Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Dalam perjanjian


__ADS_3

Restoran xxxxxxxx


Pusat kota


Bola mata Yash sejak tadi menatap lurus ke arah depan, laki-laki tersebut sama sekali tidak mengeluarkan suaranya, dia menunggu seseorang sejak tadi di sana, berpikir kapan orang yang dihubungi tersebut akan datang ke hadapan nya.


sebenarnya Yash sama sekali tidak ingin melakukan hal ini, tapi karena kejadian kemarin di mana Diana memasuki ruangannya dan istrinya Hana mendapati perempuan tersebut berlaku di luar normal dan batas kewajaran pada akhirnya ketika Hanna mendesaknya untuk menikah dengan gadis pilihan nya dan jangan sampai tergoda oleh Diana pada akhirnya Yash terpaksa melakukan hal ini.


laki-laki tersebut pada akhirnya dengan sejuta pemikiran yang begitu matang mencoba menghubungi Alessia.


dia cukup buta soal gadis tersebut, tidak tahu rumahnya tidak tahu tempat tinggalnya tidak tahu kehidupannya dan tidak tahu soal keluarganya.


tapi anehnya Hana mengetahui semua soal gadis tersebut, yang menjadi pertanyaan Yash sebenarnya kapan Hana mengenal Alessia.


dan anehnya istrinya bukan orang yang gampang mempercayai seseorang atau bahkan memilih seseorang sama seperti ketika menjadi pelayan rumah atau pengasuh untuk anak-anak mereka, Hana jelas sangat ketat dalam menseleksi mereka lalu Yash pikir kenapa Hana Keukeh pada keputusannya memilih gadis muda yang hampir seusia putranya dan lebih tua dari putrinya tersebut.


"kenapa kau berfikir jika dia adalah gadis yang baik? di pertemuan pertama kami tidak kah kamu tahu? penampilannya sangat mengganggu diriku Hana"


Yash mencoba untuk protes, dia pikir Alicia jelas bukan gadis yang lain mengingat bagaimana penampilannya ketika mereka bertemu tempo hari.


gadis itu seperti bukan gadis baik-baik, di mana pakaian serta dandanan gadis itu terlihat sangat mencolok dan mencerminkan seolah-olah gadis itu adalah gadis yang bekerja di tempat kurang baik.


"bukankah aku sudah bilang Yash? aku tidak mau bela diri tapi itu bukan penampilan aslinya, seseorang menipu dirinya di hari pertemuan pertama kalian, aku jelas mencurigai Diana, tapi aku tahu kamu tidak akan percaya itu karena pada akhirnya kamu akan berkata menuduh seseorang itu tidak baik"


"Sayang"


"aku tidak pernah meminta apapun padamu Yash, sekali ini saja aku mohon kabulkan keinginanku hingga nanti jika aku mati aku akan tenang meninggalkan kamu dan anak-anak"


bisa dia lihat bola mata perempuan yang dicintai itu bicara dengannya dalam tatapan berkaca-kaca.


pada akhirnya bisakah seorang Yash Khalid menolak keinginan orang yang begitu dia cintai?!.


"jangan berharap lebih pada pernikahan kami Hana, mungkin pada akhirnya aku hanya akan menyakiti dia"


Yash bicara pelan sembari menatap balik bola mata istrinya.


"seperti kataku kemarin bukankah aku bilang aku tidak memintamu untuk jatuh cinta padanya, tapi aku tidak akan marah dan aku Redho serta ikhlas seandainya suatu hari kamu memang benar-benar jatuh cinta pada dirinya nya Yash"


kata-kata yang dilontarkan oleh Hana terasa begitu menyayat perasaannya, sejujurnya dia tidak rela mendengar ucapan istrinya tersebut tapi dia lebih memilih dia daripada memperdebatkan tentang banyak hal.


Dan pada akhirnya penolakan Yash yang mati-matian tetap gagal, dia yang berada di dalam banyak tekanan keadaan membuat Yash mau tidak mau menerima keadaan tersebut dengan berat hati.


Apalagi kondisi Hanna semakin lama semakin tidak membaik, perempuan itu kini bahkan harus menggunakan kursi roda nya untuk bergerak kemana-mana.


