
.
.
.
💞💞💞💞💞💞
BUGHH BUGHH
BUGHH BUGHH
Dua pengawal arumi mendapatkan hukuman karena tidak becus menjaga arumi.
" Dasar bodoh !! Jaga satu orang saja tidak becus ! Sebenarnya apa saja yang kalian lakukan sampai tidak tahu kalau arumi keluar dari kampus ?" Seru mama asti marah dan menatap nyalang kepada dua pengawal nya.
Alina dan sheila tadi langsung menghubungi Mama Asti saat mendapati arumi tidak ada di kampus nya. Sebenar nya mereka sudah mencoba menghubungi brian tetapi ponsel brian silent jadi tidak tahu jika ada panggilan masuk.
" Maaf Nyonya kami tadi kecolongan. " Seru alina sambil menunduk.
" Nona Arumi tadi pamit ke toilet dan kami menunggu di depan toilet, tapi sudah hampir tiga puluh menit nona arumi tidak kunjung keluar juga. Akhir nya kami cari ke dalam toilet, dan toilet itu sepi tidak ada siapa - siapa " Ucap sheila menambahi.
" Terus sekarang arumi kemana ? Lihat saja kalau brian tahu sudah pasti kalian akan di bunuh nya " Ucap mama asti.
Sheila dan alina semakin menunduk ketakutan, tapi mereka sudah pasrah dengan konsekuensi nya. Memang semua ini keteledoran mereka berdua. Apa pun hukuman nya mereka akan menerima nya.
" Dari hasil rekaman CCTV nona arumi keluar toilet dengan menyamarkan penampilan nya lalu menuju ke luar gedung kampus dan menaiki taksi online ke arah utara. "Ucap alina menjelaskan sesuai dengan rekaman CCTV yang dia dapat dari pihak kampus.
" Sekarang kalian cepat cari keberadaan arumi. Temukan dia sebelum brian mengetahui masalah ini, tapi aku tidak yakin brian belum mengetahui nya. " Ucap mama asti.
" Baik Nyonya " Ucap alina dan sheila bersamaan.
Alina dan seheila ikut bergabung dengan yang lain nya untuk mencari arumi. Mereka menyebar ke setiap titik sudut kota, bahkan ada yang sampai ke daerah - daerah yang terbilang tidak pernah di kunjungi oleh orang.
Sedangkan di tempat lain, setelah selesai meeting dengan klien di restoran brian langsung mengcek ponsel yang sedari tadi dia silent. Mata brian membelalak saat mendapati banyak pesan dan panggilan telepon dari ke dua pengawal arumi. Pesan yang menyita perhatiaan nya adalah pesan hasil sadapan dari ponsel arumi.
" Sialan !! Wanita ular itu bergerak kembali. Dia tidak tahu jika aku masih memberi dia kesempatan untuk hidup. Lihat saja kau j@l@n9 kalau sampai arumi ku terluka aku akan membunuh mu " Seru brian sambil mengenggam erat ponsel nya.
" Kenapa bri ?" Tanya tomi.
Tanpa bicara brian langsung menunjukan pesan yang ada di ponsel nya. Tomi pun ikut terkejut, saat ini justru yang ada di fikiran nya sheila dan alina dua pengawal arumi. Sudah dapat di pastikan mereka berdua akan mendapat hukuman dari sang Tuan mafia.
" Kita cek keberadaan arumi lewat GPS yang kamu pasang di ponsel nya " Seru tomi lalu mengambil ponsel brian dan mengecek nya.
" Shiittt... ponsel arumi seperti nya mati. Terakhir aktif ada di daerah X. Kita coba susuri daerah ini dulu, sesuai dengan GPS terakhir yang kita ketahui " Ucap tomi langsung menuju tempat terakhir terbaca GPS ponsel arumi.
* Akan aku bunuh kamu laura !!* Gumam brian dengan wajah memerah menahan amarah nya.
Tomi mengendarai mobil dengan kecepatan penuh, dia tidak perduli dengan jalanan yang ramai. Ini baru tomi, kalau yang mengendarai brian sudah pasti kendaraan yang lain nya akan jadi sasaran amarah brian.
" Kamu bisa cepat tidak tom !!" Teriak brian tidak sabar.
