Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Maria Sabrina


__ADS_3

.


.


.


💞💞💞💞💞💞


Kembali ke rutinitas seperti biasa, pagi - pagi sekali arumi sudah di minta untuk datang ke rumah sakit. Karena hari ini dokter yudi hanya buka praktek sampai siang saja. Jadi praktek di buka lebih cepat, begitulah setiap hari jum'at.


" Selamat pagi mbak arum " Sapa satpam rumah sakit dengan ramah.


" Pagi juga pak. Sudah sarapan pak? Ini ada bubur ayam untuk bapak " Seru arumi sambil memberikan satu kantong plastik berisi dua kotak bubur ayam.


Arumi memang sering membelikan makanan untuk satpam , terkadang cemilan dan kue kering. Satpam itu pun lama - lama tidak enak karena keseringan di beri oleh arumi. Apalagi arumi masih berstatus mahasiswi magang.


" Terimakasih mbak arum, repot - repot terus mbak arum ini " Ucap pak satpam sambil menerima bubur ayam pembelian arum.


" Tidak repot kok pak, mari saya masuk dulu ya pak " Ucap arum ramah.


" Oh iya Mbak silahkan, sekali lagi terimakasih atas bubur nya ya mbak" Ucap satpam yang satu nya.


Arumi menganggukkan kepala nya sambil mengulas senyum ramah. Saat dia baru sampai di lobby tiba - tiba langkah nya terhenti karena ada seseorang yang menghentikan langkah nya.


" Cewek gatel tunggu !!" Seru dokter berlian yang baru saja datang dan berlari menghampiri arumi.


" Dokter berlian manggil siapa ?" Tanya arumi pura - pura tidak tahu.


" Cihh... pura - pura tidak tahu, di sini yang nama nya cewek gatal itu cuma kamu. Aku heran deh wajah kamu ini pas - pasan, penampilan duh gak banget dan lihat ini kaca mata besar sudah macam gadis kampungan saja. Tapi aneh nya kenapa orang se kaya Tuan Brian bisa kamu dekati? Pakai pelet apa sih kamu ? " Seru dokter berlian dengan ketus.


Deg..

__ADS_1


Arumi kaget saat dokter berlian menanyakan soal brian, padahal di disini tidak ada yang tahu jika dia adalah istri dari Brian Alexander.


" Maksud dokter berlian apaan sih ? Jangan ngada - ngada deh. Aku datang pagi - pagi ke rumah sakit itu untuk bekerja, bukan untuk mendengar ocehan dokter berlian " Ucap arumi dengan berani nya.


" Kamu tidak perlu mengelak , lihat nih aku punya bukti foto kedekatan kamu dengan Tuan Brian. Kamu tahu kan Tuan Brian itu sudah betistri bahkan belum lama ini dia di publiksikan bersama anak nya yang baru lahir. Jadi jangan jadi pelakor kamu!!" Seru dokter berlian sambil menunjukan foto di ponsel nya.


Hati arumi sedikit tenang , ternyata dokter berlian belum tahu jika arumi lah istri dari brian alexander. Foto yang di tunjukan nya itu adalah foto kemarin saat brian menjemput nya. Arumi harus hati- hati dan tegas dengan dokter berlian, jika di biarkan dia akan semakun melunjak


" Oh.. foto itu , aku cuma nebeng saja karena pas kebetulan Tuan brian lewat dan dia menawarkan tumpangan. Jadi apasalah nya kalau saya nebeng sama Tuan brian, toh beliau sendiri yang menawarkan. " Jawab arumi beralasan.


" Kamu kira aku ini anak kecil yang bisa kamu bodohi, setelah numpang mobil nya habis itu kamu jadi tumpangan nya. Hahaaa .... kamu pasti secara sukarela naik ke ranjang Tuan brian. Dasar murahan, menjijikan !! Akan aku adukan kelakuan kamu ini kepihak kampus dan rumah sakit agar kamu di DO dan izin magang mu di cabut !! Dasar wanita l@cur murahan !! " Ucap dokter berlian dengan mata menatap sinis arumi.


Plakk


Plakk


Tanpa ragu lagi dua tamparan arumi mendarat manis di pipi dokter berlian. Arumi menatap nyalang ke arah dokter berlian , sedangkan dokter berlian menatap sinis sambil mengusap pipi nya yang terasa sakit dan panas.


" Jangan kan menampar mu , mematahkan tangan mu saja aku berani. Apa mau aku tambah lagi ?Atau mau aku patahkan tangan mu sekalian ?" Seru arumi semakin berani.


