Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila
Membohongi dirinya sejak awal


__ADS_3

Begitu Abizard melesat pergi, Reno secepat kilat keluar dari mobil nya dan berlarian mengejar langkah Indri yang mulai akan masuk ke dalam rumah nya.


Indri yang tampak melangkah dengan langkah riang seketika terkejut saat lengannya ditarik oleh seseorang.


Cukup kasar dan membuat dirinya terkejut bukan main, sepersekian detik kemudian tiba-tiba tubuhnya di peluk dengan cara paksa.


Indri jelas langsung membulatkan bola matanya.


Ada apa ini?.


Dia mendongak dan baru menyadari jika pelaku nya adalah Reno.


"Reno?"


"Kenapa terus menghindari aku?"


Laki-laki itu bertanya sambil memeluk erat tubuh Indri, dia memejamkan pelan bola matanya sambil mencium lembut puncak kepala gadis itu.


"Reno lepaskan, kau Melawati batasan mu, apa kata tetangga?"


Indri jelas mencoba menyingkirkan tubuh itu dari tubuh nya, laki-laki itu membuat dirinya gemetaran.


Tidak tahu kenapa tapi perlakuan Reno dan Abizard terasa berbeda terhadap dirinya, Abizard tidak pernah menggunakan kekerasan pada diri nya, meskipun Laki-laki itu pernah beberapa kali mencium nya, dia bergerak dengan begitu lembut dan hangat.


Tapi Reno bergerak sedikit kasar dengan cara sedikit memaksa.


Abizard tahu dimana tempat layak atau tidak, Reno jelas tidak bisa membedakan tempat.


Dia tidak berfikir bagaimana jika ada tetangga yang melihat mereka.

__ADS_1


Saat Indri mencoba melepaskan dirinya, Reno semakin mengeratkan pelukannya.


"Reno.. lepaskan aku, ini di depan rumah, di waktu malam hari, dimana etika kamu?"


Dia panik, bagaimana jika mama atau papa nya keluar dan melihat Reno memeluk nya dengan cara memaksa.


"Kau mencoba menjauhi Ku?"


Reno berusaha menekan kemarahan nya, dia mengendurkan pelukan nya, dia kesal karena tidak bisa menghubungi gadis itu sejak kemarin malam.


Begitu pelukan nya terlepas Indri berusaha menarik nafasnya banyak-banyak, dia hampir mati sesak karena di peluk dengan begitu erat.


"Bukan aku yang membuat jarak di antara kita, tapi kamu sendiri Ren, juga mama kamu dan kebohongan kamu"


Ucap Indri pelan sambil menatap dalam bola mata Reno.


"Kamu bohong soal Anita, juga bohong soal pekerja kamu, Bohong soal tempat tinggal kamu bahkan kamu membodohi aku soal hubungan antara kamu, Anita dan mama kamu"


"Tapi aku benar-benar serius dengan kamu Indri"


Reno langsung menyela cepat.


"Aku anggap itu sebuah ke khilaf'an"


Indri tampak menggeleng-gelengkan kepalanya secara perlahan.


"Itu bukan khilaf, tapi satu kebiasaan yang mungkin akan sulit untuk di hilangkan Ren, bermain hati bahasa kasar nya berselingkuh, sekali nya seseorang suka berselingkuh, akan sangat sulit sekali untuk berubah"


"Selingkuh adalah perilaku melanggar komitmen hubungan, yang akhirnya melukai rasa percaya dalam sebuah hubungan romantis Ren"

__ADS_1


"Dan perselingkuhan terjadi biasanya di awali dengan adanya ketertarikan fisik, dan akan semakin berbahaya jika digabungkan dengan dua indikator lainnya, yaitu kedekatan emosional dan kerahasiaan!"


"Indri"


Reno tampak menelan salivanya.


"Dan realita nya saat kamu melakukan itu kemarin itu karena kamu belum yakin betul dengan perasaan kamu yang sebenarnya, kamu tidak benar-benar menginginkan aku Ren, kamu hanya melibatkan emosionalisme kamu Dan rasa ingin memiliki karena bisa jadi ada indikasi tertentu yang menuntun kamu memaksa untuk memiliki diri ku hmmm"


Setelah berkata begitu Indri mencoba memasang jarak, dia mundur beberapa langkah kebelakang.


"Sejak pertama bersama kamu memang tidak bersungguh-sungguh Ren, pulanglah. sebab sejatinya sejak awal hati mu memang bukan untuk diri ku"


"Indri.. No."


Reno berusaha untuk maju beberapa langkah, dia jelas tidak rela.


Laki-laki itu mencoba meraih lengan gadis itu dan mencoba menjelaskan lagi soal perasaan nya, dia mencengkeram kembali lengan itu dengan keras.


"Reno"


Indri terlihat meringis, dia berusaha untuk melepaskan diri namun Reno jelas berusaha untuk membawa gadis itu agar mengikuti dirinya menuju kearah mobil nya.


"Ren lepaskan"


Indri seketika panik.


Tapi tiba-tiba sebuah suara mengejutkan Dirinya.


"Ada apa?'

__ADS_1


Mendengar suara itu Reno jelas terkejut, laki-laki langsung menoleh ke asal suara, menatap sosok di samping nya itu untuk beberapa waktu.


__ADS_2