
Masih di apartemen Alessia
Keesokan harinya
Alessia Sejenak mengintip dari arah lantai atas ketika dia melihat motor yang biasa Kallan naiki masuk ke arah depan area parkiran apartemen di mana dia tinggal.
meskipun dia berada di gedung lantai 7, dia tentunya bisa melihat dengan jelas kehadiran kalian saat ini dari sana, laki-laki itu baru saja memarkirkan motornya kemudian terlihat mengobrol dengan dua orang laki-laki di hadapannya.
Alessia seketika mengembangkan senyumannya saat dia tahu laki-laki tersebut benar-benar datang saat ini.
gadis itu buru-buru langsung menutup kaca jendela apartemennya, kemudian dengan gerakan cepat alesia langsung mematikan lampu apartemen tersebut.
dia pikir ini akan menjadi kejutan yang begitu manis untuk Kallan.
Hari ulang tahun spesial kekasih nya tersebut.
Tidak banyak yang bisa dia berikan kepada laki-laki tersebut, hanya sebuah cake mini dengan ukuran yang sangat kecil namun sesuai dengan selera lidah Kallan, dan beberapa menu makanan di atas meja yang jelas merupakan makanan favorit laki-laki tersebut juga lilin indah serta bunga yang Alessia rangkai sendiri untuk semakin mempercantik penampilan meja makan si apartemen nya itu untuk kejutan ulang tahun kekasihnya.
gadis itu mengintip kearah lubang kunci sejenak, kemudian mencoba merapat kan telinga nya ke daun pintu.
Dia kemudian buru-buru menyalakan lilin yang ada di atas cake ulang tahun yang ada di atas telapak tangan kirinya dengan perasaan bahagia.
__ADS_1
senyuman cantik di wajahnya terus terlihat sejak tadi, begitu lilin dinyalakan dia menanti laki-laki tersebut membukakan pintu apartemen nya dengan jantung yang jelas berdebar-debar tidak menentu.
Siapapun yang sering membuat kejutan untuk orang-orang yang mereka sayangi pasti merasakan hal yang sama seperti yang Alessia rasakan.
Dia berharap Kallan menyukai kejutan yang dia berikan saat ini meskipun mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi laki-laki tersebut.
Dan Alessia bisa mendengar dalam rangka sepatu yang berjalan mendekati kamar apartemen sederhananya itu.
jangan berharap kamar apartemen tersebut kedap suara dan lain sebagainya, sebab apartemen tersebut hanyalah apartemen murah dengan fasilitas seadanya.
bukan apartemen yang di bandrol dengan harga yang bisa mencekik nyawa orang-orang kelas bawah seperti dirinya.
"5"
"4"
"3"
"2"
"1"
__ADS_1
Klekkkk
begitu pintu terbuka.
"Suprise....."
Seorang laki-laki dengan wajah tampan mendominasi seketika membulatkan bola matanya saat dia masuk ke dalam apartemen sederhana yang ada di hadapannya.
begitu dia membuka pintu siapa sangka jika seorang gadis cantik langsung menyemburkan party popper kearah dirinya, bayangkan bagaimana ekspresi wajah laki-laki itu saat ini.
"Happy birthday to you...."
Dan bisa dia dengar suara dari balik bibir gadis tersebut untuk dirinya, lagu Selamat ulang tahun itu terus meluncur dari balik bibir gadis tersendiri, membuat bola laki-laki itu seketika berkaca-kaca.
Bayangkan bagaimana dia menatap gadis yang ada di hadapannya tersebut saat ini, pandangan bahagia penuh dengan perasaan cinta yang menggebu-gebu menghantam dirinya.
Yah itu adalah gadis yang begitu dia cintai, Dia pikir pada akhirnya ada yang mengingat soal tangga ulang tahunnya?!.
Tidak ada.
Bola mata laki-laki tersebut terlihat berkaca-kaca.
__ADS_1