Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Laki-laki itu


__ADS_3

Dalam hitungan detik bisa dilihat Alessia mengerutkan keningnya saat dia melihat satu sosok laki-laki dengan wajah kharismatik nya namun belum terlihat jika dia telah tua.


jika dilihat dengan seksama seperti laki-laki nya mungkin laki-laki itu berusia dibawah 35-40 tahun'an, wajah nya begitu berwibawa dan terasa tidak asing menurut Alessia.


Laki-laki itu terlihat berjalan tidak jauh dari mereka, membawa dua kantong kresek sambil mengembangkan senyuman nya.


"Kamu sudah datang, sayang?"


Wanita dihadapan Alessia menjawab cepat.


Dan seketika bisa Alessia tebak Laki-laki itu adalah suami dari wanita tersebut, itu artinya usia laki-laki itu jelas berada di atas 40 tahunan mengingat bagaimana wanita di samping nya itu pernah bercerita soal usia suami nya, penampilan orang kaya benar-benar bisa menipu usia asli mereka Karena kehidupan bahagia mereka.


Ketika Alessia mencoba mempertajam pandangan nya, sejenak gadis itu mematung saat dia tahu siapa laki-laki yang ada di hadapannya itu.


Eh laki-laki itu?.


Batin Alessia sembari masih mengerut kan keningnya.


Alessia buru-buru membuang pandangannya nya, dia cukup terkejut saat melihat siapa Laki-laki yang merupakan suami dari wanita di hadapan nya itu.


Mereka pernah bertemu beberapa kali sebelum nya.

__ADS_1


Dan....


Kenapa suami nya terlihat lebih muda dari wanita itu?!.


dia bertanya di dalam hatinya, namun di detik berikutnya Alessia seolah-olah paham jawabannya


Yah jika di fikir-fikir cukup masuk akal, ketika sakit wajah dan tubuh akan mengalami penuaan jauh lebih cepat dari orang sehat, jadi wajar saja wanita tersebut terlihat jauh lebih tua dengan tubuh rentan dan kurus serta wajah pucat pasi nya.


Perempuan itu terlihat mengembangkan senyuman nya saat melihat ekspresi Alessia, kemudian dia langsung menatap kearah suaminya yang datang mendekat, kembali mengembangkan senyuman nya pada laki-laki itu.


Dia pikir dia ingin mencoba memperkenalkan Alessia pada suami nya, ini jelas kesempatan untuk dirinya.


"Nona...."


Pada akhirnya dia terpaksa mengurungkan niatnya nya tersebut Sebab


perawat itu buru-buru meminta Alessia agar mengikuti nya.


"Nyonya maafkan aku, aku harus segera pergi sekarang juga"


Alessia bicara sembari buru-buru berdiri, dia menundukkan kepalanya kearah perempuan itu dengan cepat.

__ADS_1


"Aku menunggu Jawaban nya"


sebelum amnesia beranjak pergi dari sana lagi-lagi perempuan tersebut mengingatkan Alessia, kembali seulas senyuman mengambang di balik wajah pucat perempuan itu kini.


Alessia hanya menundukkan kepalanya, dia pada akhirnya langsung beranjak pergi meninggalkan tempat itu, memalingkan wajahnya dengan cepat tanpa menoleh kearah laki-laki yang merupakan suami wanita itu.


Mereka terlihat berjalan saling melewati antara satu dengan yang lainnya,menjaga pandangan masing-masing untuk tidak saling menatap atau melihat.


seperti orang asing yang sama sekali tidak pernah saling mengenal ataupun bahkan terhubung antara satu dengan yang lainnya.


Alessia dengan kehidupan Alessia dan laki-laki itu dengan kehidupannya.


*****


Tahu kah kamu?!.


Jika dua orang ditakdirkan bersama, maka dari sudut bumi mana pun mereka berasal, mereka pasti bertemu. 


Walau digenggam kuat jika dia bukan milik mu satu hari dia akan terlepas juga.


Walau ditolak ke tepi jika dia untuk mu satu hari tanpa bisa di cegah dia pasti akan datang merapat jua.

__ADS_1


__ADS_2