Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Permintaan mama


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


Sudah semingu arumi dan brian da di kampung, dan siang ini mereka akan kembali ke kota lagi karena arumi harus berkuliah. Sebelum nya brian sudah mengajak mertua nya untuk pindah dan tinggal di kota tetapi mereka tidak mau.


Laura tidak menyerah begitu saja , dia tetap berusaha mendekati brian dan menghancurkan rumah tangga brian dan arumi. Laura pun akan ikut pulang ke kota dengan menaiki mobil brian.


Arumi dan brian tidak bisa menolak karena tidak enak dengan orang tua nya. Arumi tidak mau jika orang tua nya salah paham, mengira jika dirinya dan brian pelit dan tidak perduli dengan laura.


" Bu, arumi dan suami pulang ke kota dulu ya bu. Nanti kalau ada waktu arumi dan suami akan datang lagi ke sini menjenguk ibu dan bapak. " Seru arumi berpamitan.


" Kamu sedang hamil rum jangan sering - sering perjalanan jauh, apqlagi kecapean. Nanti kapan - kapan biar ibu sama bapak yang datang ke kota. Kamu baik - baik ya dengan suami mu, ingat jangan membantah perkataan suami. Nak brian ibu titip arumi ya, dan bawa mobil nya jangan ngebut " Seru ibu wati.


" Iya bu. Pak.. Kami pulang dulu ya " Pamit brian menyalami tangan kedua mertua nya.


Sedangkan laura sudah duduk di dalam mobil dari tadi. Dia sangat senang karena bisa pulang dan satu mobil dengan brian. Ada arumi pun tidak masalah.


Mobil yang di kendarai brian sudah meninggalkan pekarangan rumah orang tua arumi. Arumi terlihat sedih karena harus berpisah dengan orang tua nya.


" Tidak usah lebay, begitu saja sedih " Seru laura sinis.


" Kamu memang tidak punya hati " Jawab arumi tak kalah ketus.


" Heeii kamu itu adik ku jadi jaga bicara mu, bisa bicara dengan sopan tidak " Sentak laura berani.


Brian langsung menghentikan mobil nya di pinggir jalan, saat ini mereka memang sudah keluar dari jalanan kampung. Jalanan sudah lumayan bagus,.


" Kamu bisa diam tidak ? Kalau kamu tidak bisa diam aku turunkan kamu disini !!" Seru brian kesal .


" Iya " Jawab laura singkat.


Brian kembali menjalankan mobil nya,kini mereka sudah sampai di jalan besar dan banyak kendaraan besar yang lalu lalang. Dan jalan ini pun sudah jauh dari kampung arumi, sekitar 1 jam ke kampung.


" Kenapa berhenti?" Tanya arumi.

__ADS_1


Brian hanya tersenyum simpul tanpa menjawab pertanyaan arumi. Dia turun dan langsung menuju ke arah belakang mobil dan menurunkan 1 koper besar yang berisi pakaian laura.


Laura pun kaget dan langsung turun dari mobil untuk menanyakan kenapa brian menurunkan koper nya.


" Kamu apa - apaan ? Kenapa koper ku di turunkan begini?" Tanya laura tidak tahu maksud brian.


" Kamu lebih baik menunggu taksi disini, kalaupun tidak ada taksi kamu bisa meminta tolong para pria hidung belang untuk mengantarkan mu sampai ke kota. Kamu bisa gunakan tubuh mu untuk membayar nya " Seru brian bicara dengan tatapan sinis.


" Heeii.. kamu jangan gila !! Ini masih jauh untuk sampai ke kota, perlu waktu 4 jam lagi. " Bentak laura cukup keras.


" Kamu melawan ku , aku pastikan kamu akan hancur !" Ancam brian dengan suara terdengar sangat dingin.


Brian kembali masuk kedalam mobil dan kembali melajukan mobil nya membelah jalanan yang cukup ramai.


" Apa tidak apa - apa menurunkan nya disana ? Ini masih jauh ?" Tanya arumi yang merasa kasihan dengan kakaknya.


" Aku tidak sudi dengan wanita l@cur itu. Kamu jangan terlalu percaya atau kasihan sama wanita itu. Walaupun dia itu kakak mu, dia itu wanita yang licik dan kapan saja bisa menghancurkan mu. Biarkan saja dia disana, nanti juga dia akan sampai si kota dengan sendiri nya " Seru brian dengan tatapan fokus kedepan.


" Iya " Jawab arumi singkat.


********


Saat ini brian dan tomi sudah ada di kantor dan bicara serius di ruangan brian.


" Memang nya apa yang di perbuat wanita itu ?" Tanya tomi ingin tahu lebih banyak lagi.


