
Wajah Indri seketika memerah karena malu saat sadar siapa yang duduk di samping nya.
Itu adalah Abizard.
Ini kali pertama dia melihat laki-laki itu berpakaian begitu biasa kecual diwaktu laki-laki itu bangun tidur setiap paginya.
Abizard terlihat hanya menggunakan pakaian kaos biasa dengan perpaduan celana panjang nya.
Tidak ada kameja, tidak ada jas atau bahkan celana rapi untuk kekantor.
Laki-laki itu terlihat begitu tampan dan kharismatik dengan penampilan sederhana dibalut kaos putih yang Indri yakini merupakan barang ber merk dengan harga selangit.
"Ma.. Pa..."
Abizard langsung menyalami kedua orang tua nya, menampilkan sifat sopan santun nya meskipun hidup di ruang lingkup orang kaya.
Laki-laki itu bahkan berani ikut bertandang meskipun belum tahu Mama dan Papa nya bakal suka dengan dirinya atau tidak, cukup berbeda saat dia pacaran dengan Reno.
Laki-laki itu lebih banyak memilih tempat bertemu di luar ketimbang di rumah, sedikit Singkuh saat harus berhadapan langsung dengan Papa dan Mama nya.
Dia bahagia?!.
Tentu saja bahagia, Abizard dan Mama nya jelas pandai membawa diri, mau menerimanya mereka apa ada nya, berbaur dengan baik dan tidak membedakan kasta mereka yang jelas jauh berbeda.
Tapi....
Satu kekhawatiran Indri, Mama dan Papa nya jelas tidak tahu berita terbaru, hanya tahu Abizard bos nya, laki-laki itu menyukai dirinya, bahkan pernah berkata pada Papa nya di malam Laki-laki itu mengantar dirinya di rumah pada malam tragedi tai ayam.
"Saya benar-benar serius untuk menjalin hubungan dengan anak Bapak"
Sebaris kata-kata itu membuat Papa Indri kehilangan kata-kata nya.
__ADS_1
Mungkin saat ini mereka bisa menerima Abizard, tapi Papa dan Mama nya jelas bukan orang gaul yang update berita terbaru, suka pegang hape atau nonton gosip televisi.
Orang tua nya hanya orang tua sederhana yang begitu lugu dan ceria, hidup dalam lingkungan sederhana tanpa gosip atau kabar berita.
Hanya bercerita dan meng gibah hal kecil yang tidak merugikan orang lain.
Bagaimana jika Mama dan Papa nya tahu jika Abizard adalah seorang duda?.
Lalu bagaimana saat Mama dan Papa nya di kerumungi wartawan dengan jutaan gosip mengerikan soal hubungan mereka dan keterlibatan Reno didalam nya.
Bagaimana juga saat Mama Papa nya yang bisa hidup di dunia penuh ketenangan tiba-tiba harus di hadapankan dengan dunia baru yang begitu mengerikan?!.
Indri jelas menghawatirkan semua hal tersebut.
Dia takut mental Papa dan Mama nya tidak sekuat mental dia, padahal dia sempat shock dengan pemberitaan kemarin, namun Abizard terus menggenggam tangan nya dan berkata, semua berita akan hilang seiring berjalannya waktu.
Dia hanya belum terbiasa.
Tapi bagaimana respon Orang tua nya nanti saat tahu soal kenyataan?.
Bahkan ketakutan besar lainnya adalah bagaimana respon Mama dan Papa nya juga saat mereka tahu Abizard adalah seorang duda tidak ber anak.
Juga termasuk respon kakak nya.
Laki-laki itu jelas paling sulit untuk didekati, kakak nya Dimas pasti akan meminta dirinya berfikir dua tiga kali untuk meneruskan hubungan mereka ke jenjang yang lebih.
"Indri, kok melamun nak?"
Suara sang mama membuat diri nya terkejut.
"Ah... iya...nggak kok Ma"
__ADS_1
Jawab Indri dengan nada gelagapan.
"Kenapa? Masih memikirkan soal kemarin?"
Tanya Abizard pelan di samping nya.
Laki-laki itu mencoba menatap dalam bola mata Indri, dia mengembangkan senyuman termanis nya yang bisa membuat jantung Indri terpompa jauh lebih cepat dari biasanya.
Tangan laki-laki itu secara perlahan menyentuh ujung kepalanya.
"Yakinlah, semua akan baik-baik saja Hmmm"
Ucap laki-laki itu pelan.
Di balik pintu tiba-tiba sang kakak datang sambil membawa gelas kosong Milik nya, bermaksud menyedu Kopi kesukaan nya, tapi seketika bola mata nya melotot saat melihat adegan yang tidak pernah dia lihat sebelumnya.
Dimana Abizard menyentuh puncak kepala adik kesayangannya.
Apalagi Laki-laki itu jelas tidak mengenal siapa laki-laki yang ada disamping adik nya tersebut.
"Dia siapa?"
Suara laki-laki itu seketika memecah keadaan, tatapan tajam nya jelas tertuju pada Abizard, rasa tidak suka jelas menghantam dirinya.
"Apa ada yang tidak aku ketahui belakangan ini?"
Tanya laki-laki itu lagi.
Semua orang jelas langsung menoleh karena terkejut ke arah Dimas.
Bola mata Abizard seketika saling bertemu dengan mata laki-laki itu.
__ADS_1
Mereka sama-sama menatap antara satu dengan yang lainnya tanpa mengeluarkan suara.