
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
Brian dan anak buah nya sudah berada di bandara, hujan deras sudah tidak di hiraukan nya lagi. Menurut informasi dari bandara semua penerbangan malam ini di tunda, begitupun dengan penerbangan andra menggunakan pesawat pribadi nya. Tomi mencoba mengecek CCTV bandara tapi hasil nya nihil, semua CCTV sudah di retas oleh andra.
" Kemana lagi kita mencari arumi bri? Dari Gps yang ada di cincin, arumi terakhir terlihat di bsndara ini setelah itu tidak ada lagi " Ucap tomi juga ikut frustasi.
" Sepertinya mereka menyadari jika cincin arumi terpasang Gps, jadi mereka membuang atau menghancurkan cincin itu. " Seru bagas yang juga ikut mancari keberadaan arumi.
" Cepat cari arumi ... !! Kalau sampai terjadi sesuatu dengan nya akan aku bunuh kalian semua !" Bentak brian menatap bengis para anak buah nya.
Tomi mengambil ponsel dalam saku celana nya dan terlihat dia menghubungi seseorang.
" Aku sudah menghubungi yang lain nya untuk mencari di setiap sudut kota ini. Sekarang kita cari di seputaran bandara sini " Ucap tomi dan di angguki oleh brian.
Brian, bagas , tomi dan para anak buah yang ikut mencari arumi kini menyisir daerah seputar bandara. Cukup lama mereka mencari tapi belum juga menemukan arumi, bahkan tanda - tanda keberadaan arumi pun belum di ketahui.
Hujan semakin deras dan petir pun saling bersahutan, seakan alam pun ikut marah dengan hilang nya arumi. Brian dan yang lain nya akhir nya memutuskan untuk menghentikan pencarian arumi, jika di paksakan kondisi badan mereka yang akan drop. Semua pakaian mereka basah, sudah pasti mereka semia kedinginan.
Sementara itu di salah satu desa , mobil andra berhenti di depan rumah yang terlihat sangat bersih ,rapi dan pagar menjulang tinggi. Andra memilih membawa arumi ke desa karena di desa kecil kemungkinan untuk brian bisa menemukan arumi.
" Kenapa harus di tempat seperti ini ?" Tanya laura tidak suka.
" Untuk sementara waktu laura, kamu tahu sendiri kan tadi hujan sangat lebat. Tidak mungkin kita membawa arumi ke luar kota atau ke luar negeri, disini pasti aman. Brian tidak akan pernah menyangka jika kita tinggal di desa ini. " Ucap andra.
Anak buah andra turun dari mobil dan membawa arumi masuk ke dalam rumah yang tidak terlalu besar tapi rumah ini rumah yang paling besar dari rumah penduduk yang lain nya. Letak rumah juga jauh dari penduduk, tetanggaterdekat sekitar 300 meter. Para penduduk tahu nya rumah yang saat ini di tempati andra adalah rumah milik saudagar kaya.
" Perjalanan dari kota ke tempat ini memakan waktu sekitar 4 jam. Jadi kita aman disini, beruntung aku tadi mengetahui cincin wanita ku yang terpasang GPS. Sehingga aku bisa segera menghancurkan nya, lebih baik kamu masuk ke kamar mu aku juga ingin istirahat tentu nya dengan wanita ku ini. Tapi aku tidak akan melakukan nya sekarang, tidak asik melakukan dengan orang yang tertidur pulas aku suka dengan permainan agresif seperti mu " Ucap andra sambil mengusap pipi laura.
__ADS_1
Laura meremang dan memejamkan mata nya menikmati usapan jemari andra. Tanpa menunggu lama andra membawa laura ke dalam kamar nya, setelah itu terjadi apa yang memang sudah biasa mereka lakukan.
*******
[ Sayang kamu ada dimana ? Dari semalam aku mencari mu tapi rumah mu kosong. Hari ini juga kamu tidak ke kantor ]
Karin sengaja mengirim pesan kepada andra untuk mengetahui dimana andra membawa arumi. Setelah dia tahu dia akan menghubungi brian atau tomi.
