Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Pesan penuh makna


__ADS_3

Mansion utama


NAKHEL GROUP


Jakarta


Indri tampak menggenggam erat kedua telapak tangan nya, masih tersisa air mata yang membasahi pipi nya.


Selain merasa sedih, ada jutaan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu untuk saat ini.


Dihadapan nya tampak seluruh keluarga besar tengah berkumpul dan mendiskusikan pernikahan diri nya dan Abizard.



Sang kakak nya Dimas masih sedikit mengkhawatirkan dirinya, sempat membuat sebuah kesepakatan kepada keluarga NAKHEL perihal kebahagiaan nya, meminta keluarga Abizard menghargai diri nya dan menerima kondisi Indri bagaimana pun caranya.


Membuat kesepakatan lain dengan Abizard agar laki-laki itu tidak sekalipun melukai Indri bahkan membuat kecewa adik nya.


"Indri punya keluarga yang mencintai dirinya, tidak pernah terluka, tidak pernah dilukai oleh Mama dan Papa apalagi aku, meskipun hidup dalam ruang lingkup sederhana, dia tidak pernah diperlakukan tidak adil oleh Kami"


"Semua kebutuhan nya jelas dipenuhi walaupun terkadang dia harus bersabar untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan, tidak pernah sekalipun kami membuat nya menangis atau membuat tubuh nya terluka meskipun dalam keadaan marah"


"Tidak ada kekerasan fisik ketika kami marah saat dia melakukan sebuah Kesalahan, nasehat dan sabar menjadi kunci dari keluarga kami dalam memperlakukan dia".

__ADS_1


"Saat dia bilang dia tidak apa-apa bukan berarti dia baik-baik saja, dia hanya pandai menutup kekecewaan nya di hadapan semua orang, padahal terkadang dia diam-diam menangis didalam kamar mandi karena kecewa"


Kemudian Papa Indri ikut memberikan sebuah pesan kepada Abizard.


"Kau tahu nak? memiliki seorang anak tidak lah gampang, apalagi seorang putri"


"Ketika banyak diluaran sana belum dipercaya Allah atas rejeki seorang anak, kami bahagia ketika kami diberikan kepercayaan Oleh Nya"


"Begitu Mama nya hamil Indri dunia rasanya terlihat begitu bersinar, seolah-olah ada cahaya lain yang masuk ke dalam kehidupan kami"


Papa nya menjeda Kalimat nya untuk beberapa waktu, laki-laki paruh baya itu terlihat berusaha menahan tangisannya.


"Yang pertama memeluk putri ku adalah aku bukan kamu, Yang pertama mencium putri ku adalah aku bukan kamu, yang pertama merawat putri ku adalah aku bukan juga kamu"


"Tapi aku berharap Kamu yang akan menemani putri ku dalam seumur hidup nya baik didalam keadaan susah maupun senang"


Dia tampak terisak.


Mama Nur ikut menangis, mengelus punggung suami nya secara perlahan.


"Jangan kamu sesekali menyakiti dirinya apalagi perasaan nya"


β€œSejati nya Rasulullah SAW ketika akan menikahkan Ali Bin Abi Thalib kepada Fatimah beliau berkata kepada Ali: Ali, jangan kau sakiti anakku, bila kau sakiti dia, berarti kau menyakiti aku. Allahu akbar,”

__ADS_1


"Dan seandainya satu hari kamu tidak mencintainya lagi, maka jangan beritahukan kepada diri nya karena itu pasti bisa menyakiti hati nya dan membuat nya menangis"


"Tapi beritahukan lah kepada ku, Maka aku akan membawa nya pulang dengan ikhlas hati"


Setelah berkata begitu, Papa Tora melirik ke arah Indri, putri nya yang jelas ikut menangis sejak tadi, dengan gerakan cepat langsung memeluk Papa nya.


Mama Helen ikut menangis, menyeka air matanya dengan tisu yang ada di tangan nya.


Abizard terlihat menundukkan kepalanya, menelaah ucapan demi ucapan yang di sampaikan sang calon Papa mertua nya.


Sejenak waktu seolah-olah berhenti, suasana hening diiringi Isak tangis jelas terjadi.


******


Catatan \=


Outhor dikit banget sih up nya????.


Author hanya mampu up 4-6 bab tiap hari untuk novel ini makkkkk sebab di akun sebelah harus di up juga, belum lagi di platform lain ada novel lain yang harus di up 😭😭😭😭😭🀧🀧🀧.


Otak author bisa mati berfungsi kalau up lebih dari ini makkk.


Sebab selain jadi penulis author juga kerja & ngurusin anak makkkπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ€§πŸ€§πŸ€§πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­.

__ADS_1


Maafkan lah kalau daya kemampuan outhor hanya sebatas ini yah makkkπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ».


__ADS_2