung kampus. Semua mata tertuju kepada mobil yang baru saja datang, mereka tahu jika mobil itu adalah milik sang Tuan brian alexander pemilik dari kampus tempat mereka berkuliah.
Mereka semua pun sudah tahu jika arumi adalah istri dari pemilik kampus. Semenjak kejadian pemecatan pak Indra semua mahasiswa tidak ada yang mengganggu arumi lagi. Bahkan brian sudah bertitah tidak ada yang boleh menyebarkan tentang berita pernikahan nya dengan arumi di luaran sana. Siapa pun yang ketahuan menyebarkan berita itu akan berhadapan langsung dengan brian.
Bukan karena brian tidak mau mengakui arumi sebagai istri nya pada dunia luar sana. Memang belum saat nya masyarakat tahu tentang arumi, selain itu brian ingin menjaga privasi arumi. Itu juga salah satu permintaan arumi.
" Masuk " Seru brian singkat.
Brian langsung meminta arumi masuk ke dalam mobil nya.
" Dan kalian berdua ikuti mobil saya " Seru brian terlihat tegas.
" Baik tuan " Ucap dua pengawal arumi sambil mebungkukkan tubuh nya dengan patuh.
Sebelum brian meninggalkan kampus, brian mengirim pesan kepada anak buah nya.
[ Pastikan para cecoro itu tidak tahu jika arumi pergi dengan ku. Sebisa mungkin tutupi status arumi, jangan sampai cecoro itu mengetahui nya ].
[ Siap Tuan ].
Mobil brian dan mobil yang membawa dua pengawal arumi pun meninggalkan halaman kampus. Banyak mahasiswa yang menatap kagum kepada arumi. Namun ada mahasiswa yang tidak menyukai arumi bahkan menaruh dendam kepada arumi. Dia adalah sisil anak dari pak Indra.
" Gara - gara wanita itu papa ku di pecat dan mendapatkan malu. Bahkan sekarang aku tidak tahu papa ada dimana ? Teman - teman pun banyak yang mengucilkan ku, mereka tidak mau berteman dengan ku. Sekarang kamu bisa bahagia arumi, tunggu saja pembalasan " Gumam sisil sambil menatap tajam ke arah mobil arumi yang sudah menjauh.
Pak Indra saat ini sudah menjadi penghuni salah satu sel yang ada di markas beruang hitam. Brian tidak membiarkan manusia yang bernama indra hidup dengan tenang. Setiap hari pak Indra selalu mendapat menyiksaan dari para pengawal, setelah di telusuri kesalahan pak Indra ternyata bukan hanya kepada arumi saja tetapi dia juga sudah mengancam beberapa mahasiswi yang tidak mau tidur dengan nya ,dan bahkan dia pun korupsi uang aliran dana kampus.
__ADS_1
" Kenapa mata kalian berdua melotot begitu ? Mau aku colok ?" Seru sisil saat melihat dina dan mita menatap ke arah nya.
" Jangan sombong, sekarang sudah tidak ada lagi yang kamu sombongkan. Ayah mu sudah tidak ada di kampus ini lagi, dan bahkan kamu kuliah pun atas belas kasihan arumi. Kalau bukan karena arumi pasti kamu sudah habis di tangan suami arumi. " Ucap mita sambil berkacak pinggang.
" Ini semua juga gara - gara kalian ! Lihat saja aku akan balas semua perlakuan kalian ini. Camkan itu " Seru sisil lalu pergi menuju parkiran dimana mobilnya terparkir.
" Huh... dasar wanita gila !!" Seru mita dan dina bersamaan.
Setelah perdebatan itu mereka pun keluar dari kampus menuju parkiran. Dina langsung masuk ke dalam mobil nya dan mita menuju ke parkiran motor
Rombongan brian sudah sampai di rumah sakit, dokter farah dan asisten nya beserta dokter bagas sudah menyambut kedatangan brian dan arumi. Mereka menyambut nya di lobby rumah sakit.
" Selamat datang Tuan brian dan Nona arumi !" Seru dokter farah dan asisten nya.
" Hemmm... " Jawab brian hanya berdehem sedngkan arumi membalas dengan senyuman ramah nya.
" Bri , nona arumi langsung saja masuk ke ruang praktek dokter farah. Kami sudah menyiapkan nya semua " Ucap bagas memberitahu.