Beruntung saat terjadi keributan lobby masih sepi karena memang masih terlalu pagi, ada yang sudah datang tapi mereka langsung ke tempat tugas nya masing - masing. Hanya dua satpam , dan dua petugas informasi yang sedari tadi memperhatikan keributan di dalam lobby rumah sakit.


Karena para dokter dan suster dan yang lain nya sudah pada berdatangan, bahkan pasien pun sudah banyak yang datang. Arumi meninggalkan dokter berlian yang masih terdiam di tempat nya.


* Awas kamu arum aku akan buat perhitungan, aku tidak main - main, aku akan melaporkan kelakuan mu kepada pihak kampus. Dasar wanita tidak tahu malu, wajah nya saha yang sok polos tapi nyata nya kelakuan nya sangat menjijikan. Tapi aku tidak akan tertipu dengan wajah polos mu itu arum !! * Gumam dokter berlian sambil menatap sinis kepergian arumi.


**********


Di tempat lain, tepat nya di salah satu bandara kota seorang gadis yang sudah berpenampilan beda dan sudah merubah bentuk wajah nya saat ini sedang berjalan dengan anggun nya sambil menarik koper hitam di tangan kiri nya. Kaca mata hitam bertengger di atas mata nya, dan sepati hak tinggi terpakai indah di kaki jenjang nya.


" Sudah dua bulan lebih aku meninggalkan kota ini dan sekarang aku sudah kembali dengan penampilan baru ku, aku pastikan tidak akan ada yang tahu siapa aku yang sebenar nya. Karena wajah ku sudah berubah 90 % " Gumam wanita cantik itu yang ternyata adalah laura.

__ADS_1


Hari ini akhirnya laura memutuskan untuk kembali ke kota tempat nya dulu berada. Dengan mengendari taksi yang sudah dia pesan, laura menuju sebuah apartemen mewah yang sudah dia beli dengan menggunakan uang andra. Di apartemen inilah laura akan tinggal dengan memakai identitas baru dengan nama Sabrina.


" Dengan uang aku bisa melakukan segala nya, uang 2 milyar yang aku ambil dari andra masih ada setengah nya. Enak juga mengelabuhi andra, bahkan hasil dari perusahaan nya tetap masuk ke ATM ini " Seru laura sambil memutar-mutar kartu ATM yang ada di tangan nya.


Kartu ATM itu adalah milik andra, kartu yang juga dia curi dari dompet andra saat andra tertidur sebelum brian datang menyerang. Bahkan andra pun sudah di perdaya oleh laura dengan menandatangi berkas pengalihan perusahaan. Semua itu laura lakukan jauh sebelum penculikan arumi terjadi.


" Beruntung ATM ini aku ambil dan aku berhasil mengetahui pin nya, dasar andra bodoh !!" Seru laura dengan senyum licik nya.


Mobil taksi yang membawq laura sudah sampai di depan gedung apartemen yang mewah. Dengan langkah pasti laura masuk ke dalam apartemen dan menuju lantai dimana unit epartemen nya berada.


" Akhir nya aku bisa beristirahat dan besok aku akan datang ke perusahaan dan mengumumkan jika sekarang akulah pemilik dari AH group, Maria sabrina . Hahaaa.... aku sudah menyiapkan semua nya dari jauh - jauh hari, bahkan surat pengalihan perusahaan pun sudah berganti nama Maria Sabrina. Dasar andra bodoh !! Sekarang kamu ada dimana ? Apakah kamu sudah mati karena disiksa brian, atau kamu memang masih di siksa brian ? Hahaaa.... semoga saja kamu sudah mati " Ucap laura lalu tetawa dengan puas.


Laura mengambil ponsel nya dan menghubungi seseorang.


[ Besok aku akan datang ke perusahaan kamu siap kan semua nya dan jangan lupa adakan meeting tepat jam 9 pagi ] perintah laura dengan tegas.


[ Baik Nona ] Jawab seseorang dari seberang telepon .


[ Aku tidak mau ada yang terlambat satu orang pun, jika ada yang terlambat akan aku pecat ]


[ Iya Nona Sabrina ]


" Tunggu kehancuran mu Brian Alexander !! Dendam ku kepada mu sampai detik ini masih belum terbalaskan, kamu sudah menghina ku dan membuang ku seperti sampah. Kau buang aku ke tempat terkutuk itu dan kamu hidup bahagia dengan istri mu. " Seru laura masih saja tidak terima atas tindakan brian yang membuang nya kepulau terpencil.


Laura merebahkan tubuh nya di atas kasur dan mulai memejam kan mata nya. Tanpa menunggu lama kini laura sudah terbang ke dunia mimpinya.


********


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤️❤️


TERIMAKASIH 🙏❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2