Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Memaksa pulang


__ADS_3

.


.


.


.


💞💞💞💞💞


Setelah mendapat telepon dari Brian, laura langsung bersiap untuk menuju Kota XX. Laura memilih perjalanan udara agar cepat sampai. Padahal jika jalan darat membutuhkan waktu sekitar 3 jam, dengan jalan udara hanya dua puluh lima menit saja.


" Akhirnya tuan tampan menghubungi ku, sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan nya. Aku tidak menyangka jika lelaki yang waktu di club malam itu adalah Brian Alexander. Betapa bahagia nya aku bisa mendapatkan lelaki setampan dan se kaya tuan brian. Di jadikan teman ranjang nya saja aku tidak menolak. " Ucap laura di dalam kamar hotel nya.


Laura sudah sampai di kota XX dari satu jam yang lalu dan saat ini sedang beristirahat di hotel. Laura juga menyewa kamar di hotel prima agar nanti malam dia tidak perlu jauh - jauh mengunjungi kamar yang sudah di sewa brian.


" Sebaik nya aku melakukan perawatan tubuh dulu agar lebih fresh dan badan ku lebih wangi. Nanti malam kan aku harus melayani tun tampan ku. Aku pergi ke salon yang ada di hotel ini saja, setahu ku hotel ini ada salon di lantai bawah " Ucap laura bicara sendiri.


Laura pergi ke salon dan memanjakan tubuh nya, laura melakukan perawatan seluruh badan nya. Laura benar - benar mempersiapkan tubuh nya untuk bermain kembali dengan brian.


Cukup lama laura melakukan perawatan, kini laura sudah selesai dan kembali ke kamar hotel nya. Laura berdandan cantik dan memakai baju merah menyala dengan riasan yang terbilang cukup tebal. Laura tampil se seksi mungkin untuk menybut brian.


Tepat jam tujuh laura sudah berada di depan kamar VIP 345 ,kamar yang sudah di janjikan oleh brian. Dengan nafas memburu laura mengetuk pintu kamar hotel itu.


Tok Tok Tok


Ceklek...


Pintu terbuka dan menampakkan lelaki yang gagah dan tampan membuka kan pintu untuk laura. Karena kamar ini kedap suara jadi terpaksa brian yang membuka kan pintu nya sendiri. Karena berteriak menyuruh nya masuk pun percuma, laura tidak akan mendengar suara brian.


" Tuan tampan " Seru laura sambil tersenyum semanis mungkin.


" Masuk " Jawab datar brian.


* Kenapa wanita itu sekilas mirip dengan wanita sialan arumi itu. Oh iya bagaimana kabar dia sekarang, seharian ini aku tidak tahu kabar nya * Gumam brian.


" Tuan kenapa bengong ? Terpesona ya dengan kecantikan ku ?" Ucap laura manja sambil memeluk lengan brian.


Brian diam saja, dia berjalan ke arah ranjang lalu berbaring di atas ranjang king size nya. Tanpa banyak basa - basi lagi brian menyuruh laura untuk melakukan tugas nya.

__ADS_1


" Lakukan tugas mu sekarang !" Seru brian .


Tanpa fikir panjang laura pun langsung naik ke kasur dan menanggalkan semua pakaian nya dan pakaian brian. Setelah itu laura melakukan pekerjaan nya yang sudah semestinya dia kerjakan.


Setelah cukup lama laura dan brian pun sama - sama tumbang, setelah lima menit brian menyuruh laura main kembali.


Sebenar nya laura ingin brian yang memegang kendali karena sedari awal main sudah laura yang mengendalikan. Namun brian hanya diam tidak mau bergantian.


" Tuan bisa kah anda yang pegang kendali ?" Tanya laura.


" Lakukan saja apa yang aku suruh, aku bisa saja membatalkan bayaran mu " Ucap brian dengan wajah dingin.


" Baiklah tuan biar saya saja yang pegang kendali, anda cuku menikmati nya saja " Ucap laura.


Laura kembali melakukan pekerjaan nya, dia benar capek dan lelah karena brian terus memintanya untuk bekerja sendiri tanpa brian mau membantu. Setelah dua jam laura dan brian menyudahi permainan nya.


" Ini bayaran mu , dan segera pergi dari sini !!" Ucap brian sambil memberikan uang 20 juta kepada laura.


Laura pun mengambil uang bayaran nya lalu pergi keluar dari kamar brian. Sebelum benar - benar keluar dari kamar brian, laura sempat berpesan agar brian memakai nya lagi.