Cukup lama karin menunggu balasan pesan dari andra tapi sudah hampir satu jam belum juga di balas. Karin sudah putus asa, namun tiba - tiba ponsel nya berdering ternyata andra yang menghubungi nya.
[ Hallo sayang kamu dimana ?] Seru karin.
[ Ada di suatu tempat ] Jawab andra tanpa memberitahu dimana tempat nya.
[ Apa kamu sudah bersama wanita mu si arumi ? dan kamu sudah ada di luar negeri ? ]
[ Iya itu kamu sudah tapi aku belum ke luar negeri, semalam tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan. Sementara waktu aku tidak keluar negeri dulu karena brian pasti sudah memblokade semua bandara]
* Hemmm.... berarti andra masih ada di negara ini. * Gumam karin.
[ Jauh karin ada sekitar 4 jam dengan mengendarai mobil ]
[ Tapi anak ini terus menendang, bagaimana kalau terjadi sesuatu dengan anak ini. Ingat anak ini calon penerus mu, apa kamu mau anak ini kenapa - kenapa ?]
Andra memang menginginkan anak dalam kandungan karin untuk menjadi penerus nya. Apalagi anak dalam kandungan karin seorang laki - laki. Semenjak tahu anak yang di kandung karin laki - laki, andra jadi berubah yang tadi nya tidak menginginkan anak karin sekarang justru dia sangat perduli dengan anak itu.
[ Hem.. baiklah alamat nya akan aku kirim, tapi kamu harus hati - hati jangan sampai brian atau anak buah nya tahu ]
[ Kamu tenang saja, yang mereka tahu kan kamu bekerja sama dengan laura sialan itu. Aku hanya rekan kerja mu di perusahaan. ]
[ Baiklah... jaga kandungan mu baik - baik. Jangan sampai dia kenapa - kenapa alamat nya akan saya kirimkan ]
[ Ok sayang ]
__ADS_1
Sambungan telepon pun terputus dan tidak menunggu lama andra sudah mengirimkan alamat tempat tinggal nya yang sekarang.
" Maaf kan aku ndra... aku terpaksa melakukan ini karena aku tidak mau kamu melakukan kejahatan lebih banyak lagi. Aku juga tidak mau kamu mencari masalah dengan brian, kasihan arumi dan anak nya harus berpisah " Seru karin sambil menggenggam ponsel nya.
Karin pun harus hati - hati karena pasti andra juga sudah menyiapkan mata-mata untuk mengawasi nya. Karin menggunakan ponsel nya yang lain untuk menghubungi tomi, iya dia masih menyimpan nomor ponsel tomi dan brian tapi dia lebih memilih menghubungi tomi.
[ Hallo siapa ini ?] Tanya tomi dari seberang sana.
[ Hallo pak tomi ini saya karin ] Jawab karin.
[ Ada apa kamu menghubungi ku ? Oh iya kamu pasti tahu dimana andra membawa arumi ? Katakan dimana ? ]
[ Aku menghubungi mu memang ada yang ingin aku sampaikan kepada mu soal arumi, aku memang tidak menyukai nya tapi aku juga tidak membenarkan tindakan andra dan laura ]
[ Laura... ? Jadi benar laura juga ikut andil dalam penculikan arumi ]
[ Iya.. temui aku di XX aku jam 11 siang ini ]
Karin langsung mematikan sambungan telepon nya tanpa menunggu jawaban dari tomi.
" Aku harus minta perlindungan dari brian, jika andra tahu aku berkhianat sudah pasti aku akan di bunuh nya. " Ucap karin.
Di tempat lain tomi menyampaikan kepada brian jika karin tahu tempat andra membawa pergi arumi, tapi karin meminta untuk menemui nya langsung.
" Apa dia bisa di percaya ?" Tanya brian.
" Sepertinya kali ini karin bisa di percaya, aku tahu dia memang dekat dengan andra. Semoga saja dia benar - benar memberikan informasi yang kita butuh kan " Jawab tomi.
" Baiklah nanti kita temui dia " Jawab brian singkat.
Bersambung....
*****
__ADS_1
LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORITE, BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK.
TERIMAKASIH 🙏❤❤❤