Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Pertemuan yang tidak diharapkan


__ADS_3

Kalan kehilangan kata-kata nya, dia mencoba mundur tapi tidak tahu kemana, dia fikir kenapa Mama tirinya, Alessia ada disini? jika perempuan itu melihat nya habis sudah diri nya.


Jika ada Alessia itu artinya ada Papa nya disana bukan?.


Sial.


Umpat nya kesal.


Tapi....


"Sayang, sudah memesan makanan nya?"


Kalan masih mematung menatap Agnes, Meisya yang melewati Agnes bertanya sambil mengembangkan senyuman nya.


Agnes yang mendengar suara familiar seseorang yang pernah dia kenal secara cepat menoleh, menatap Meisya yang melewati dirinya tanpa sadar jika dirinya ada di samping sosok gadis tersebut.


Dengan wajah panik dan pucat Agnes langsung berbalik.


No...!.


"Ada apa?"


Sahabat Agnes, Renata Bertanya bingung ke arah perempuan itu.


Dia fikir ada apa dengan Agnes.


"Lihat Ara, aku mohon, aku akan ke toilet lebih dulu"


Setelah berkata begitu Agnes dengan gerakan cepat berlarian keluar dari sana.


"Agnes bukankah disini ada...."


Toilet....!?.


Renata tidak melanjutkan kata-katanya, dia ingin bilang disini bukan kah ada toilet? kenapa Agnes harus susah-susah mencari toilet di luar sana?.


Dan bukankah Agnes baru saja dari toilet tadi?!.


Renata fikir apa ada masalah dengan perut Agnes saat ini?!.


Melihat perempuan didepan nya pergi berlalu dan perempuan satu nya lagi memanggil Alessia dengan nama Agnes jelas membuat Kalan mengerutkan keningnya.


Tunggu dulu, Agnes? sejak kapan Mama tirinya mengubah nama nya dari Alessia menjadi Agnes?.


Jutaan pertanyaan menghantam kepala Kalan saat ini.

__ADS_1


Dan....


seketika bola mata nya mencari sosok bocah kecil perempuan tadi.


"Om...om... apakah kami tellambat datang?"


Bocah kecil itu telah berada di dalam gendongan laki-laki dihadapan nya.


"Tidak sayang"


Perempuan Satu nya mendekati laki-laki dihadapan kalan.


"Dimana Agnes?"


Laki-laki itu bertanya sambil mengerutkan keningnya.


"Dia bilang harus ke toilet sebentar"


Perempuan itu menjawab dengan cepat.


"Mama ke toilet?"


Gadis kecil itu celingak-celinguk.


"Padahal tadi Mama ke toilet saat dilantai bawah"


Lagi-lagi Kalan mengerutkan keningnya.


Tunggu dulu, sejak kapan Alessia memiliki seorang anak perempuan?!.


Oh shi..t.


Kepala kalan terasa ingin pecah saat ini juga.


"Sayang, ada apa?"


Tiba-tiba suara Meisya memecah pemikiran nya.


Laki-laki itu seketika menyadarkan pemikiran nya sendiri.


"Bukan apa-apa,aku fikir sebaiknya kita mencari makanan lain saja yang benar-benar membuat kenyang perut kita"


Kalan bicara cepat, meraih telapak tangan Meisya dan berusaha untuk membawa gadis itu menjauh dari sana.


Ketakutan terbesar nya jika Alessia menyadari kehadiran nya dan ada Papa nya disana.

__ADS_1


Jika Papa nya ada disana, maka bisa hancur seluruh pelariannya, dia jelas belum ingin kembali ke tempat asal nya.


"Oh.. ok"


Meisya menjawab pelan, membiarkan kalan membawa langkah nya untuk menjauh dari sana.


"Pakaian nya bagaimana?"


Kalan bertanya cepat.


"Mereka menunggu di mobil, aku bilang kita akan turun dalam beberapa waktu"


"Hmmm"


Mereka secepat kilat turun ke lantai bawah, kalan tidak peduli soal apapun yang ada disekitar nya saat ini.


Disisi lain Agnes yang mencoba menyembunyikan tubuh nya dibalik dinding menatap kepergian Meisya untuk waktu yang cukup lama.


Dia jelas tidak lagi berharap untuk bertemu dengan orang-orang dimasa lalu nya, bagi dirinya masa lalu merupakan duka paling terdalam didalam hidup nya.


Dia selalu mencoba menghindari semua orang yang pernah masuk kedalam kehidupan nya dimasa lalu tanpa terkecuali.


Masih dengan kaki dan tubuh gemetaran dia mencoba untuk melangkah masuk kembali ke dalam McDonald's tersebut.


Wajah pucat perempuan itu terlihat dengan jelas dibalik wajah cantik yang tidak banyak bicara itu


"Mama...mama..."


Ara Berteriak senang dari dalam gendongan Hans, menatap sang Mama sambil melebarkan senyuman nya.


Bola mata Agnes menatap ketiga orang tersebut.


Hans, Renita dan Ara.


Mereka benar-benar tampak seperti pasangan yang sesungguhnya, keluarga kecil yang bahagia.


Tidak tahu kenapa tapi seketika rasa sedih menjalar didalam hatinya.


*****


Catatan \= Siapa Alessia???! apa hubungannya dengan Agnes?!


Sudah ku bilang.....jangan skip 1 episode pun ceritanya 🤪🤪🤪😜😁😁😁😁, kalau tidak jadi tak nyambung nanti akhirnya.


Sudah Mak author bilang....setiap tokoh punya peran penting disini, jadi kenapa Mak author selipkan kisah masing-masing dari mereka.

__ADS_1


Kalau tiba-tiba pemeran si A atau B masuk di episode akhir tanpa tahu si A siapa Dan si B siapa kan ga lucu banget makkkk🤦🤧.


apalagi pas skandal pecah, Mak lampir Iriana bertindak ketika para penyelamat datang di garda terdepan, yang skip-skip cerita apalagi malas baca kisah Kalan/misca dan Agnes habis lah sudah mak author jaminn bakal ga ngerti sama alur nya.


__ADS_2