Dokter Rick bahkan berkata Waktu Hanna seolah-olah semakin menyempit ketika melakukan pemeriksaan terakhir kali nya.


Tapi gila nya Hanna masih memaksakan diri pergi dengan pelayan kepercayaannya untuk mendatangi Yash di perusahaan nya.


mendesak dirinya agar menikah lagi dalam waktu dekat, dan secara kebetulan mempertemukan Hana dengan Diana di dalam ruangannya.


"Jika kau tidak melakukan nya, maka mari mengurus surat perceraian kita, setelah kematian ku mari tidak mengurus aku lagi, anggaplah kita sudah tidak saling mengenal antara satu dengan yang lainnya, jika satu hari kau harus menikah dengan Liana maka putuskan hubungan antara kau dan anak-anak juga"


ucapan istrinya kemarin benar-benar menyakiti perasaannya, pada akhirnya nya Yash hanya bisa mengeratkan rahangnya sembari menggenggam telapak tangannya dengan pandangan nanar ke arah istrinya.


dan kini di sinilah tempatnya saat ini, setelah dia menghubungi Alessia dan membuat janji temu semalam, gadis muda itu berkata akan datang ke tempat tujuan yang telah ditentukan sesuai dengan waktu yang telah dia sebutkan.


Yash kembali menatap ke arah depan di mana tempat duduknya cukup menembus arah pintu masuk restoran yang dia datangi tersebut di mana dirinya dan Alessia saling membuat janji temu.


laki-laki tersebut melirik ke arah jam tangannya, dia pikir mungkin dia lagi terlalu cepat menunggu disana, jadi wajar saja dia belum menemukan gadis tersebut saat ini.


hingga akhirnya bola matanya menatap ke arah depan di mana sosok yang pernah dia temui satu kali sebelumnya berjalan dengan bergeser-gesa masuk dari arah pintu depan.


ekspresi wajah gadis tersebut terlihat begitu panik dan terburu-buru.

__ADS_1


membuat Yash mengerutkan keningnya untuk beberapa waktu.


begitu Alessia telah berdiri tepat di hadapannya, gadis tersebut menundukkan kepalanya secara perlahan kemudian langsung duduk tepat dihadapan Yash.


Laki-laki tersebut tanpa harus menunggu lama kemudian berkata.


"Mari membuat sebuah perjanjian untuk pernikahan tidak masuk akal ini"


suara datar dan dingin yang diberikan pada gadis itu membuat sosok alisnya sedikit menundukkan kepalanya, bisa dia rasakan gadis itu cukup takut memandang wajahnya apalagi menatap bola matanya.


"Aku bukan tipe laki-laki yang suka bicara berbelit-belit dan membuang rumit keadaan, karena itu Mari kita langsung bicara ke intinya"


Ucap Yash secepat ke arah Alessia.


Mendengar ucapan ya gadis yang ada di hadapannya tersebut langsung menaikkan kepalanya yang menunduk sejak tadi.


"ya?"


Alessia bertanya pelan.


"Kau bisa membacanya terlebih dahulu dengan seksama"


setelah berkata seperti itu Yash langsung memberikan sesuatu ke hadapan Alessia, sebuah map mendominasi berwarna coklat yang isinya adalah beberapa lembar kertas surat perjanjian pernikahan.


gadis yang ada di hadapan Yash tersebut seketika langsung meraih map yang diberikan oleh Yash dengan tangan sedikit bergetar, gadis itu membuka perlahan map yang ada dihadapan nya itu.


sejenak bola mata Alessia membaca barisan demi baris kata-kata yang ada di dalam kertas yang kini ada ditangani tersebut, gadis itu terlihat diam untuk beberapa waktu.


"Baca dengan baik dan jangan sampai membuat kekacauan setelah pernikahan"


Yash tiba-tiba kembali mengeluarkan suaranya.


"2 tahun, hanya 2 tahun tidak lebih"


Alessia sama sekali tidak menjawab, dia bahkan tidak berani menatap kearah Yash saat ini, bisa dibayangkan bagaimana perasaan Alessia saat ini, tiba-tiba dia merasa bola mata nya memanas, dia tahu betul dengan apa yang dia baca saat ini.