******


" Nona arumi tolong dengarkan saya. Tuan brian telah menugaskan saya untuk menjaga dan merawat nona. Kalau nona memaksa pergi dari sini, saya bisa di pecat dari rumah sakit ini Nona. " Ucap perawat menjelaskan.


" Apa hubungan nya aku pulang dan kamu di pecat ?" Tanya arumi .


" Nona baru saja menjalani kuret dan tuan brian memerintahkan saya untuk menjaga nona sampai tuan datang. Tuan brian sangat berpengaruh di rumah sakit ini Non, kalau dia marah bisa hancur rumah sakit ini " Ucap perawat berkata yang sesungguh nya.


Arumi terdiam dia benar - benar kaget saat perawat bilang jika dia habis melakukan kuret. Dia belum tahu jika janin dalam rahimnya sudah tidak ada.


" Kuret ? Aku baru melakukan kuret ? Berarti aku keguguran ? Aku keguguran ? " Tanya arumi mengguncang bahu perawat cukup kuat.


" Maaf nona. Anda tadi pagi saat di bawa ke rumah sakit sudah pendarahan dan janin tidak bisa di selamatkan. Jadi team dokter harus melakukan kuret untuk membersihkan sisa keguguran nya. " Jawab perawat dengan lemah.


Tiba - tiba pandangan arumi berubah menjadi gelap dan arumi pun terjatuh, sehingga selang infus arumi terlepas. Dengan segera perawat memanggil teman nya untuk menolong arumi. Dengan sigap arumi di gotong dan di baringkan di kasur dan selang infus kembali di pasang.


" Apa yang terjadi sus ?" Tanya bagas yang datang menghampiri arumi.


" Ini dok, pasien kaget dan pingsan karena dia baru menyadari jika anak yang ada dalam kandungan nya sudah tidak ada. Maaf dok, tadi saya terpaksa memberitahu nya. Pasien memaksa untuk pulang jadi saya terpaksa bilang jika dia harus di rawat dulu karena habis melakukan kuret." Ucap perawat itu menyesal.

__ADS_1


" Sudah tidak apa - apa sus, secepat nya memang dia harus tahu. Ya sudah saya tinggal, tolong jaga dia sesuai perintah tuan brian " Ucap dokter bagas berpesan.


Dokter bagas keluar dari ruangan dan menjauh dari ruang perawatan arumi untuk menghubungi brian.


[ Hallo..ada apa ?Kamu mengganggu istirahat ku saja] Seru brian ketus. Brian masih kesal dengan bagas karen kejadian tadi pagi.


[ Apa urusan ranjang mu sudah selesai ?] tanya bagas tak kalah ketus.


[ Sudah dari sepuluh menit yang lalu, memang nya kenapa ? Apa ada yang penting sampai kamu mengganggu istirahat ku ]


[ Datanglah ke rumah sakit, temani wanita mu itu. Dia perlu dukungan mu karena dia baru kehilangan calon anak nya. Dan baru saja dia mengamuk karena mengetahui janin nya sudah tidak ada ]


[ Besok saja aku ke rumah sakit, aku capek mau istirahat ]


[ Tapi bri, apa kamu tidak ada rasa sedih ? anak yang dia kandung itu anak mu darah daging mu bri ]


[ Diam kamu ! Jangan menggurui ku, aku tahu mana yang terbaik untuk diri ku. ]


Tanpa menunggu jawaban dari dokter bagas, brian langsung mematikan sambungan telepon nya membuat dokter bagas menggerutu kesal.


" Dasar pria pemuja wanita, bilang nya tidak butuh cinta tetapi setiap malam mencari wanita untuk menyenangkan nya. Kapan kamu akan berubah bri " Gumam dokter bagas.


Dokter bagas kembali memasukan ponsel nya ke dalam kantong celana nya. Dokter bagas juga sangat membenci wanita yang bernama bella, karena bella brian berubah menjadi pria yang arogant, dingin dan kasar. Padahal dulu brian pria yang baik, periang dan sangat menghargai mahluk yang nama nya wanita. Tapi semenjak dua kali gagal menikah brian berubah, puncak nya saat bella pergi meninggalkan brian sehari sebelum hari pernikahan. Brian seperti orang stres yang terus mengurung diri bahkan sampai satu bulan brian tidak masuk kantor. Dan sekarang brian berubah seperti monster yang siap menerkam orang yang menyinggung nya.


******


Mampir juga di karya Author yang lain ya kak.



Tak sanggup untuk di madu


Pernikahan Ceo muda


Bukan istri parasit.



Author hanya minta tinggalkan LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE SERTA HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA ❤❤

__ADS_1


TERIMAKASIH 🙏🙏


__ADS_2