
Setelah acara selesai dan para tamu undangan mulai bubar satu persatu bahkan para keluarga besar mulai menghilang Indri dan Abizard langsung memutuskan untuk kembali kekamar dan memilih untuk beristirahat.
Apalagi bisa Abizard lihat betapa lelah nya gadis itu setelah berhari-hari sibuk berkutat didalam persiapan pernikahan mereka.
Mama Helen bahkan terus mengkhawatirkan keadaan wajah Indri yang terlihat mulai pucat dan bola matanya yang juga terlihat sayu tersebut.
Begitu mereka kembali ke kamar, Indri langsung melepas pakaian nya dan mengganti nya dengan pakaian tidur kamisol kesayangan nya dengan raut wajah lelah.
Bahkan gadis itu tampak tidak sanggup menghapus riasan wajah nya, lebih memilih langsung membaringkan tubuhnya dan tertidur di atas kasur.
Abizard ikut membuka pakaian nya, berfikir akan beralih membersihkan tubuhnya untuk beberapa waktu.
Tapi melihat gadis itu benar-benar kelelahan buru-buru dia ikut naik ke atas kasur merapatkan tubuhnya ke Indri sambil berkata.
"Tidurlah, biar aku yang akan membersihkan nya nanti setelah mandi hmmm"
Abizard berbisik di telinga Indri saat gadis itu mulai memejamkan bola matanya, dia berbaring tepat di hadapan Indri, memeluk gadis itu sambil mengusap lembut punggung gadis yang telah sah menjadi istrinya tersebut.
"Hmmm"
Indri hanya sanggup ber hmm ria, mengencangkan pelukan nya pada Abizard dengan bola mata yang mulai terpejam sambil menenggelamkan dirinya ke dalam dada bidang laki-laki yang telah sah menjadi suami nya itu.
Abizard membenahi posisi kepala Indri beberapa waktu, memastikan sang istri nyaman dalam tidur nya, kemudian dia kembali mengusap lembut punggung Indri untuk waktu yang cukup lama.
Hingga tanpa sadar Abizard ikut terlelap sambil memeluk Indri untuk waktu yang cukup lama.
...(Hanya visual)...
...Bayangkan ini mereka makkk🤭🤭🤭😁😁...
Entah berapa lama mereka terlelap bersama hingga akhirnya tanpa sengaja Abizard tersentak dari tidurnya.
__ADS_1
Laki-laki itu membuka bola matanya secara perlahan, dia memijat sejenak kepalanya untuk beberapa waktu kemudian mulai menggerakkan tubuhnya.
Dengan gerakan yang begitu lembut dia melepaskan pelukannya dari Indri, memastikan posisi Indri terasa nyaman dengan bantal nya dikepala nya yang menggantikan dada nya tadi.
Kemudian Abizard melesat kekamar mandi secara perlahan untuk membersihkan tubuhnya.
*******
Suara gemericik air dari dalam kamar mandi terdengar samar-samar dari Balik telinga Indri membuat gadis itu tersentak dari tidurnya.
Rasa lelah tadi tiba-tiba berubah menjadi rasa dingin dan keinginan untuk segera meluncur kekamar mandi.
Dia melirik ke arah jam di dinding.
Pukul 02.20 dini hari.
Kebiasaan!.
Batin Indri.
Dia melirik ke kiri dan ke kanan nya, Abizard tidak ada disana, itu artinya suara gemericik dari dalam kamar mandi adalah suara Abizard yang kemungkinan sedang mandi.
Seketika rasa gerah ikut menghampiri nya, Indri baru ingat dia belum membersihkan diri sejak pagi.
Gadis itu mencoba mencium bau tubuh nya sendiri, mengangkat pakaian nya beberapa waktu
Hmmm masih wangi, aroma parfum buble gum pun masih tercium lembut dari balik tubuh nya.
Indri dengan sedikit malas bergerak dari posisi tidurnya, dia fikir kali ini dia benar-benar kebelet harus kekamar mandi.
Tidak ada hal yang paling menyebalkan di dunia ini kecuali menahan hasrat untuk biang air kecil.
Tersiksa.....sangat!!
__ADS_1
Seolah-olah ada yang akan meledak di bawah sana.
Indri buru-buru turun dari kasur nya dan berlarian kecil ke arah kamar mandi.
"Oh ya Tuhan... Abi apakah sudah selesai? aku tidak bisa menahan nya"
Indri bicara sambil ingin berusaha mengetuk pintu kamar mandi dengan gerakan terburu-buru tapi belum juga dia berhasil mengetuk pintu kamar mandi, tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dengan cepat.
Seketika Indri terkejut melihat penampilan Abizard.
Eh?!.
"Sudah bangun? tidak bisa menahan apa?"
Abizard bertanya sambil mengerutkan keningnya.
"Hmmm sudah bangun, aku sudah tidak tahan, bisakah aku masuk sekarang?"
Indri buru-buru menggenggam tangan Abizard dan memintanya untuk bergeser dari sana.
"Ya?"
Lagi-lagi Abizard mengerutkan keningnya.
"Abi..."
Suara itu terdengar seperti sebuah rengekan penuh dosa.
Owhhh Indri fikir dia benar-benar butuh ke toilet sekarang juga.
Tapi otak Abizard mulai berputar kemana-mana.
Bayangkan ketika kedua orang itu saling menatap dengan pemikiran masing-masing di dalam kepala mereka.
__ADS_1
Ketika satu kebelet kebelakang sedangkan yang satu kebelet bergelayut hasrat karena 5 tahun lebih berpuasa 🤭🤭🤭.
Jangan lupa musik Dono Kasino Indro nya waktu dengar percakapan mereka makkk wkakakakak🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭😁😁😁.