Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Bertemu dengan karin


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞💞


" Sekali lagi kamu bawa - bawa orang tua ku !! Aku pastikan akan mematahkan rahang mu !!" Ancam arumi dengan wajah memerah.


" Sakit bodoh !!" Seru dokter berlian sambil memegangi perut nya yang baru saja di pukul oleh arumi.


Dokter berlian masih saja berani berkata kasar dengan mengatakan arumi bodoh. Padahal saat ini dia sudah tidak berdaya di atas lantai kamar mandi.


" Aku akan menghajar mu wanita sialan, p3l@cur murahan !!" Teriak dokter berlian


Plaakk... Plakkk


Dua tamparan arumi berhasil membungkam mulut dokter berlian yang sedari tadi tidak bisa diam.


Setelah puas memberi pelajaran dokter berlian , arumi keluar dari toilet. Baju nya yang basah sudah tidak dia hiraukan lagi. Di dalam toilat sana saat ini dokter berlian sedang terkapar, dia pingsan setelah mendapat pelajaran berharga dari arumi.


" Rum, baju kamu basah ? Kamu habis jatuh ?" Tanya suster mirna saat berpapasn dengan arumi.


" Kak mirna ! Oh ini tadi saat cuci muka kran nya bermasalah jadi nyembur di baju deh " Ucap arumi berbohong padahal baju nya basah akibat siraman dari dokter berlian.


" Oh .. sekarang lebih baik kamu keringkan takut nya nanti masuk angin. Kamu bawa baju lain tidak? kalau tidak , aku ada dan kamu bisa memakai nya" Ucap suster mirna.


" Iya kak aku pinjam ya, sebelum nya terimakasih " Jawab arumi.


" Ya sudah ayuk ikut aku, aku ambilkam baju di loker kerja ku " Ucap suster mirna.


Arumi mengikuti suster mirna untuk meminjam baju suster mirna. Sebenarnya dia bisa saja pesan online dan langsung di antarkan ke rumah sakit,tapi dis tidak mau menyia - nyiakan kebaikan dan ketulusan suster mirna.


" Tapi baju murahan ya rum " Ucap suster mirna sambil memberikan baju kepada arumi.


" Mau murahan ataupun mahal sama - sama baju kak " Seru arumi menerima baju pemberian suster mirna.


" Tapi baju - baju yang kamu pekai itu harga nya mahal - mahal loh rum. Aku bisa membedakan mana yang baju murah dan mana yang harga mahal.


Baju - baju yang biasa di pakai arumi memang harga nya terbilang mahal. Tentunya itu semua brian yang membelikan nya kalau arumi yang beli bisa dapat 10 baju dan brian 1 baju.


Jelas banget perbedaan nya.


" Oh... itu aku beli dari jual beli baju seken branded kak. Ih kak mirna ini kok tidak update sih, lagi pula banyak tau orang - orang yang jual baju seken." Seru arumi sok tahu padahal dia memang tidak tahu.

__ADS_1


" Masak sih rum. Oh ya sudahlah, cepat ganti baju kamu dulu nanti masuk angin loh. " Ucap suster mirna.


Arumi mengangguk lalu membawa baju yang di berikan suster mirna masuk ke dalam toilet yang tidak jauh dari ruang kerja suster mirna.


Saat arumi sedang berganti baju, di luar sana tepat nya di toilet lain sedang heboh karena di temukan nya dokter berlian yang terkapar dan pingsan di dalam kamar mandi.


" Ada apa sih mbak?" Tanya arumi yang baru saja selesai ganti baju.


" Itu dokter berlian pingsan di kamar mandi, sekarang sudah di bawa ke ruang pemeriksaan sih. " Ucap suster mirna.


* Ohh.. kirain ada apa. Baguslah ada yang nemuin dia, setidak nya dia tidak kedinginan di kamar mandi. Tapi aku yakin sih bogeman dan tamparan tadi tidak meninggalkan bekas. * Gumam arumi dari dalam hati nya.


*********


Karin saat ini sudah tidak tinggal lagi di rumah utama keluarga brian, tapi dia meminta tinggal di rumah yang sudah di siapkan oleh brian. Brian tidak melupakan kebaikan karin yang mau bekerja sama memberitahu keberadaan arumi saat arumi di culik oleh andra beberapa bulan yang lalu. Rumah sederhana dan minimalis , brian juga menyiapkan dua pelayan dan beberapa pengawal untuk menjaga rumah karin.


Sebenar nya karin punya rumah pemberian andra, tetapi rumah itu saat ini sudah di akusisi oleh perusahaan. Sudah pasti semua itu atas perbuatan sabrina alias laura.


Andra di antar oleh beberapa anak buah brian mendatangi tempat tinggal karin. Andra sangat ingin bertemu dengan anak nya.


" Andra ... !!" Seru karin kaget.


Karin ketakutan sambil memeluk anak nya saat melihat andra ada di dalam rumah nya. Bahkan tubuh nya bergetar karena takut, dia takut andra menyakiti nya dan melukai anak nya.