Gadis itu sama sekali tidak menjawab ucapan Yash ketika laki-laki tersebut berkata jika ini hanyalah surat perjanjian kontrak pernikahan.


2 tahun?!.


ya laki-laki tersebut berkata pernikahan yang akan mereka jalani hanya 2 tahun dan bisa dibayangkan bagaimana perasaan Alessia saat ini, gadis itu hanya bisa diam tanpa banyak bicara, masih tidak berani menaikkan kepalanya.


Hati gadis itu seketika terasa ingin pecah, tapi Alessia tidak menampilkan bagaimana rasa sakit hati nya ketika dia mendengarkan ucapan laki-laki yang ada di hadapannya tersebut.


kata pernikahan kontrak jelas terdengar begitu menyedihkan tapi dia jelas tidak punya pilihan lain lagi, Alessia sudah menduganya jika tuan Khalid ucapan atau lambat akan menghubunginya dan membahas soal pernikahan serta kontrak mereka.


Dia ingat apa yang di ucapkan oleh bibi muda nya kemarin.


Akan ada banyak sekali dampak dalam pernikahan kontrak yang akan terjadi.


"untuk apa sayang? setiap orang memiliki tujuan pernikahan, tapi tujuan pernikahan kalian jelas tidak ada. Kalau hanya dua tahun tiga tahun untuk apa. Apa untungnya untuk seseorang, apalagi perempuan. Setelah dua tahun dia hamil, setelah itu tidak pernah kah kamu memikirkan hal selanjutnya?"


"Kau tahu Alessia? pernikahan bertujuan untuk membangun keluarga bahagia dan memiliki keturunan yang sejalan"


"Kawin kontrak bukan solusi mencapai tujuan itu karena tidak ada masa depan dari hubungan tersebut"


"Karena, kembali pada namanya kawin kontrak itu kawin dalam waktu tertentu yang setelah periode tertentu itu selesai begitu saja,"


"Akibat hukum kawin kontrak terhadap wanita adalah tidak dianggap sebagai sebagai istri sah, tidak berhak atas nafkah dan warisan dari suami jika meninggal dunia, tidak berhak atas harta gono gini jika terjadi perpisahan, karena secara hukum perkawinan, perkawinan kontrak tersebut dianggap tidak pernah terjadi."


"Fenomena mengenai nikah mut’ah atau lebih dikenal dengan kawin kontrak merupakan permasalahan yang banyak dibicarakan orang akhir-akhir ini, Pada dasarnya teori-teori tentang perkawinan dan hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek kawin kontrak terlihat kurang menguntungkan baik untuk individu yang melakukan kawin kontrak itu sendiri maupun bagi anak yang dihasilkan dari kawin kontrak. Bagi individu yang melakukan kawin kontrak, kawin kontrak dapat membawa kepada ketidakberhasilan seseorang dalam perkawinan yang dapat mengganggu perkembangan seseorang pada masa dewasanya. Bagi anak hasil dari kawin kontrak, anak-anak yang lahir dari kawin kontrak memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan perilaku dan gangguan emosional."


"Bahkan Kawin kontrak dalam perspektif hukum agama kita merupakan suatu hal yang batil atau haram. Hal ini didasarkan pada dalil naqli yang terdapat dalam al-Quran dan al-Hadits dan pendapat ulama Mazhab. Imam al-Mazhab menyatakan bahwa nikah mut'ah atau kawin kontrak hukumnya adalah batil atau haram."

__ADS_1


"Selain itu, haramnya kawin mut'ah dikarenakan dampak negatif yang ditimbulkannya sangat banyak. Antara lain bercampurnya nasab, karena wanita yang telah dimut’ah oleh seseorang dapat dinikahi lagi oleh anak orang tersebut jika ada anak sambung nya dan begitu seterusnya."


"Kemudian kamu jelas akan disia-siakannya, anak hasil mut’ah tanpa pengawasan sang ayah atau pengasuhan sang ibu, seperti anak zina."


"Wanita dijadikan seperti barang murahan, pindah dari tangan ke tangan yang lain, dan sebagainya,"


Alessia terlihat memejamkan sejenak bola mata nya, dia mencoba kembali meremas kedua telapak tangannya kemudian secara perlahan Alessia mendongakkan kepalanya, gadis itu mencoba menatap wajah laki-laki yang ada di hadapan nya itu untuk beberapa waktu.