" Dia berusaha menjatuhkan arumi di depan orang tua nya, padahal arumi sendiri menutupi semua kebusukan nya di depan orang tua nya. Kalau bukan dia kakak nya arumi, sudah aku habisi dia" Seru brian sambil mengepalkan ke dua tangan nya.


" Aku jadikan dia santapan buaya - buaya ganas itu " Ucap brian lagi.


Brian memang mempunyai 7 buaya yang sengaja dia pelihara, bahkan brian tak segan - segan menjadikan tawanan nya santapan para buaya.


" Bri,mama meminta mu untuk datang ke rumah malam ini. Ada yang ingin mama sampaikan kepada mu " Seru tomi menyampaikan pesan dari sang mama.


" Ada apalagi wanita tua itu memanggil ku " Seru brian terdengar sangat malas.


" Biar tua begitu dia mama yang sudah melahirkan kamu. Jangan sembarangan bilang wanita tua, biar tua begitu tenaga nya melebihi yang masih muda. Sekali tendang bisa melayang kamu bri " Seru tomi membela mama brian. Mama brian juga mama nya tomi ya walaupun hanya mama angkat.


Brian hanya mendengus mendengar celotehan dari mulut tomi.

__ADS_1


" Bagaimana keadaan di kampung apa kamu betah disana ?" Tanya tomi memilih topik pembicaraan yang lain.


" Aku betah disana. Tempat nya sejuk dan tidak polusi. Aku berencana akan membangun rumah sakit disana Tom, rumah sakit itu akan aku hadiah kan untuk arumi. Dia bercita - cita mendirikan klinik di kampung halaman nya dan menolong orang yang yang kekurangan dan tidak punya uang untuk berobat. Begitu mulia cita - cita nya tom. Tolong kamu cari tanah yang strategis di kampung itu , dan aku juga sudah menyuruh orang untuk merenovasi rumah orang tua arumi agar mereka mempunyai hunian yang lebih layak. " Ucap brian dengan sangat antusius.


Tomi serius mendengarkan apa yang di bicarakan oleh brian, baru kali ini brian bicara dengan senyum menghiasi bibir arogant nya.


Malam hari nya brian dan tomi pulang bersama - sama dan langsung menuju rumah mewah kediaman mama brian dan papa brian.


" Ada apa mama memanggil brian ke rumah ini ?" Tanya brian saat sudah berada di ruangan berdua dengan mama nya.


Sedangkan tomi bermain catur dengan papa Alexander.


" Bagaimana hubungan mu dengan arumi ?" Tanya mama asti.


" Baik " Jawab brian singkat.


" Baiklah mama akan mulai pembicaraan ini. Bri, mama sudah tua dan mama sepertinya akan pensiun menjadi pemimpin mafia Beruang putih. Mama memutus kan arumi lah yang akan menggantikan mama" Ucap mama asti mengejutkan brian.


" Brian tidak setuju !! Mama bisa memberikan tugas lain untuk arumi asalkan jangan berhubungan dengan dunia mafia yang kita geluti ma. Arumi itu terlalu lemah untuk turun di dunia itu. Mama suruh tante Karmila saja yang menggantikan mama " Tolak brian secara mentah - mentah.


" Kalau tante karmila mau sudah dari dulu mama meminta nya. Tapi dia tidak mau, dia lebih fokus sama usaha kuliner nya saja. Kamu tahu sendiri tante mu itu memang dari dulu tidak tertarik dengan dunia mafia. " Ucap mama asti.


" Tapi ma, brian tidak mau arumi kenapa - kenapa. Apalagi saat ini arumi sedang hamil, pasti dia akan sibuk dengan kehamilan nya dan anak kita nanti " Seru brian tetap tidak setuju.


Mama asti pun terdiam, dia juga tahu jika arumi memang masih hamil. Tapi bukan berarti hari ini juga dia meminta arumi untuk terjun menggantikan nya.


" Mama tidak meminta nya sekarang bri, tunggu sampai dia melahirkan dan sampai dia siap menggantikan mama. Lagi pula kamu sebagai prmimpin beruang hitam apa tidak bangga bersanding dengan istri mu yang mempunyuai kendali di beruang putih. Antara beruang hitam dan beruang putih di pimpin oleh suami istri " Ucap mama asti.


" Mama bicara seperti ini sama brian, apa mama sudah terlebih dahulu bicara dengan arumi ?" Tanya brian ingin tahu.


Mama asti menggeleng karena dia memang belum bicara langsung kepada arumi.


" Terserah mama saja, mama bicarakan dulu sama arumi. Tapi jika dia tidak mau mama jangan memaksa nya " Seru brian.


*********


Kira - kira arumi mau tidak ya ?


KLIK DULU TOMBOL LIKE , KOMENTAR , VOTE , FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH DAN RATE BINTANG 5 NYA KAK 🙏❤❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏❤❤❤


__ADS_2