Teman Ranjang Om Brian

Teman Ranjang Om Brian
Makan malam sesungguhnya


__ADS_3

.


.


.


.


💞💞💞💞💞💞💞


Satu bulan kemudian


Arumi kembali lagi beraktifitas seperti biasa, kini arumi sudah di sibukkan dengan kuliah nya. Dia hanya mengambil libur dengan tidak masuk kampus selama 3 bulan saja. Dan selama 3 bulan itu arumi masih mengikuti kelas secara online, itu semua arumi lakukan agar kuliah nya bisa selesai tepat waktu. Saat masuk setelah libur melahirkan, arumi sudah memasuki semester 7 dan akan mulai mengikuti magang di rumah sakit .


" Senang nya kamu sudah bisa masuk lagi rum dan sebentar lagi kita akan magang. Semoga setelah magang urusan skripsi kita juga cepat selesai. Aku sudah tidak sabar menyandang gelar sarjana " Seru mita dengan antusius.


" Kamu mau magang dimana rum ? Apa di rumah sakit milik keluarga suami mu ?" Tanya dina.


" Tidak !! Aku magang di rumah sakit lain, aku tidak mau di rumah sakit keluarga. Aku tidak mau mendapat nilai yang tidak murni karena mereka tahu siapa aku. Aku akan magang ke rumah sakit lain, yang disana tidak ada yang tahu aku siapa " Ucap arumi memberitahu alasan nya.


Mita dan dina magang di tempat yang sama, tapi Arumi tidak gabung dengan mereka. Semua persiapan magang sudah selesai dan tiga hari lagi arumi dan teman - teman nya akan memulai pengalaman pertamanya bekerja di rumah sakit walaupun hanya sebagai mahasiswa magang.


" Benar juga sih rum, kalau kamu magang di rumah sakit keluarga sudah pasti mereka akan memberi nilai terbaik. Mereka pasti takut dengan suami mu. Kamu benar lebih baik kamu magang di rumah sakit yang lain nya, sebenar nya magang kita ini sedikit terlambat tapi bagaimana kita kan sehati jadi kita minta magang di semester ini. Semester kemarin kamu lagi hamil. "Ucap mita.


" Tidak masalah mit, kitakan mahasiswa yang pintar jadi kita pasti bisa menyelesaikan semua nya dengan cepat. Dan kita akan wisuda secara bersama - sama " Ucap arumi sambil memeluk ke dua sahabat nya itu.


Sisil yang sempat membenci arumi kini sudah tidak pernah mencari masalah lagi dengan arumi. Dia takut di keluarkan dari kampus sebelum dia lulus, dan yang paling buat dia takut adalah brian. Brian sudah mengancam akan membunuh nya jika masih saja mengganggu arumi.


* Coba aku bisa dekat dengan mereka bertiga mungkin aku akan senang dan bisa tertawa seperti itu. Sekarang aku tidak punya teman, teman ku semua menghilang karena aku sudah tidak punya banyak uang lagi. Ternyata mereka hanya mendekati ku karena uang ku saja * Gumam sisil menatap sendu ke arah arumi dan ke dua teman nya.


Sebenar nya sisil sudah lama ingin berdamai dengan arumi dan dua sahabat nya itu, tetapi sisil takut jika kehadiran nya tidak di terima.


" Ehh...lihat deh si sisil ngelihat ke arah kita terus " Seru dina sambil melirik ke arah sisil.


" Iya bener..kalau di lihat - lihat kasihan juga ya sama sisil karena dia sudah tidak punya teman lagi. Teman nya sekarang sudah pada menjauh karena sisil sudah tidak setajir dulu. Bahkan dia kuliah saja atas kebaikan suami arumi. " Ucap mita juga merasa kasihan kepada sisil.


" Kalau dia mau gabung sama kita biarkan saja, seperti nya sekarang dia sudah berubah. Cara berpakaian nya pun sudah sopan tidak terbuka seperti dulu lagi, semoga saja dia memang sudah berubah dan tobat " Ucap arumi sambil menyelesaikan makan nya.


