Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Hati orang-orang yang terluka


__ADS_3

Mendengar penuturan gadis itu Abizard Tampak diam.


"Belum bertemu Mama?"


Tanya Abizard cepat.


"Aku baru tiba 2 hari yang lalu, aku fikir Mama Belum tahu soal kedatangan Ku"


Jawab gadis itu cepat.


"Aku baru bertemu beberapa teman kemarin, makan bersama dan melakukan reunian di salah satu kafe yang biasa kita kunjungi dulu"


Lanjut nya lagi.


"Aku akan bertemu Mama mungkin sore ini"


kemudian secara perlahan dia berdiri dari duduknya, gadis itu Mencoba untuk melangkah pergi.


"Syahnaz"


Panggil Abizard cepat.


"Aku tahu, aku belum memakan sarapannya, aku hanya ingin ke kamar lama ku, mengulang moment dimasa aku menghabiskan masa bahagia ku di masa lalu"


Ucap gadis yang dipanggil Syahnaz itu cepat.


Abizard menatap Punggung Syahnaz untuk beberapa waktu, gadis itu adalah sepupunya, putri dari adik mama nya.


Dia menyayangi gadis itu persis seperti menyayangi Meisya, dua gadis itu dulu selalu kemana-mana bersama, bagaikan saudara kembar namun dengan wajah yang tidak sama.


Dimasa lalu Reno mengumbar cinta, jelas mereka tidak memiliki satu hubungan pun yang melarang mereka bersama.


Reno putra dari adik papa nya, Syahnaz putri dari adik mama nya, tidak ada ikatan darah yang mengalir di antara mereka, jadi tidak akan menghalangi hubungan mereka untuk menjalin pernikahan.


Kala itu keluarga besar mereka berfikir bisa jadi pernikahan Reno dan Syahnaz akan menambah ikatan tali silaturahim.


Mungkin bisa mengurangi dendam Mama Reno soal masa lalu atas kesalahpahaman yang terjadi.

__ADS_1


Tapi rupanya, Reno bermain hati kepada semua orang, menipu Syahnaz, menggoda tunangan nya bahkan mempermainkan Agnes hingga hamil.


Padahal kala itu Reno dan Syahnaz sudah menyusun persiapan pernikahan, undangan mereka telah di sebarkan.


Sedang kan dia dan Agnes jelas tinggal menunggu waktu pernikahan.


Tapi semua seketika hancur, 1 hari setelah pernikahan dia dan Agnes, sebelum dirinya menyentuh Agnes, gadis itu pingsan karena kelelahan.


Tapi siapa sangka, saat sang dokter memeriksa keadaan Agnes, satu berita mengerikan terdengar dari balik bibir dokter yang memeriksa Agnes.


"Istri anda hamil 2 bulan"


"Apa?"


Apa gadis itu sedang bermain-main dengan nya? dia bahkan belum menyentuh apalagi menjamah Agnes, bagaimana mungkin Agnes bisa hamil kala itu.


Hingga akhirnya desakan demi desakan terjadi, satu baris kalimat meluncur dari Balik bibir Agnes malam itu.


"Ini adalah anak Reno"


Gadis itu Bicara dengan suara bergetar, dia menangis terisak dihadapan semua orang.


Syahnaz jelas kecewa dan terluka, Laki-laki yang begitu dia cintai itu bermain dibelakang nya, membohongi nya, berselingkuh dengan sahabat baik nya sendiri.


Bagaimana cara dia berjuang untuk melupakan kekecewaan di masa lalu, dia tahu seperti itu juga Syahnaz berjuang melupakan masa lalu.


Tidak mudah memang, 5 tahun jelas bukan waktu sebentar, mereka lebih memilih saling melepaskan, menata hati masing-masing dan berusaha untuk tidak saling mengingat antara satu dengan yang lainnya.


Dia tahu Syahnaz melewati perjuangan panjang selama 2 tahun dengan keadaan, gadis itu bahkan menutup diri di kamar nya selama di Amerika, memilih bungkam dan tidak ingin bertemu siapapun termasuk seluruh keluarga nya dan dirinya.


Api kemarahan nya jelas meledak, dia benar-benar ingin sekali membunuh Reno kala itu, tapi Agnes meminta agar dia memaafkan Laki-laki tersebut.


"Bukankah itu tidak akan terjadi jika salah satu dari kami tidak menginginkan nya? maafkan dia, aku mohon maafkan dia"


"Jangan beritahukan soal kehamilan ku, cukup katakan kamu menceraikan ku karena aku berselingkuh dari kamu, anggaplah kamu tahu laki-laki itu adalah Reno tapi anggaplah tidak ada yang tahu jika aku memilliki anak bersama dirinya"


Bahkan karena perihal masa lalu soal kesalahpahaman ketidak Adilan pembagian saham dan warisan membuat sang mama ikut berkata.

__ADS_1


"Maafkan lah mereka dan belajar lah melepaskan"


Bukankah hidup tidak sebercanda itu?!.


Akhirnya semua orang hanya bisa bungkam, pernikahan seumur jagung jelas hancur seketika.


Tidak ada lagi cara untuk bertahan di antara mereka.


Mama Reno jelas keterlaluan, baginya itu pasti direncanakan, dia mengendalikan Reno untuk ajang balas dendam.


Dendam kesalahpahaman jelas terjadi dimasa lalu, tidak kah wanita tua itu berfikir dimasa lalu jika kakek nya tidak segera membuat keputusan besar, apa mungkin NAKHEL GROUP akan berdiri kokoh hingga hari ini?.


Kala itu saham perusahaan merosot tajam, turun hingga nyaris membuat para pemegang saham mulai bergerak meninggalkan mereka.


Bahkan apakah wanita itu tidak tahu bagaimana perjuangan papa dan mama nya mencoba menyakinkan semua orang agar tidak meninggal kan NAKHEL GROUP?.


Orang tua nya bahkan mengorbankan banyak hal untuk bisa membuat perusahaan itu berdiri hingga sekarang.


Apalagi kala itu adik dari Iriana jelas melakukan penggelapan dana perusahaan yang mengakibatkan perusahaan rugi besar, orang tua nya harus berjuang mengembalikan keadaan dalam waktu bertahun-tahun agar perusahaan tidak jatuh bangkrut.


Tidak kah wanita itu menggunakan akal sehatnya untuk berfikir lebih masuk akal saat dia merasa semua orang tidak berlaku adil pada nya?.


Setidaknya jika merasa tidak adil dengan keadaan, minimal mereka bisa bicara secara kekeluargaan tapi tidak dengan cara menyakiti semua orang sebagai ajang balas dendam.


Mungkin Reno bisa memainkan banyak hati dimasa lalu, tapi masa kini dia menyakini diri, Reno tidak akan lagi bermain hati.


Laki-laki itu jangan harap bisa mendapatkan dan mempermainkan Indri, bahkan dia jelas tidak akan mengizinkan Reno kembali menghubungi Syahnaz.


"Kak"


Tiba-tiba suara Syahnaz mengejutkan dirinya.


Gadis itu berdiri di ujung tangga, menatap wajah nya untuk beberapa waktu.


"Aku akan tinggal di sini mulai hari ini"


"Seperti kemauan mu"

__ADS_1


Jawab Abizard cepat sambil mengembangkan senyuman nya.


__ADS_2