
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞
Perusahaan BA Group.
" Maria sabrina ?" Gumam brian sambil membaca undangan yang di kirimkan oleh perusahaan AH group.
Sabrina alias laura mengadakan acara pertemuan dengan para pengusaha dengan tujuan memperkenalkan diri nya sebagai pemilik AH group yang baru. Sabrina juga sengaja mengundang brian beserta pasangan nya,sabrina ingin mengetahui reaksi arumi dan brian saat bertemu dengan nya. Apakah mereka akan mengenalinya atau justru tidak mengenalinya.?
" Siapa wanita ini ?" Tanya brian kepada tomi.
" Mana aku tahu, tapi menurut info dia masih keluarga andra. Bukan urusan kita juga... acara nya besok malam itu kamu mau datang atau tidak dan jangan lupa ajak arumi " Seru tomi lalu berdiri hendak meninggalkan ruangan brian.
" Tunggu !! " Seru brian menghentikan langkah tomi.
" Apalagi bri?" Tanya tomi kesal karena dia masih banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan makanyadia malas berlama - lama di ruangan brian.
" Kamu saja yang datang, aku malas ." Seru brian seenak nya sehingga membuat tomi semakin kesal dengan tingkah saudara angkat nya.
Huufftt...
Tomi menggeleng lalu dengan pasti dia meninggalkan ruangan brian. Seenak nya saja brian meminta tomi yang datang, padahal di undangan sudah jelas - jelas di tulis Tuan brian alexander dan Nyonya.
" Kalau aku yang datang mau siapa yang aku gandeng ? Angin ? " Gumam tomi kesal.
Hubungan nya dengan mita saja belum jelas, hubungan mereka masih menggantung di tengah jalan. Tomi belum berani mengutarakan isi hati nya kepada mita, padahal dia juga menyukai mita. Terlalu cemen untuk mengungkapkan isi hati nya kepada wanita yang di cintainya. Tomi saja heran kenapa dia bisa menyukai mita padahal dulu saat bertemu selalu ribut dan cekcok.
* Dasar jomblo lapuk * Gumam brian sambil menatap kepergian tomi.
Setelah tomi pergi brian menghubungi arumi, Cukup lama menunggu akhirnya setelah panggilan yang ke empat arumi mengangkat telepon nya.
[ Hallo hubby ada apa ?] Tanya arumi heran karena tidak seperti biasa nya brian telepon di jam kerja seperti ini, membuat arumi was - was siapa tahu ada yang sangat urgent.
Beruntung pasien sudah keluar dan dokter yudi mengizinkan arumi untuk mengangkat telepon nya terlebih dahulu. Walaupun di izinkan arumi tidak enak hati, karena masih di jam praktek.
[ Kamu lagi sibuk sayang ?] Tanya brian seperti tanpa rasa bersalah. Sudah pasti arumi sibuk karena ini masih jam praktek nya.
__ADS_1
[ Iya hubby , memang nya ada apa ?] tanya arumi sembari melirik dokter yudi yang pura - pura sibuk dengan ponsel nya padahal dia mendengarkan percakapan arumi dengan suami nya.
[ Sepulang dari rumah sakit nanti mampir ke Anggun butik ya sayang, kamu harus fitting baju untuk acara besok malam. Karena besok malam ada undangan pesta dari rekan bisnis , dan kamu harus menemani suami mu yang tampan ini agar tidak di godain sama para wanita yang ada disana ] Ucap brian panjang lebar penuh rasa percaya diri tinggi.
* Dasar lebay banget sih * Gerutu arumi dalam hati nya.
[ Oh iya hubby] jawab arumi langsung tanpa menyela dan dia pun langsung mematikan sambungan telepon nya karena tidak enak berlama - lama.
Apalagi pasien memang sedang mengantri di luar sana.
" Sudah mulai berani lagi dia mematikan sambungan telepon dari ku. Dasar istri manis ku, baru berapa jam aku sudah merindukan mu " Seru brian sambil mengusap layar ponsel nya yang menampilkan foto keluarga kecil nya. Foto dimana dia memperkenalkan arumi dan marvel sebagai istri dan anak nya di hadapan publik.
Di rumah sakit.
Arumi kembali melanjutkan tugas nya dengan memanggil pasien yang sudah antri selanjut nya. Dengan senyum ramah nya arumi dan dokter yudi menyambut pasien seorang ibu - ibu yang sedikit gemuk.
" Silahkan berbaring ya bu " Seru dokter yudi ramah.
" Iya dok " Jawab pasien.
" Keluhan nya apa saja buk. ?" Tanya dokter yudi dengan ramah.
" Akhir - akhir ini saya sering pusing , mata berkunang - kunang dan ulu hati rasa nya perih banget dok. Terkadang juga mual seperti orang hamil padahal saya tidak hamil " Ucap pasien menjelaskan .
" Ini tensi ibu rendah hanya 80 saja, pasti ibu ini sering telat makan ya ? Asam lambung ibu naik dan ini yang menyebabkan ibu sering mual. Pasti ibu sering menunda - nunda makan " Ucap dokter yudi.