Selesai makan arumi dan dua sahabat nya meninggalkan kantin. Hari ini tidak ada kelas lagi hanya mempersiapkan keperluan untuk magang saja. Jika di kampu Arumi sudah tidak mau di ikuti pengawal nya lagi, pengawal nya akan ikut jika arui bepergian seperti ke mall, jalan - jalan.


" Sudah pulang Non ?" Tanya sheila menyambut arumi.


" Kak shel kok ada disini ? " Tanya arumi.


" Iya non tadi datang sama nyonya , itu nyonya di dalam sedang menunggu Nona. " Ucap sheila.


Arumi memang sudah pindah kembali ke rumah nya, karena dia lebih nyaman tinggal di rumah nya sendiri. Untuk karin masih tinggal di rumah utama, disana karin tidak menganggur dia ikut beres - beres rumah sebagai ucapan terimakasih nya karena sudah di izinkan tinggal di sana. Karin tidak tinggal di dalam rumah utama tapi dia menempati bangunan belakang bersama para pelayan yang lain nya. Karin cukup tahu diri dia tidak mau tinggal di rumah utama.


" Oh ada mama ? kenapa tidak menghubungi ku kak. Kak alina kenapa juga tidak menghubungi ku " Ucap arumi.


" Kami di larang Nyonya Non, kata nya tidak apa - apa menunggu Nona pulang saja " Ucap sheila.


Sheila sekarang memang menjadi pengawal nya mama asti, sedangkan alina masih menjadi pengawal arumi namun hanya di saat - saat tertentu saja.

__ADS_1


" Mama datang kok gak kasih kabar sih ?" Seru arumi langsung memeluk mama mertuanya.


" Mama kangen sama marvel dan kamu sayang, lagi pula mama disini lama kok makanya mama melarang mereka menghubungi kamu " Ucap mama asti menjelaskan.


" Makan malam di sini ya ma ?" Seru arumi.


" Iya sayang " Jawab mama asti .


Arumi sangat senang karena mama mertua nya mau makan malam di rumah nya. Tapi arumi tetap heran kenapa tanpa diminta mama mau makan malam di rumah nya, pasti ada sesuatu yang ingin di bicarakan nya.


" Mbak marvel masih tidur siang ya ?" Tanya arumi kepada pengasuh marvel.


" Iya Non baru setengah jam yang lalu " Jawab sang pengasuh.


" Ya sudah , mumpung marvel tidur mbak istirahat juga ya. Pasti capek seharian ini menjaga marvel , terimakasih ya mbak sudah mau menjaga dan menyayangi marvel dengan baik dan tulus " Seru arumi .


" Sama - sama Non,saya yang seharus nya berterimakasih. "Seru sang pengasuh.


" Ya sudah mbak istirahat saja " Jawab arumi singkat.


Setelah betbincang dengan pengasuh anak nya arumi masuk ke kamar pribadi nya, mama asti juga sedang betistirahat tentu nya di kamar sang cucu nya.


Makan malam pun sudah selesai, kini arumi, brian dan mama asti sedang ada di ruang kerja brian. Benar tebakan arumi jika mama mertua nya ingin membicarakan sesuatu, sedikit jelasnya arumi sudah tahu apa yang akan di bicarakan oleh mama mertua nya, tentang beruang putih .


" Mama mau bicara serius sama kalian, mama minta kalian dengarkan dulu jangan menyela sampai mama selesai bicara " Ucap mama asti tegas.


Wajah brian sudah menunjukan wajah orang yang tidak bisa tenang, bahkan sedari tadi brian tampak aneh. Pasal nya dia belum membicarakan kepada arumi jika marvel kelak akan di bawa ke luar negeri dan tinggal di luar negeri saat usia nya menginjal 2 tahun.


Huufffttt ..


Mama asti mulai menghela nafas untuk menetral kan tubuh nya.


" Mama dan papa ini sudah tua dan kami ingin menghabiskan masa tua kami di luar negeri. Di sana lebih nyaman dan lebih aman, mama tidak mau berurusab dengan para penjahat lagi. Maka dari itu secepat nya mama akan mengangkat arumi sebagai pengganti mama. " Ucap mama asti serius.


