Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Meragukan dirinya


__ADS_3

Masih di beberapa Bulan sebelum nya


Sebelum Misca berpindah Posisi


Sebelum Indri diterima bekerja


Abizard tampak mengerutkan keningnya sambil menoleh ke arah misca, dia fikir keputusan sang papa mengirim adik nya Meisya dan misca gadis jadi-jadian dimana tidak ada yang tahu status asli nya itu menuju ke Palembang untuk mengurus Program pembukaan style fashion designer akhir tahun jelas salah.


Dia tentu nya tidak bisa menolak keputusan sang Papa nya karena dia tidak punya alasan logis untuk dia sampaikan kenapa dia keberatan Misca dan Meisya pergi bersama.


misca perempuan jadi-jadian!.


Mana mungkin dia berkata soal kenyataan perihal status misca.


Sebab sejauh ini orang-orang berfikir dia adalah seorang gadis cantik, padahal di balik riasan misca jelas didalam diri gadis itu tersimpan sosok laki-laki sejati persis seperti dirinya.


Laki-laki itu tengah mencoba melarikan diri dari kehidupan lama nya dan meminta diri nya untuk menutupi soap kenyataan siapa sosok diri nya yang sebenarnya.


Dan apakah bisa di sebut Kesalahan terbesar dia adalah mengikuti permintaan misca untuk menutup jati diri aslinya.


Oh god.


Abizard men..desah kesal.


"Kau...."


Abizard mengacungkan jari telunjuk nya.


Misca terlihat duduk santai sambil bersandar di atas kursi sofa, bergaya ala perempuan cantik dengan cara menghilangkan kaki nya sedangkan Abizard berdiri didepan meja kerja nya dengan perasaan gusar.


"Jangan coba-coba menggoda adik ku"

__ADS_1


Ancam Abizard kemudian.


"Aku tidak akan melakukan nya, tapi jika dia menggoda ku, aku bisa apa?"


Misca bicara sambil menaik turunkan alisnya ke arah Abizard, dia terlihat begitu Santai menanggapi kekhawatiran Abizard.


Bukankah dia menunggu kesempatan untuk bisa bersama gadis cantik itu?.


Misca fikir Dewa keberuntungan sejak berpihak pada nya.


"Berhenti menggunakan suara perempuan mu, itu membuat ku jijik"


Oceh Abizard cepat.


Laki-laki itu berjalan mendekati misca lantas duduk di hadapan laki-laki tersebut, dia bersandar di kursi sofa tersebut sambil menyilang kan kedua tangan nya.


"Aku bisa meng kebiri milik mu jika berani macam-macam dengan adik ku"


Ancam Abizard kemudian.


Misca pada akhirnya bicara menggunakan suara laki-laki nya.


Suara bariton yang jelas begitu menggoda untuk para kaum hawa.


Dia jelas memiliki sosok tampan dan menawan, di masa dia menjadi laki-laki siapa yang tidak jatuh cinta pada nya, apalagi ketika dia hidup di bawah naungan nama keluarga besar nya.


Jelas semua perempuan berlomba-lomba untuk mendekati dirinya.


Tapi satu kejadian membuat dirinya kecewa.


Bagi Misca kematian Mama nya di sebabkan oleh ke egoisan Papa nya, belum lagi kekecewaan lain nya dimana sang Papa terlalu merantai kaki nya agar menjadi penerus dari perusahaan yang didirikan oleh laki-laki itu dengan cara memaksa.

__ADS_1


Bahkan yang lebih membuat nya marah, laki-laki yang seharusnya menjadi panutan itu selalu suka bermain perempuan kesana-kemari, bahkan yang paling menjijikkan satu dari sekian banyak perempuan yang di dekatinya adalah mantan kekasih nya.


Perempuan rendahan yang rela mengobral tubuh nya demi pundi-pundi harta dan kekayaan keluarga mereka.


Dia sudah memperingatkan sang Papa untuk berhati-hati terhadap perempuan rendahan itu, tapi bukan nya menanggapi melainkan laki-laki tua itu tidak menghiraukan peringatan nya sama sekali.


Bahkan Perempuan itu berani-beraninya kembali mencoba untuk menggoda nya.


Dan itu membuat misca jelas marah besar.


Belum lagi saat sang Papa mencoba menyetir dia untuk baik menjadi pewaris dengan cara yang salah, dia benar-benar benci akan hal itu.


Pada akhirnya dia lebih memilih untuk pergi dari kehidupan nya dan mencoba hidup sendiri didalam kekecewaan nya.


Berkali-kali pergi membuat diri nya tertangkap oleh para orang-orang suruhan Papa nya, hingga akhirnya dia memilih untuk kembali pergi membawa identitas palsu, menutup jati dirinya agar tidak lagi tertangkap oleh laki-laki tersebut.


Dia hanya butuh waktu sendiri untuk menata kecewaan nya untuk beberapa waktu sebelum dia siap kembali ke posisi awalnya dan berencana untuk menyingkir kan perempuan yang hidup bersama Papa nya tanpa status tersebut.


"Aku hanya tidur dengan gadis yang aku sukai, melakukan nya atas dasar suka sama suka"


Lanjut Misca lagi sambil meraih gelas minuman yang ada di hadapannya


Abizard jelas meragukan nya.


"Jangan coba-coba, aku bisa menghajar mu saat kembali ke Jakarta jika kamu berani macam-macam dengan Meisya"


Tatapan bola mata Abizard jelas bisa membunuh siapapun yang melihatnya.


"Seperti yang kamu harapkan"


Jawab laki-laki Cantik itu sambil menaikkan ujung bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2