" Heheee iya dok " Jawab pasien dengan tertawa.
Setelah selesai di periksa dokter yudi meresepkan obat untuk pasien nya dan menyuruh nya untuk menebus di apatik yang ada di rumah sakit. Kegiatan arumi pun berlanjut sampai pasien terakhir yang di tentukan, karena sebentar lagi jam istirahat dan praktek akan di lanjutkan lagi setelah jam istirahat.
" Dokter saya istirahat dulu ya ?" Ucap arumi izin terlebih dahulu.
" Oh iya rum silahkan " Jawab dokter yudi ramah dengan senyum khas nya.
Arumi mengangguk lalu keluar dari ruang praktek menuju kantin rumah sakit. Saat sampai di kantin ternyata dia lupa membawa dompet jadi dia balik lagi untuk mengambil dompet nya yang tertinggal di ruang praktek.
Namun saat sampai di depan ruang praktek arumi urung untuk masuk karena terdengar seperti orang sedang bertengkar. Dan itu suara dokter yudi dan dokter berlian.
" Mas , kamu tidak bisa memperlakukan ku begini dong . Aku ini calon istri mu, orang tua kita sudah menjodohkan kita dari dulu " Seru dokter berlian.
" Berlian aku kan sudah bilang kalau aku tidak mencintai mu, aku selama ini hanya menganggap mu sahabat ku saja. Tolong jangan permalukan dirimu sendiri , kalau sampai orang di rumah sakit ini tahu soal perjodohan itu aku akan membenci mu sampai kapan pun. !" Ancam dokter yudi yang ternyata juga bisa bicara dengan tegas.
__ADS_1
* Jadi dokter yudi dan dokter berlian itu sudah di jodohkan tapi dokter yudi menolak nya ? Tapi kenapa ? bukan nya dokter berlian itu cantik dan dokter yudi juga serasi dengan dokter berlian * Gumam arumi dalam batin nya.
" Mas, aku kurang apa sih sampai kamu tega menolak perjodohan ini ?" Tanya dokter berlian dengan suara yang terdengar sedih.
" Kamu tidak kurang apa - apa Lian, kamu cantik, kamu pintar . Tapi memang aku tidak mencintaimu Lian, tolong mengertilah dan hargailah keputusan ku. " Seru dokter yudi mencoba menasehati dokter berlian.
" Kamu memang keterlaluan mas " Seru dokter berlian.
Arumi mendengar langkah kaki mendekati pintu , sepertinya dokter berlian akan keluar dari ruangan. Dengan tergesa - gesa arumi berlari dan bersembunyi di balik dinding. Benar saja dokter berlian keluar dengan wajah sedih , melihat dokter berlian seperti itu membuat arumi menjadi kasihan. Tapi dia juga tidak bisa berbuat apa - apa,karena yang nama nya hati tidak bisa di paksakan.
Arumi pun kembali ingin masuk namun saat dia hendak mengetuk pintu dokter yudi sudah membuka pintu terlebih dahulu.
" Loh rum kok masih disini ?" Tanya dokter yudi kaget.
" Iya dok.. Heemm.. sepertinya dompet saya tertinggal di dalam. " Jawab arumi sedikit gugup.
" Oh.. iya itu ada di atas meja kamu " Seru dokter yudi sambil menunjuk ke arah meja kecil dekat meja kerja nya. Cepat ambil dan segera makan siang karena waktu istirahat tinggal 30 menit lagi " Seru dokter yudi.
" Siap dok " Seru arumi mengangguk patuh.
Setelah mengambil dompet nya arumi segera ke kantin, sepertinya dia tidak sempat jika harus memesan nasi goreng yang di inginkan nya, waktu nya sudah tidak cukup. Akhirnya arumi memesan semangkuk bakso dan jus mangga.
" Tumben kamu baru kelihatan rum.?" Tanya suster mirna yang baru saja selesai membayar makanan nya dan dia sempatkan menghampiri arumi terlebih dahulu.
" Iya kak tadi kelamaan di kamar mandi jadi telat deh makan siang nya" Jawab arumi beralasan. Dia tidak mungkin bicara jujur telat karena mendengar pertengkaran dokter yudi dan dokter berlian terlebih dahulu.
" Jangan di biasain nanti jadi kebiasaan. Heheee " Seru suster mirna.
" Kak mirna sudah selesai makan ?" Tanya arumi.
" Sudah , aku duluan ya rum.? Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan, kalau telat bisa ngamuk nanti tuh dokter yang suka sewot " Seru mirna sambil meringis.
" Iya kak " Jawab arumi singkat.
Tanpa di sebut dokter siapa ,arumi sudah tahu dokter yang di maksud oleh suster mirna. Siapa lagi kalau bukan dokter berlian, hanya dokter berlian yang memang sering sewot sama para suster.
* Semoga kak mirna tidak kena imbas dari pertengkaran dokter berlian dengan dokter yudi tadi. * Gumam arumi dalam hati nya.
*********
LIKE,KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA YA KAK 🙏❤️❤️
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏❤️❤️