" Dan kamu arumi, kamu harus mempersiapkan semua nya dari sekarang. Satu lagi permintaan mama , saat umur marvel mama minta dia tinggal di luar negeri bersama mama. Disini terlalu beresiko untuk marvel, kelak saat dia sudah mampu dia akan mama pulangkan. Ingat disini banyak orang yang menginginkan nyawa anak mu, tanpa kalian tahu mama sudah mencari tahu. Arumi, kamu tahu bagaimana dunia mafia kan ? Memang sangat beresiko, mama harap kamu bisa mengerti dan menyetujui permintaan mama " Seru mama asti dengan serius.


Arumi bingung dan bimbang, dia ingin selalu dekat dengan anak nya. Tapi apa yang di katakan mama mertua nya memang benar, saat ini pasti banyak yang mengincar marvel, karena mereka tahu marvel lah kelak yang akan menjadi pewaris satu - satu nya keluarga alexander.


" Ma, soal marvel arumi belum bisa memutuskan nya. Saat ini umur marvel baru dua bulan, masih banyak waktu untuk arumi memberi jawaban. Kami akan berdiskusi dulu ma. Dan untuk penerus pimpinan beruang putih, maaf arumi tidak bisa ma. Arumi ingin berkarier sebagai dokter, itu cita - cita arumi dari kecil Ma " Tolak halus arumi agar sang mama mertua tidak tersinggung.


" Kamu jadi pimpinan beruang putih pun masih bisa menjadi seorang dokter sayang. Semua itu tidak akan mengganggu karier kamu " Ucap mama asti berpendapat.


" Tapi ma .. maaf arumi benar - benar tidak berminat turun di dunia mafia ma. " Tolak arumi lagi.


Brian sedari tadi diam dan menyimak pembicaraan dua wanita yang sangat dia cintai. Dia juga bingung mau bicara apa , sedang kan sang mama sangat mengunginkab istri nya untuk menggantikan posisi nya sedangkan sang istri nya pun menolak.


" Sayang mama sangat berharap kamu bisa memenuhi permintaan mama ini. Hanya kamu satu - satu nya menantu mama, karena anak mama cuma brian saja. Jika mama punya menantu perempuan lain mama pasti tidak akan memaksa kamu " Ucap mama Asti.


Perkataan mama asti barusan membuat arumi takut, dia takut jika mama mertua nya meminta brian untuk menikah lagi agar ada orang yang mau menggantikan posisi sang mama.


" Ma .. kenapa bicara seperti itu ? Mama tidak berniat menyuruh brian untuk menikah lagi kan ?" Akhirnya brian ikut angkat bicara.


" Sembarangan .... !!! Kamu kira hidup di madu itu enak. Mama tidak akan pernah mengizinkan kamu menikah lagi. Menantu mama cuma satu yaitu arumi." Ucap mama asti dengan mata melotot ke arah brian.

__ADS_1


" Ingat mama masih punya tomi. " Ucap brian mengingatkan .


" Mama tetap ingat tomi itu anak angkat mama dan papa. Tapi bukan berarti istri tomi yang akan menggantikan mama Bri . Posisi ini harus di gantikan oleh menantu asli dari keturunan keluarga alexander. " Ucap mama asti.


Hati arumi tersentuh saat mama mertua nya mengatakan jika dirinyalah menantu satu - satu nya di keluarga alexander.


" Bagaimana sayang ?" Tanya mama asti menatap penuh harap ke arah menantu tersayang nya.


" Heemmm.... begini saja ma, arumi mau menjadi penerus mama tapi arumi tidak bisa terjun langsung. Cukup nama arumi saja yang di pakai , tapi untuk kepemimpinan arumi serahkan kepada suami arumi. Biar beruang putih dan beruang hitam kita jadikan satu saja ma, lagi pula ke dua nya memang sama-sama milik keluarga alexander kan ma . Arumi akan turun di saat yang di perlukan saja, arumi tidak akan lepas dari tanggung jawab arumi Ma " Seru arumi memberikan ide yang tidak buruk namun cukup baik dan mudah untuk di terima oleh brian dan mama asti.