__ADS_1
" Ini sudah ngebut bri. Lebih baik sekarang kamu hubungi yang lain nya untuk mencari keberadaan arumi. " Ucap tomi.
" Mama sudah lebih dulu bergerak, aku yakin dua pengawal tidak berguna itu sudah melapor kepada mama. " Ucap brian dengan yakin.
Tomi tetap fokus mengendarai mobil nya, jangan sampai mobil nya menabrak kendaraan yang lain. Kalau sampai terjadi bukan nya menolong arumi tapi justru terbaring di rumah sakit.
* Pasti anton !! Wanita ular itu pasti yang sudah merencanakan nya bersama anton. Anton !! Kamu sudah membangubkan singa yang sudah lama tertidur " Gumam brian sambil mengepaklan tangan nya.
*****
" Lepaskan... Lepaskan !! " Teriak arumi yang berusaha meminta untuk di lepaskan.
Saat ini arumi sudah berada di salah satu kediaman anton, tempat nya cukup jauh dari kota. Tempat ini yang memang di jadikan markas oleh anton. Arumi ada di markas tengkorak merah.
" Diam ! Atau pisau ini akan menancap di perut mu " Ancam salah satu anak buah anton.
" Aku tidak mengenal kalian dan bahkan aku tidak tahu siapa kalian, kenapa kalian menculik ku. Lepaskan aku, aku mau pulang." Teriak arumi lagi.
Arumi masih terus berusaha melepaskan ikatan di tangan dan di kaki nya. Sekuat apa pun arumi mencoba melepaskan ikatan itu, tetap saja tidak terlepas justru tangan arumi semakin memerah karena gesekan tali yang mengikat kedua tangan nya.
Tak Tak Tak
Suara sepatu seseorang beradu dengan lantai. Dan seperti nya suara langkah kaki itu semakin dekat dengan ruangan penyekapan arumi.
" Hai manis , kamu cantik sekali " Ucap anton yang baru saja masuk ke dalam ruangan.
" Siapa kamu ? Tolong lepaskan aku " Ucap arumi.
Cuiihhh...
Arumi langsung meludahi wajah anton, tepat mengenai mata anton. Anton langsung mencenggkram pipi arumi. Amarah nya memuncak karena arumi berani meludahi anton, hanya arumi wanita yang berani dan menolak anton.
" Kurangajar!! Kamu berani sekali meludahi ku " Ucap brian sambil melotot bahkan pipi arumi semakin sakit karena cengkraman brian semakin erat.
" Lee.. lepaskan brengsek !!" Seru arumi terbata - bata.
Plakk
Anton mendaratkan satu tamparan di pipi arumi. Tamparan yang cukup keras berhasil melukai sudut bibir arumi.
" Kamu tidak akan aku lepaskan. Kamu akan aku jadikan budak ranjang ku. Hahaa haaa... ternyata kamu memang wanita yang keras kepala arumi. Benar nama kamu arumi kan ?" Seru anton lalu tertawa kembali.
" Kamu tahu nama ku ?" Tanya arumi heran.
" Tidak penting juga aku mengetahui nama mu cantik. Persiapkan diri mu untuk melayani ku nanti malam, kamu harus bisa memuaskan ku. " Seru anton tersenyum sinis.
" Aku tidak sudi menjadi pemuas ranjang mu ! Lepaskan aku, aku ini sudah mempunyai suami. Lihat saja jika suamu ku tahu kalian semua bisa mati di bunuh nya !" Teriak arumi lantang.
Prok Prok Prok....
Suara tepuk tangan memenuhi ruang penyekapan arumi. Dengan langkah lenggak lenggok bak model papan atas, laura masuk ke dalam ruangan itu dengan senyum bahagia penuh kemenangan.
__ADS_1
" Kak laura ? Kenapa kakak ada disini ? Pergi dari sini kak, tempat ini berbahaya. " Seru arumi dengan polos nya.
Laura semakin dekat dan kini ada di samping anton dan memeluk lengan kekar anton. Arumi semakin bingung melihat apa yang di lakukan laura, namun arumi pun akhirnya menyadari jika ada yang tidak beres antara laura dan pria yang ada di samping nya itu.