Brian mengangguk dia pun melangkah menuju ruang praktek dokter farah sambil menggandeng tangan arumi dengan erat. Semua orang memandang ke arah brian dan arumi, arumi dan brian terlihat sangat serasi. Benar - benar pasangan yang serasi dan sempurna, yang lelaki tampan dan gagah sedangkan yang perempuan cantik bak bidadari.
******
Laura mengambil ponsel nya dan menghubungi anak buah anton yang di tugaskan mengintai arumi.
[ Haii ... bagaimana wanita itu? apa dia masih ada di kampus !! ] Tanya laura dengan membentak.
[ Sabar nona jangan marah - marah. Wanita itu tidak terlihat keluar tapi ke dua teman - teman nya sudah keluar. Tapi mobil yang mengantarkan nya juga sudah keluar sih, tapi dia tidak terlihat di mobil ]
[ Dasar bodoh !! Pengawal bodoh !! Kalau mobil yang mengantarkan nya sudah keluar dari kampus, sudah pasti dia juga sudah tidak ada di kampus. Hufftt... kenala tengkorak merah punya anak buah bodoh seperti kalian ]
[ Jangan menghina kami nona. Kalau kamu tidak senang dengan pekerjaan kami, kamu bisa kerjakan sendiri. Sebenar nya siapa sih wanita itu ]
Para anak buah tengkorak merah dan bosa nya memang belum tahu jika arumi adalah adik laura sekaligus istri dari brian alexander. Yang mereka tahu arumi adalah wanita yang sudah mengganggu dan merebut kekasih laura.
__ADS_1
[ Kalian tidak perlu tahu. Kerjakan saja pekerjaan yang harus kalian kerjakan ].
Arumi langsung mematikan sambungan telepon nya dan menghempaskan tubuh nya di atas kasur. Dia benar - benar marah karena arumi sama sekali tidak takut dengan ancaman nya.
" Apa aku harus benar melakukan ancaman ku itu agar arumi mau mengikuti kemauan ku. " Seru laura bertanya pada diri nya sendiri.
[ Baiklah arumi kalau kamu tidak mau mengikuti apa yang aku ucapkan, kamu lihat saja apa yang aku lakukan kepada bapak dan ibu ] laura kembali mengirim pesan untuk arumi.
Tidak perlu menunggu lama, akhirnya arumi pun langsung membalas pesan yang di kirimkan laura. Tentu nya semua itu atas persetujuan brian.
[ Temui aku besok jam 2 siang di cafe XX dekat kampus ku.] balas arumi.
[ Ok siapa takut ] Balas laura singkat.
" Haha haaa akhirnya kamu takut juga dengan ku arumi " Seru laura dengan tawanya yang mengerikan.
Sementara itu saat ini brian dan arumi sedang dalam perjalan pulang. Mobil brian di sopir oleh sopir pribadi nya,brian dan arumi duduk di kursi belakang sopir.
" Kakak mu itu memang sudah gila ! Orang tua sendiri mau di celakai, berani dia menyakiti bapak dan ibu aku pastikan nasib nya akan seperti bella " Seru brian sambil mengepalkan tangan nya dengan rahang mengeras karena menahan amarah nya.
" Aku juga tidak menyangka kakak ku seperti itu. Bri, aku takut bapak dan ibu di sakiti kak laura" Seru arumi menghawatirkan kedua orang tua nya.
" Kamu tidak usah takut, aku sudah menyiapkan anak buah ku disana. Mereka akan baik - baik saja. Kamu tahu kan suami mu ini orang kaya dan hebat jadi bisa melakukan apapun asal ada uang " Ucap brian sambil tersenyum dan memainkan alis nya.
Deg.
Arumi benar - benar terkesima dengan senyum brian. Senyum brian sangat manis dan menghanyutkan nya. Baru pertama kali arumi melihat senyum brian semanis itu, ternyata di balik wajah arogant brian tersimpan senyum yang sangat memabukan kaum hawa.
* Senyum itu kenapa terlihat sangat manis * Gumam arumi dalam hati nya.
*******
MAAF YA KAK BERHUBUNG MASIH ADA KESIBUKAN REAL LIFE JADI UP NYA SEDIKIT TELAT 🙏🙏🙏
__ADS_1
LIKE, KOMEN,VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