"Itu bukan masalah"


Jawab Alessia pelan.


"Hanya saja ada yang memberatkan diriku, ini bukan soal uang atau kesejahteraan dalam pernikahan, anda tahu bagaimana hukum kawin kontrak? anak-anak akan menjadi anak haram jika pernikahan kontrak terjadi"


Ucap Alessia pelan.


mendengar ucapan gadis yang ada di hadapannya Yash langsung menaikkan ujung alisnya.


laki-laki tersebut terlihat mendengus kemudian dia langsung bersandar ke arah kursi sofa, laki-laki itu menaikkan kedua tangannya tepat di depan dadanya lantas bola matanya menelisik sosok Alessia yang ada di hadapannya.


"Kau pikir aku tertarik untuk meniduri anak kecil? kau bahkan tidak terlihat menarik, ibarat buah kamu hanyalah anakkan yang tidak pantas aku makan, bahkan kau terlihat matang dan membusuk sebelum waktunya"


kata-kata menyakitkan dari Yash membuat Alessia tidak bergeming.


anakkan, matang dan busuk sebelum waktunya?!.


Alessia pikir serendah Itukah tuan Khalid melihat dirinya?.


Dia pikir apakah laki-laki dihadapan itu benar-benar berpikir jika dia gadis penjajah harga diri? pernah menjualnya kepada banyak laki-laki sebelumnya?!.


sungguh miring dan mengerikan pandangan laki-laki tersebut terhadap dirinya Alessia pikir.


alih-alih membela diri Alessia terlihat diam, gadis tersebut memilih untuk kembali menundukkan kepalanya.


"Aku membawa mu pada pernikahan secara sah sesuai permintaan istri ku dan tidak ada pernikahan tidak sah di antara kita, kau patut berbangga diri karena berhasil membujuk istri untuk mendaftarkan pernikahan kita secara kenegaraan dan juga keagamaan"


Tiba-tiba suara laki-laki tersebut kembali memecah keadaan.


mendengar ucapan tuan Khalid seketika timbul kelegaan besar dihati Alessia.


"Tapi jangan pernah berharap ini benar-benar pernikahan, hanya 2 tahun saja, setelah lewat 2 tahun aku akan mengurus perceraian di antara kita, jangan mengharapkan untuk mendapatkan harta gono gini atau sepeserpun uang dariku, kau hanya boleh keluar dari rumahku tanpa membawa apapun persis seperti pertama kali kamu datang"


Alessia memilih Mendengar kan sama sekali tidak komplain, karena dia cukup tahu diri.


"Aku tidak tahu bagaimana caramu nanti bisa masuk ke perusahaan apakah kau memang benar-benar hebat seperti yang istriku bicarakan, apakah kamu benar-benar memiliki kemampuan? realita kamu hanya gadis miskin yang hanya lulusan SMK, saat masuk ke perusahaan jangan pernah bermimpi untuk bisa membicarakannya pada semua orang soal hubungan kita jika kau dan aku adalah sepasang suami istri"


"aku akan bilang kau adalah sekretaris baruku dan aku adalah atasan"


setelah berkata begitu Yash tidak melanjutkan ucapannya, dia menunggu Alessia menatap dirinya dan membalas kata-katanya.


"Apa kau paham?"


Tanya Yash lagi dengan nada yang begitu dingin.


Alessia menatap kearah Yash,dia mengangguk kan kepalanya secara perlahan sembari menahan perasaan nya.


"Yah aku cukup tahu diri dimana posisi ku tuan"


gadis tersebut menjawab dengan mantap, dia menatap bola mata Yash untuk beberapa waktu, berusaha untuk tidak menampilkan sisi lemahnya, tidak mengeluarkan sedikitpun air matanya karena dia tahu hidup ini keras dan tidak ada orang yang akan kasihan padamu meskipun engkau menangis darah sekalipun.


"dan aku tidak akan pernah menyentuhmu selama 2 tahun ini jadi jangan pernah bermimpi untuk kita tinggal di kasur yang sama"


tambah Yash lagi.

__ADS_1


mendengar ucapan akhir tuan Khalid membuat Alessia menghela pelan Nafas nya.


__ADS_2