
Sejenak misca memijat kepalanya yang sakit sejak tadi, laki-laki berwujud Perempuan Cantik itu duduk di kursi lantai bawah hotel yang terletak tidak jauh dari meja resepsionis.
Dia mencoba untuk menenangkan perasaan nya atas cobaan berat yang di alaminya tadi.
Dia fikir adakah cara nya untuk kabur dan Menukar kamar malam ini?.
Dirinya tidak mungkin tidur bersama Meisya malam ini, jika dia bisa menghindari gadis itu dari olesan minyak aromaterapi juga pijatan, tapi untuk tidur bersama jelas dia takut dia tidak bisa menahan ke khilaf'an nya.
Sejenak misca menghela kasar nafasnya, Laki-laki cantik itu terlihat mulai mengeluarkan handphone nya dan mencoba untuk menghubungi seseorang.
Namun belum juga niat nya tersampaikan, tiba-tiba seseorang mengejutkan dirinya.
"Sendirian?"
Mendengar sapaan seseorang membuat misca buru-buru menoleh ke arah suara yang mengejutkan dirinya tersebut.
"Ya?"
Begitu dia menoleh, bisa dia lihat seorang laki-laki berwajah oriental tampak melebarkan senyuman nya kepada dirinya.
Misca fikir Laki-laki itu mungkin memerlukan sesuatu, tapi rupanya Laki-laki itu buru-buru duduk tepat disamping dirinya.
Apa? kenapa dengan orang ini?.
Batin misca dalam hati.
Laki-laki Cantik itu jelas terkejut, menatap laki-laki berwajah oriental itu dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.
"Menunggu teman? atau sengaja untuk menghabiskan waktu sendiri di lobby bawah?"
Tanya laki-laki itu sambil menatap dalam wajah misca.
Dan....
Seketika seolah-olah ada lagu di antara mereka.
Ada cinta....ada cinta....
Pandangan pertama awal aku berjumpa....
Seketika lagu demi lagu berdendang diantara mereka.
__ADS_1
Tiba-tiba saja Laki-laki berwajah oriental itu menyentuh lembut ujung rambut Misca.
Oh my god, apa-apaan ini?!.
Seketika Laki-laki cantik itu mundur dengan gerakan spontan, nyaris saja misca terjengkang ke belakang saking panik nya dia dengan tindakan laki-laki tersebut.
"Maaf ko"
Ucap misca cepat sedikit gelagapan, dia berusaha untuk bangun dari duduknya tapi laki-laki dihadapan nya itu seketika mencoba menghentikan gerakan nya.
"Aku sama sekali tidak berniat jahat, hanya ingin berkenalan dan berbincang-bincang Sejenak"
Ucap laki-laki itu lagi.
"Ahahaha aku tidak berfikir seperti itu"
Jawab misca pelan, laki-laki cantik itu mencoba untuk berpindah posisi, dia berusaha bersikap setenang mungkin.
Misca fikir dia terbiasa berhadapan dengan jutaan perempuan, tapi tidak dengan laki-laki seperti ini.
Dia fikir apa laki-laki itu sedang ingin menggoda nya?.
"Dalam rangka Bekerja?"
"Ya ko"
Jawab misca pelan sambil mencoba menarik pelan nafasnya.
Tiba-tiba laki-laki itu mengeluarkan handphone nya, meminta pada misca nomor handphone milik laki-laki Cantik tersebut.
"Untuk apa?"
Seketika pertanyaan itu meluncur dari balik bibir indah misca.
"Mungkin kita bisa melewati makan malam bersama atau mencoba untuk menikmati sarapan pagi dengan secangkir teh hangat dan mocca?"
Tawar laki-laki itu kemudian.
Hoekkkk.
Misca rasanya ingin muntah mendengar penuturan laki-laki berwajah oriental itu.
__ADS_1
Tiba-tiba laki-laki itu menyentuh lembut tangan nya.
Oh tidakkkkkkk.
Misca fikir boleh kah dia memberikan bogem mentah nya pada laki-laki dihadapan nya itu? membiarkan wajah laki-laki itu membengkak karena rasa jijik yang tercetak di wajah nya saat ini.
"Maafkan aku, tapi aku..."
Misca berusaha menolak, dia menarik cepat pergelangan tangan nya.
"Aku tidak tertarik pada laki-laki sama sekali"
Jawab misca cepat.
Mendengar penuturan misca, laki-laki itu jelas terkejut.
"Ya?"
"Aku penyuka sesama jenis, maksud ku, aku lebih tertarik pada perempuan dari pada laki-laki"
Begitu misca bicara seperti itu laki-laki itu seketika terkejut, dia langsung berdiri dari duduk nya dan meninggalkan misca dengan cara terburu-buru.
Oh god.
Misca jelas langsung berlega hati, merasa menang karena bisa mengusir sang pengganggu.
Laki-laki Cantik itu seketika berdiri dari duduk nya, dengan gerakan cepat dia berbalik dan berniat naik ke atas tapi.....
Ang Eng onggggg
Seketika music mengejutkan muncul disana, Meisya tampak berdiri tepat dihadapan nya, menatap misca sambil menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan nya.
"Kauuuu"
Oh shi..t.
Seketika misca mengumpat kesal didalam hati nya.
Apa kata gadis itu kini?!!!!!!
Celakaaaaa 12..............
__ADS_1
Terkutuk lah mulut yang sembarang bicara.