Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Terlalu manis


__ADS_3

Ditengah kemelut di iringi jutaan kebingungan dan pertanyaan demi pertanyaan yang belum diketahui jawaban nya, Dimas tampak diam untuk beberapa waktu.


Dia mencoba untuk menetralisir perasaan nya sejak tadi, cukup tidak percaya dengan apa yang barusan dia lihat.


Gadis yang beberapa kali dia temui rupanya kini tengah duduk tepat di samping nya, mengendarai mobil yang dirinya dan keluarga nya tumpangi.


Bahkan dia yang mengurus kasus gadis itu dan menjadi pengacara pribadi nya dalam beberapa waktu ini.


Sejenak laki-laki itu menoleh ke arah Syahnaz yang sejak tadi fokus mengendarai mobil yang mereka naiki.


Entah kemana tujuan mereka saat ini dia tidak tahu, yang jelas dia meminta Abizard membawa mereka ke satu tempat yang aman dan terhindar dari kejaran dari para pencari berita


Bisa Dimas lihat Mama dan Papa nya terdengar begitu siru dibelakang sana, bahkan mulai mengobrol panjang lebar dengan Abizard, Indri sesekali menyahut terkadang terlihat tertawa senang melihat kedekatan Orang tua mereka dan Abizard.


Ke empat orang di belakang sana jelas terlihat sudah tidak Canggung lagi untuk saling berbaur Antara satu dengan yang lainnya.


Dan ditengah keadaan semua nya Dimas pada akhirnya mulai buka suara.


"Bagaimana hubungan kamu dengan Abizard?"


Tanya laki-laki itu pelan, sambil menoleh ke arah Syahnaz, Bertanya dengan jutaan rasa penasaran nya.


Di takut salah menebak.


Kata Kak jelas menjadi beban tersendiri untuk dirinya, gadis dengan senyuman manis nya itu mampu menghipnotis dirinya dalam beberapa waktu.


Bahkan pertemuan demi pertemuan yang tercipta mampu meninggalkan moment tersendiri bagi dirinya.


Gadis itu tidak banyak bicara, senyuman nya terkadang terlihat begitu datar, bahkan bisa dipastikan gadis itu sulit untuk mempercayai orang lain di Sekitar nya.

__ADS_1


Seolah-olah dia memang memasang jarak awas Untuk makhluk yang bernama laki-laki.


Bola mata Syahnaz terlihat menampilkan satu kekecewaan besar dimasa lalu,hingga setiap kali berhadapan dengan gadis itu bisa Dimas lihat ada sebaris kesedihan di wajah cantik tersebut.


Dan lagi-lagi kalimat Kak yang di lontarkan Syahnaz pada Abizard menjadi batu hambatan besar untuk dirinya.


Dia fikir bagaimana jika gadis yang ada dihadapan nya itu adalah adik perempuan Abizard.


Bukankah itu cukup membuat dia kehilangan muka.


Bagaimana mungkin dia terpesona dengan bakal calon adik iparnya sendiri.


"Aku dan kak Abizard saudara sepupu"


Oh Yes....!!!.


Kata sepupu jelas terdengar seperti angin segar untuk dirinya, katimbang adik kandung jelas akan menyulitkan dirinya.


"Aku cukup terkejut ternyata kalian memiliki hubungan seperti itu"


Ucap Dimas pelan.


"Dari pihak Mama atau Papa?"


Tanya nya lagi.


"Mama ku dan Mama kak Abizard, mereka kakak dan adik"


Jawab Syahnaz pelan sambil tetap fokus mengendarai mobil nya.

__ADS_1


"Hmmm"


Dimas mengangguk kan pelan kepala nya.


Sejenak mereka kembali saling diam, bergelayut dengan fikiran masing-masing.


Syahnaz jelas juga merasa terkejut dengan keadaan, cukup tidak percaya dia bisa bertemu kembali dengan laki-laki dihadapan nya itu.


Setelah di kafe waktu itu, kemudian di kejadian kecelakaan mobil tempo hari hingga pada akhirnya laki-laki itu mengambil kasus miliknya dan menawarkan diri untuk menjadi pengacara pribadi nya.


"Kak ada Aqua disamping kakak, bisa bantu ambilkan?"


Tiba-tiba suara Indri mengejutkan lamunan Dimas.


Mendengar ucapan adiknya buru-buru Dimas bergerak ke sisi kanan nya, rupanya Syahnaz ikut menggerakkan tangannya.


Seketika tanpa disengaja tangan mereka saling bersentuhan dan nyaris saling menggenggam.


Bola mata mereka seketika saling beradu untuk beberapa waktu.


Syahnaz spontan kaget dengan gerakan refleks tersebut, Seketika wajahnya memerah dan langsung kembali fokus pada mobil nya.


"Maaf"


Ucap gadis itu cepat.


Dimas tampak mengulas senyuman, dia fikir bukan kah itu terlalu manis?.


Setelah itu buru-buru dia meraih minuman Aqua di sisi kanan nya, menyerahkan minuman tersebut ke arah belakang.

__ADS_1


__ADS_2