
Beberapa jam menjelang pernikahan
Villa Utama Keluarga Nakhel
Kamar utama
Para penata rias sejak pagi telah menyelesaikan beberapa riasan dari para keluarga baik dari sisi Indri maupun Abizard.
Setelah memastikan Henna Indri telah kering dan di bersihkan, gadis itu langsung dibawa ke kamar dan mulai di make over oleh para MUA terpilih keluarga Abizard.
Di sudut sebelah kanan Tampak beberapa perempuan telah siap dengan Gaun pernikahan nya, bisa di lihat mereka telah menunggu gadis cantik itu selesai dari riasan nya dan bersiap untuk mempercantik penampilan Indri dengan gaun pilihan gadis itu sejak tadi.
"Pakaian pertama waktu akad nikah yah Mbak?"
Mama Helen bertanya pada salah satu perempuan disampingnya.
"Iya Tante, nanti waktu selesai akad langsung ganti lagi dengan gaun nya"
"Hmm"
Wanita itu mengangguk cepat.
"Abizard sudah siapkah?"
"Mereka bilang pengantin laki-laki sudah siap sejak tadi"
Bisa di lihat Di belakang Indri Mama Helen dan Mama Nur telah siap dengan penampilan cantik mereka, bersiap keluar lebih dulu untuk menyambut para tamu.
Tapi Mama Helen terus memastikan agar Indri tampil dengan Cantik sempurna.
"Meisya dan Syahnaz kemana? itu anak apa sudah berganti pakaian?"
Mama Helen bertanya Sambil mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"Nanti coba Dimas yang mencari mereka"
Jawab Mama Nur cepat.
Bisa mereka lihat Indri telah siap dengan gaun indah mendominasi berwarna merah, terlihat begitu cantik dan elegan.
Seketika dua wanita itu mengembang kan senyuman mereka.
"Cantik sekali"
Puji Mama Nur dengan bola mata yang berkaca-kaca.
"Oh ya Tuhan, berikan Kami foto terbaik lebih dulu"
Mama Helen bicara sambil menyerahkan handphone nya pada salah satu penata rias.
Buru-buru mereka mengambil moment terbaik disamping Indri untuk beberapa waktu.
"Aku sedikit panik dan deg-degan Mama"
"Itu memang sering terjadi pada calon pengantin"
Bisik Mama Nur pelan.
"Tarik nafas dan hembuskan, yakin dan percaya semua akan baik-baik saja"
Ucap Mama Helen cepat.
"He em"
Indri mengangguk kan cepat kepalanya.
*****
Disisi lain
Bagian halaman belakang
__ADS_1
Bagian halaman belakang telah tertata dengan begitu apik dan indah, beberapa orang terlihat mulai menyusun isi meja.
Beberapa personil penjagaan berbadan tegap dan besar telah bersiap di sisi belakang untuk mengamankan situasi dari kejaran para pencari berita.
****""
Disisi depan
Bagian Pintu masuk juga telah di hias sebegitu rupa dan ikut di jaga oleh beberapa personil bertubuh kekar dan besar.
Seluruh keluarga hanya berusaha untuk meng antisipasi keadaan buruk yang mungkin akan terjadi.
*******
Disisi lainnya lagi.
Meisya dan Kalan terlihat begitu awas, di sisi atas tangga yang menghadap ke arah bawah Jalan tampak menelusuri seluruh ruangan, bola matanya terus menatap awas ke berbagai penjuru arah.
Dia tahu akan ada kemungkinan buruk yang akan terjadi, tapi setidaknya mereka masih sempat mengamankan sang penyebar berita kemarin tapi dia tahu flashdisk itu telah berpindah tangan tanpa bisa dia dan Meisya cegah.
Di bawah Meisya bergerak dengan cepat, mencoba mencari seseorang di antara kerumunan para tamu yang mulai berdatangan, sesekali bola matanya menatap ke arah Kalan, memastikan Laki-laki itu juga baik-baik saja mengawasi seluruh keadaan.
******
Disisi lain
Papa Indri dan Papa Abizard terlihat menyambut para tamu dengan rona wajah bahagia, bergantian menyalami para tamu yang datang sambil sesekali mengobrol bersama.
Hingga akhirnya terdengar suara dari seorang MC yang telah di percaya.
Agar para tamu undangan masuk ke dalam ruangan sebab acara akan segera di laksanakan.
__ADS_1
"Selamat pagi Ibu-ibu bapak-bapak, mengingat acara............"