" Jangan bilang ini rencana kak laura ?" Tanya arumi langsung paham.
" Benar sekali adik ku sayang tapi hidup nya malang. Aku memang yang sudah merencanakan ini semua, dengan begini kamu tidak akan bisa balik lagi ke pelukan suami mu. Dia tidak akan tahu jika kamu ada di sini, suami mu itu sudah tidak perduli dengan mu. Apa kamu tahu jika diam - diam suami mu itu juga mencintai ku, bahkan kemarin seharian kami saling menyatukan cinta kita di kamar hotel " Ucap laura dengan percaya diri nya.
" Tidak.. itu tidak mungkin. Suami ku sudah berubah, dia tidak mungkin mencintai kak laura. Kakak pasti bohong, iya kan kakak bohong. " Ucap arumi mencoba tidak percaya dengan ucapan laura.
Hahahha haahaa
Laura dan anton tertawa semakin kencang, mereka menertawakan kepolosan arumi.
" Bodoh !! Suami mu itu hanya memanfaatkan mu saja, sebenar nya dia itu mencintai ku. Bahkan dia sudah berjanji akan melamar ku langsung ke pada orang tua kita, aku akan menikah dengan suami mu. Setelah aku menjadi istri sah nya, kamu akan di ceraikan nya. Camkan itu !!" Sentak laura lagi.
" Tenang saja cantik aku siap menerima mu, jadi tidak perlu bersedih jika di buang oleh suami mu itu " Anton kembali berbicara.
Arumi menggeleng tidak percaya dengan ucapan laura, kakak yang sangat dia cintai dan sayangi sudah tega berbuat curang. Bahkan berniat membunuh calon anak arumi dan kali ini berniat merebut brian.
" Aku tidak percaya. Kamu hanya omong kosong !!" Sentak arumi lagi.
" Kamu tidak percaya jika aku dan suami mu kembali tidur bersama. Bahkan bukan hanya tidur, kami saling menghangatkan dan memuaskan di atas ranjang. Kami juga saling berbagi peluh, suami mu itu memang luar biasa. Dia sangat tangguh di atas ranjang, aku sangat puas dan puas " Bisik laura di telinga arumi.
Arumi memejamkan mata nya mencoba tidak percaya dengan ucapan laura. Namun hati kecil arumi menolak, seakan dia percaya karena brian sendiri sudah pernah mengakui jika dia pernah memakai jasa laura untuk memuaskan nya. Dan untuk kali ini apa hal itu terulang lagi, arumi semakin bingung dan tanpa terasa air mata nya menetes.
" Kamu masih tidak percaya ? Hah... kamu menangis ? Buat apa kamu menangis, kamu selepas dari suami mu itu bisa sama pria tampan yang ada di samping ku ini. Iya kan sayang " Seru laura manja.
" Kamu benar sayang " Jawab anton sambil mengecup bibir laura sekilas.
" Aku tidak percaya !" Teriak arumi mencoba tidak mempercayai ucapan laura.
Laura mengepalkan ke dua tangan nya dan hendak melayangkan tamparan nya tapi tangan anton langsung mencegah nya.
" Jangan sayang. Wanita ini sekarang sudah menjadi wanita ku." Ucap anton sambil menggelengkan kepala nya.
" Ok sayang. " Seru arumi.
" Kamu tidak percaya kan jika kemarin lusa aku dan susmi mu saling memadu kasih. Baiklah, karena aku baik hati aku akan menunjukan rekaman nya kepada mu. Setelah ini jangan pingsan ya adik ku sayang " Ucap laura.
Laura mengambil benda kecil yang ada di dalam tas nya, lalu memasang kan nya di laptop arumi yang tadi di bawa oleh anak buah anton.
" Kamu bisa menonton nya sampai habis, ada sekitar satu jam permainan yang terekam " Ucap laura dengan senyum percaya diri nya yang tinggi.
Apa yang kira - kira akan terjadi ? Jangan lupa tetap tunggu kelanjutan nya ya kak 🙏❤❤
*******
LIKE,KOMEN,VOTE,FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAH YANG BANYAK DAN RATE BINTANG 5 NYA JUGA YA KAK 🙏🙏❤❤
TERIMAKASIH 🙏🙏❤❤
__ADS_1