Mama asti memandang brian meminta persetujuan dari anak semata wayang nya itu. Brian pun menganggukkan kepala nya tanda menyetujui pendapat dari sang istri.


" Brian rasa pendapat arumi cukup baik ma, lagi pula arumi juga tadi bilang tidak akan lepas dari tanggung jawab. Atau bisa di artikan arumi bekerja di balik layar Ma,dan kapan arumi di butuhkan dia akan turun tangan. " Seru brian menjelaskan lebih detail.


" Iya ma seperti itu " Jawab arumi lagi.


" Baiklah mama setuju kakek mu juga pasti akan setuju. Tapi untuk nama biarlah tetap beruang hitam dan beruang putih jangan kalian gabungkan nama itu menjadi satu. Arumi mulai sekarang kamu harus beltih bela diri " Ucap mama asti.


" Mama tenang saja arumi bisa kok ma bela diri, saat sekolah dulu arumi sering ikut bela diri dan beberapa minggu ini juga belajar dengan kak alina " Jawab arumi dengan tegas.


Mama asti tersenyum bangga kepada menantu nya , dia sudah tidak kaget lagi jika tahu arumi pandai bela diri. Karena alina memang sudah memberitahu nya bahkan video saat arumi latihan juga sudah di kirimkan ke ponsel nya oleh alina.


Perbincangan ketiga nya pun sudah selesai, kini mereka sudah berada di kamar nya masing - masing.


" Sayang ... hemmm... sudah bermalam - malam loh aku tidak mendapatkan jatah makan malam " Ucap brian saat sudah siap tidur.


Hah ?


Arumi langsung terbelalak !! ? Yang tadi habis makan malam bersama siapa ? Bisa - bisa nya sang suami bilang tidak dapat jatah makan malam selama bermalam -malam.


" Tadi kan baru saja makan malam hubby " Ucap arumi sambil melotot.


" Hemmm ... Bukan makan malam nasi sayang , tapi makan malam untuk si kecil " Jawab brian sambil tersenyum.


Arumi pun akhirnya tahu apa yang di maksud oleh sang suami, apalagi kalau bukan soal makan malam ranjang nya.


" Hubby bersih - bersih dulu jangan lupa sikat gigi setelah itu nanti aku kasih makan malam untuk si kecil . Makan malam yang sesungguh nya " Seru arumi menggoda suami nya.


Tanpa menunggu lama brian langsung turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi. Setelah 3 menit brian keluar dari kamar mandi dengan senyum cerah dan wajah yang berbinar. Malam ini arumi akan di buat tidak bisa tidur olrh brian , apalagi malam ini memang dia ingin berbuka puasa. Berbuka puasa setelah berpuasa kurang lebih dua bualan. Walaupun selama dua bulan arumi memberikan servise dengan cara lain tapi tetap saja beda rasa nya.


* Akhirnya setelah dua bulan aku bisa makan malam yang sesungguh nya. Semoga si marvel tidak menangis atau bangun minta asi. Marvel tolong papa ya, malam ini mama untuk papa dulu, kamu tidur yang anteng ya. Kasiahan ya sama papa dua bulan loh papa berpuasa karena mama habis melahirkan kamu. * Gumam brian dalam batin nya.


Akhirnya apa yang di inginkan brian terlaksana juga. Brian dan arumi sangat menikmati permainan mereka, mereka saling melepaskan kerinduan yang sudah tertahan lama. Setelah dua jam brian menyudahi permainan nya karena kasihan melihat arumi yang sudah kelelahan.


" Terimakasih istri ku sayang " Seru brian sambil mencium kening arumi dengan lembut.


" Sama - sama hubby " Jawab arumi dengan senyum bahagia nya.


*******


LIKE, KOMENTAR, VOTE, FAVORITE, SERTA BERIKAN HADIAH NYA DAN RATE BINTANG 5 NYA JUGA YA KAK 🙏❤❤


TERIMAKASIH 🙏❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2