" Pengawal "


" Pengawal "


Karin berteriak histeris sambil memanggil pengawal yang ada di rumah nya. Pengawal pun datang, tapi mereka hanya diam saja. Tidak ada yang langsung menangkap andra, justru mereka seperti sengaja membiarkan andra masuk ke dalam rumah.


" Karin.. jangan takut. Aku tidak akan menyakiti mu, aku janji tidak akan menyakiti mu " Ucap andra pelan dan lembut agar karin tidak takut.


" Tidak !! Kamu datang pasti ingin menyakiti ku dan melukai anak ku. !! kamu pergi.. pergi !" Teriak karin histeris.


" Karin jangan seperti ini. Aku hanya ingin melihat anak kita, aku bukan andra yang dulu lagi karin. Kamu bisa lihat kan ? mereka semua diam dan tidak ada yang menangkap ku atau menghajar ku. Aku sudah berubah karin, aku bukan andra yang jahat dan bengis lagi. " Ucap andra menyakinkan karin.


Karin terdiam. Dia menatap ke arah para pengawal yang berdiri tidak jauh dari andra, para pengawal itu memang hanya diam saja dan membiarkan andra masuk.


" Kamu jangan takut dengan nya, lelaki itu tidak akan menyakiti mu !" Suara bariton itu mengagetkan karin dan andra.


Brian sengaja datang ke rumah itu bersama tomi, dia ingin memastikan apa andra benar-benar sudah berubah dengan tidak bikin ulah dan keributan.


" Tuan brian " Seru karin.


" Pria mu ini sudah berubah dan dia juga siap menjadi ayah dari anak mu itu. Kalian akan menikah " Ucap brian tiba - tiba.

__ADS_1


Jderr...


Menikah ?


Dulu karin memang sangat menginginkan andra menikahi nya, namun sekarang entah kenapa keinginan itu sudah hilang. Apa mungkin karena pertemuan nya kembali dengan dokter yudi , sang cinta yang terhalang oleh restu orang tua.


Brian meminta andra menikahi karin tentu nya itu atas saran dan permintaan dari sang istrinya, Arumi. Arumi ingin karin dan anak nya bahagia , apalagi saat ini andra sudah berubah lebih baik lagi. Tidak ada yang lebih baik selain mempersatukan karin dan andra demi kebahagiaan anak mereka.


" Menikah? Saya menikah dengan nya?" Tanya karin tidak percaya.


" Apa kamu tidak mau memberikan kebahagiaan untuk anak mu, dengan ada nya keluarga yang utuh ?" Tanya brian langsung menusuk hati karin.


" Bukan nya anak itu butuh kedua orang tua nya" Tambah briwn lagi.


" Tuan andra benar karin, aku akan menikahi mu. " Ucap andra serius.


Andra mendekati karin dan mengambil anak yang sedari tadi ada dalam gendongan karin. Dengan mata yang berkaca - kaca andra menggendong anak nya dan memciumi anak nya.


" Saat ini anak kita dalam incaran laura, dia ingin menguasai semua aset ku. Jadi pewaris ku satu - satu nya ini yang akan dia lenyapkan " Ucap andra sambil mencium anak dalam gendongan nya.


" Jadi laura masih hidup ?" Seru karin .


" Wanita ular itu kini sudah mengambil alih perusahaan ku " Ucap andra dengan geram.


Karin masih diam membisu, dia memikirkan semua yang baru saja di katakan oleh andra. Menikah ? Dulu dia memang ingin sekali dinikahi oleh andra. Tapi sekarang ? Karin ragu untuk menjalani pernikahan dengan andra, ada nama pria lain yang saat ini kembali mengganggu hati karin.


" Bagaimana ? Apa kamu mau menikah dengan ku ? " Tanya andra.


" Kalian urus , urusan kalian. Aku dan tomi akan pergi dari sini" Ucap brian, karena tidak ada guna nya juga dia ikut menyaksikan drama antara karin dan andra.


Brian dan tomi tadi memang sengaja datang hanya untuk memastikan jika andra tidak membuat keributan atau berbuat yang nekat terhadap karin. Tetapi ternyata andra bisa di percaya.


" Aku tidak tahu Ndra, tolong berikan aku waktu untuk memikirkan semua ini " Ucap karin.


" Kenapa ? Bukan nya dulu kamu menginginkan aku menikahi mu ?" Tanya andra heran.


" Itu dulu, tidak untuk sekarang. Tapi aku masih ingin memikirkan nya dulu. Aku ingin masuk ke kamar ku dulu, jika kamu ingin bermain dengan anak ini tidak masalah. Tapi jika kamu ingin menyakiti nya atau membawa dia pergi dari ku, sampai ujung dunia pun aku akan mengejar mu !!" Seru karin dengan tegas.


* Kenapa karin sekarang bisa menjadi wanita yang tegas seperti ini ? Dimana sifat manja nya dulu, tapi aku suka karin yang sekarang. Dia tegas dan yang pasti dia semakin cantik , ehh... tunggu kenapa aku bisa memuji karin cantik ?* Gumam andra dalam hati nya.


**********


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA. JANGAN LUPA RATE BINTANG 5 NYA JUGA YA KAK 🙏❤️❤️❤️


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2